Anak Genius : Ayah Ku Ceo Sombong

Anak Genius : Ayah Ku Ceo Sombong
BAB 92


__ADS_3

"Stop ,berhenti memukuli ku ." bentak Vicky ."Aku akan tanggung jawab ." ucap Vicky demikian .Tissa pun menghentikan pukulan nya .


"Kamu serius Vic ?"


"Diam disini." titah Vicky .


Vicky berjalan ke arah lemari , Tissa duduk di atas tempat tidur sembari menenangkan emosi nya . Tak lama kemudian Vicky pun kembali dan..


Bruk..


Vicky melempar beberapa lembar uang pada Tissa bahkan mengenai wajah nya ." Apa ini ?" tanya Tissa saat mendapat lemparan uang dari Vicky .


"Kamu bilang aku suruh tanggung jawab kan ? nah itu .. tanggung jawab ku , aku sudah memberi mu uang sekarang kamu bisa pergi "


"Ini yang kamu sebut tanggung jawab ?" ucap Tissa yang melempar kembali uang itu pada Vicky.


Plakk,


Satu tamparan kembali mendarat di pipi mulus Vicky , Tissa kembali menamparnya . " Kamu pikir , kehamilan ku bisa di tutupi dengan uang ! Gila kamu ya Vic, sudah melakukannya tapi tidak mau tanggung jawab , ini anak kamu Vic , kamu yang membuat aku hamil dan kamu harus tanggung jawab Vicky ." pekik Tissa .


"Apa susah nya ,kamu tinggal gugurin saja tuh kehamilan mu beres kan ."


"Benar - benar gak punya hati kamu ya Vic,"


"Sekarang aku ngerti , kenapa Shila gak pernah mau sama laki - laki macam seperti mu , ternyata kamu laki - laki b4jing4n , l4knat, gak pantas di cintai ."


"Kamu pikir kamu wanita suci , sudahlah sekarang pergi dari apartemen ku dan jangan ganggu hidup ku lagi ."


"Brengsek kamu Vicky , bajingan kamu ."


Tissa dan Vicky terus berdebat sampai Tissa tersungkur ke lantai . Vicky benar - benar memperlakukan Tissa seperti binatang , dia memukuli nya , memakinya , namun Tissa tidak bisa tinggal diam di perlakukan seperti itu . Tissa geram , lalu berdiri dari duduk nya dan ..


A..a..a..


Brukk,


Vicky tergeletak di lantai dengan berumuran darah pada perut nya , sampai Vicky tak sadarkan diri . Tubuh Tissa gemetar ,ketakutan menghantui nya lalu pergi dari apartemen itu dengan mengambil kunci card yang terdapat pada atas nakas .


****


Shila dan Vero sudah sampai di rumah , Vero hanya mengantar Shila saja setelah itu kembali lagi ke perusahaan bersama Alvin.

__ADS_1


Sesampai nya di rumah Shila langsung pergi ke kamarnya untuk merebahkan tubuh nya sejenak .


Shila merebahkan tubuh nya di atas tempat tidur dan menyenderkan punggungnya pada headboard tempat tidur. Tubuh nya terasa sangat lelah saat pergi ke rumah sakit tadi , entah kenapa semenjak hamil tubuh nya gampang cepat lelah .


Shila kembali mengingat pertemuan nya dengan Tissa di rumah sakit . Shila masih bingung dan bertanya - tanya ada apa dengan Tissa , kenapa mengunjungi dokter kandungan ? apa sebenar nya Tissa hamil ? tapi sama siapa ? .


Banyak pertanyaan - pertanyaan yang bermunculan pada benak Shila membuat nya pusing saja . Shila memutuskan untuk membersihkan diri nya .


"Aku mandi dulu kali nya ,dari pada kepikiran Tissa terus ." gumam Shila yang beranjak dari tempat tidur . Lalu mengambil handuk nya sebelum masuk ke kamar mandi .


Ketika Shila ingin melangkahkan kaki nya memasuki kamar mandi Shila mendengar suara gemercikan air dari dalam kamar mandi .


"Ada orang di dalam ?" tanya Shila pada dirinya .


"Siapa nya ? Mas Vero bukan nya tadi kembali ke kantor ! Lalu yang mandi di dalam siapa ?"


Shila membuka pintu kamar mandi perlahan dan .. Mata Shila,membulat sempurna mulutnya menganga ketika melihat kamar mandi yang sudah di penuhi busa sabun .


"Astaga.. kenapa kamar mandi seperti ini ."


Hahaha..haha..


Tiba- tiba terdengar suara tawa anak kecil yang sedang bermain siapa lagi kalau bukan triple J , yang masuk ke dalam kamar mami nya dan merendam diri di dalam bethup .


"Mami ." sahut si kembar .


"Mami , ayo kita mandi bareng " ajak Jolie .


"Iya ,mami kamar mandi mami besar sekali , lihat mami kita saja bisa tiduran disini." ucap Joanna yang berada dalam bethup


Shila hanya menggelengkan kepala nya melihat tingkah ketiga anak nya itu .


"Mami.." Teriak Joy yang berlari ke arah Shila


Dugh..


"Aww."


"Joy ." Shila kaget saat melihat Joy jatuh terpeleset karena licin .


"Aww,pantat ku ." ucap Joy yang mengusap - ngusap pantat nya yang sakit .

__ADS_1


"Joy, kamu tidak apa - apa sayang ." Shila langsung berjalan ke arah Joy yang duduk di lantai .


"Sakit mami ." ucap Joy manja .


"Kalian ini ,ngapain coba main sabun sebanyak ini ,jadi licin kan ?bahaya tahu gak ."


"Jolie mami , yang numpahin sabun nya ." timpal Joy yang tak terima karena di marahi mami nya.


"Kok aku kamu juga kan ikutan Joy ." timpal Jolie yang tak mau kalah .


"Sudah , jangan berdebat ! kalian sama saja sekarang ayo bersihkan badan nya masing - masing , jangan sampai banyak sabun gini . Sini biar mami bantu bersihkan ." Shila membantu Joy membersihkan badan nya .


"Mami , aku juga mau di mandiin mami ."pinta Jolie dan Joanna yang iri melihat Shila memandikan Joy .


" Kalian kan bisa mandi sendiri " timpal Joy yang tak ingin di ganggu .


"Ih.. Joy aku juga pengen di mandiin mami " timpal Jolie yang tak kalah manja nya .


"Ya udah sini semua nya biar mami mandiin , jangan berantem lagi ya ." akhirnya Shila memandikan triple J bersamaan .


Sudah lama rasa nya Shila tidak memandikan anak kembar nya seperti ini ,saat dulu Shila dan ketiga anak nya selalu melakukan mandi bersama sambil bercanda riang , tertawa , dan bermain dalam kamar mandi .


Tak kerasa si kembar pun sudah besar sudah berusia 6 tahun dan sebentar lagi mereka akan punya adik , adik kembar lagi . Tidak pernah terbayangkan bagaimana kalau adik nya triple J lahir nanti , rumah ini akan semakin ramai di penuhi suara tawa , tangisan dan rengekan anak - anak .


"Semoga selalu sehat nya nak ."ucap Shila mengelus lembut perut nya .


" Mami ,apa adik mau ikut mandi juga ?" tanya Joy polos .


"Kapan adik besar mami ? perut mami gak besar - besar ?." ucap Jolie gemas .


"Nanti Jolie , perut mami akan membesar terus kalau sudah besar adik akan lahir benarkan mami ?" Shila hanya tersenyum dan mengangguk ketika mendapat pertanyaan dari Joanna putri sulung nya itu .


Setelah 30 menit , Shila pun selesai memandikan si kembar lalu membawa nya keluar .


Shila memanggil Maura untuk membawa baju si kembar karena Shila ingin mendandani putra putri nya hari ini . Tak lupa juga Shila memanggil pelayan untuk membersihkan kamar mandi nya .


****


Di sisi lain Tissa menjadi gelisah , tak tenang dan ketakutan entah apa yang di lakukan Tissa pada Vicky . Tissa mondar - mandir di dalam kamar nya mengingat perlakuan nya pada Vicky tadi .


"Bagaimana ini , apa Vicky baik - baik saja ? kalau Vicky mati bagaimana ?"ucap Tissa mondar - mandir tak jelas .

__ADS_1


" Mama ! " Tiba- tiba Tissa teringat Rani .


"mama pasti bisa membantu ku ." Tissa teringat Rani , dan Tissa harus memberitahu Rani apa yang terjadi pada Vicky , hanya Rani lah yang bisa membantu nya saat ini .


__ADS_2