
Si kembar sudah sampai terlebih dulu di Villa sedangkan Vero masih belum sampai itu membuat Shila semakin curiga saja apalagi si kembar terus berbicara konyol .
"Dimana papi kalian ? ." tanya Shila pada si kembar yang sudah di turunkan dari pangkuan bodyguardnya .
"Papi .." ucap si kembar yang berpikir sejenak .
"Tadi papi dapat telepon mami ." ucap Joanna yang membuat Shila semakin curiga .
"Apa telepon ? dari siapa ? jangan - jangan ." Shila terus bergulat dalam hatinya memikirkan hal yang tidak - tidak tentang Vero .
"Mami , kenapa cemberut ? bentar lagi papi pulang kok mami ." ucap Jolie yang sedikit menenangkan Shila .
"Iya sayang ." ucap Shila yang tersenyum tipis.
"Oh , iya tadi aku lihat papi ngobrol sama cewek ma ." celetuk Joy yang memang melihat ada wanita yang menghampiri Vero saat di pantai .
"Apa cewek ? cantik gak ?." tanya Shila yang sudah di landa cemburu .
"Namanya juga cewek mami, pasti cantik 'lah mami , tapi.. masih cantik mami ." ucap Joy seraya mengedipkan matanya .
Setelah itu si kembar di bawa pelayan untuk di mandikan . Shila yang di landa cemburu pun masih menunggu Vero di teras depan yang tak kunjung datang .
Raut wajah Shila memang tidak bersahabat sekarang , saat melihat Vero berjalan ke arah Villa nya tatapan Shila semakin tajam di tambah lagi melihat Vero masih tidak mengenakan kemejanya membuat rasa curiga dan cemburu Shila semakin membara .
Vero yang melihat Shila berdiri di depan teras sambil menatap ke arahnya , Vero pun melambaikan tangan seraya tersenyum namun Shila yang di berikan senyuman pun mengabaikan nya dan berlalu pergi masuk ke dalam Villa membuat Vero bingung melihatnya .
"Apa dia masih marah ?" ucap Vero yang diam sejenak , lalu melanjutkan langkahnya kembali dan masuk ke dalam Villa .
"Tuan muda ." sapa si pelayan saat Vero masuk ke dalam Villa .
"Dimana anak dan istri saya ?." tanya Vero pada si pelayan .
"Anak - anak sedang mandi kalau nyonya ada di kamar nya ." jawab si pelayan. Tanpa menunggu lama Vero pun melangkah ke kamar untuk menemui Shila .
Cklek ..
Vero membuka pintu kamar pelan , melihat Shila sedang duduk di atas tempat tidur sambil memainkan ponselnya tanpa melihat ke arah Vero yang berjalan ke arah nya .
"Sayang kamu masih marah ?." tanya Vero yang sudah duduk di depan Shila .
__ADS_1
Shila masih belum menjawab masih sibuk memainkan ponselnya .
"Sayang , kamu kenapa sih bicara dong sayang jangan diam begini ." ucap Vero yang menangkup wajah Shila . Membuat mata kedua nya saling bertatapan membuat Shila terpana melihat bola mata Vero yang coklat .
"Mandi sana , kamu bau keringat " Shila mengalihkan tatapannya dan menurunkan tangan Vero yang menangkup wajahnya .
"Kamu , bilang dulu kenapa ? marah atau cemburu ?." ucap Vero dengan tatapan yang penuh arti , mendapat perkataan itu Shila hanya diam seraya memalingkan wajah nya dari tatapan Vero .
"Siapa bilang saya cemburu , untuk apa juga cemburu ." timpal Shila yang membuat Vero tersenyum .
"Kalau bukan cemburu lalu apa ? tiba - tiba ngambek gitu , karena aku memperlihatkan tubuh ku ini , sayang .. aku ini sudah menjadi milik mu termasuk tubuh ku ini ." ucap Vero yang menangkupkan tangan Shila ke dada bidang milik nya , membuat Shila menelan salivanya sendiri . Walaupun Shila sudah melihat semua bagian tubuh suaminya itu tetap saja Shila masih ada rasa berdebar - debar saat Vero menangkupkan tangan nya agar menyentuh dada bidang milik suaminya itu .
"Aku baru tahu kalau kamu cemburu itu sangat menggemaskan , mana coba perlihatkan wajah cemberut mu itu ." goda Vero .
"Apaan sih mas ." ucap Shila yang tersipu malu .
"Lalu tadi kamu teleponan sama siapa ? pasti wanita ''kan ?." ucap Shila yang kembali ngambek .
"Iya wanita ." ucap Vero santai
"Tuh 'kan jadi bener kamu tadi ngobrol sama wanita - wanita yang ada disana 'kan ,terus kasih nomor lalu telepon - teleponan dan kamu sengaja 'kan mas memperlihatkan tubuh kamu yang **** supaya wanita itu tergoda ." ketus Shila .
"Bener apa yang kamu bilang ?."
"Ngapain aku bohong , kamu gak percaya , sekarang kita telepon mama ya ." ucap Vero yang mengambil ponselnya dari saku celananya untuk menghubungi Delia namun di sanggah Shila .
"Nggak usah , aku percaya ." ucap Shila .
"Bener ? senyum dong jangan cemberut terus jelek tahu ." goda Vero . Shila pun menarik senyum di bibir nya walaupun hanya senyuman tipis tapi itu membuat Vero tersenyum bahagia lalu memeluk Shila .
"Kamu bau keringat mas ,cepat mandi sana ." ucap Shila yang melepaskan pelukan Vero .
"Mandiin ."
"Mas ." ucap Shila yang melototi Vero yang telah menggodanya .
"Iya.. iya ... jangan melotot serem ." timpal Vero yang beranjak dari tempat tidur lalu melangkah ke arah kamar mandi .
"Shila , kamu kok bisa cemburu gini sih , yaiyalah cemburu apalagi saat wanita - wanita itu menatap mas Vero , padahal suami nya ada di samping nya masih aja lirik suami orang ." Shila terus bergulat dengan hatinya mengingat kejadian di pantai tadi .
__ADS_1
Tak lama kemudian Vero pun keluar dari kamar mandi yang hanya mengenakan handuk yang melekat di pinggangnya dan hanya memperlihatkan tubuh kekar milik nya . Lalu Vero berjalan ke arah tempat tidur yang dimana sudah ada baju ganti yang di siapkan Shila untuk nya . Vero pun memakai nya setelah selesai Vero pun keluar dari kamar .
Shila sudah menyiapkan makan malam untuk Vero dan juga si kembar namun Shila tidak melihat si kembar kemana mereka ?
"Kamu cari siapa sayang " tanya Vero yang memeluk Shila dari belakang .
"Anak - anak mas ." jawab Shila yang membalikan tubuh nya menghadap Vero
"Bukankah mereka tadi di mandikan sama pelayan ." ucap Vero
"Masa , iya mandi lama banget biasanya kalau mencium masakan mereka langsung muncul ." ucap Shila . Mendengar perkataan Shila Vero pun memanggil pelayan untuk menanyakan si kembar .
"Siapa pelayan tadi yang memandikan anak saya ?." tanya Vero .
"Saya Tuan ." jawab si pelayan .
"Sekarang dimana anak - anak ? ."
"Tadi sih , di jemput Nyonya Tuan muda ." jelas si pelayan .
"Nyonya ? apa jangan - jangan mama ." gumam Vero . Tak berapa lama ponsel Vero pun bergetar menandakan ada pesan masuk dan itu dari Delia .
Vero , anak - anak sudah mama bawa pulang ke jakarta. Kamu jangan khawatir enjoy di sana nya mama sudah siapkan kejutan untuk kalian. Ajaklah Shila ke pantai malam ini . Good luck happy honeymoon sayang .
Pesan dari Delia. Setelah menelepon Vero tadi Delia langsung meluncur ke maldives saat itu juga untuk menjemput si kembar apalagi Delia mendapat telepon dari pelayan yang bertugas di Villa bahwa Vero dan Shila sempat bertengkar .
"Mama , membawa anak - anak pulang ." ucap Vero yang membuat Shila terkejut .
"Mama kesini ? kapan ? kok aku gak lihat mama ."
"Sudah jangan pikirkan itu yang penting anak - anak aman bersama mama ." ucap Vero yang membuat Shila lega .
"Sekarang kamu ikut aku ." ucap Vero yang menggenggam tangan Shila
"Kemana ? ."
"Ikut saja ." timpal Vero
"Ya tapi kemana , lalu makanan nya ? ." Shila menyayangkan makanan yamg sudah ia masak .
__ADS_1
"Kalian bisa habiskan makanannya ." ucap Vero pada pelayan yang ada di sana lalu membawa Shila pergi dari Villa . Entah kejutan apa yang di berikan Delia pastinya itu kejutan romantis untuk Shila dan Vero.