Anak Genius : Ayah Ku Ceo Sombong

Anak Genius : Ayah Ku Ceo Sombong
BAB 84


__ADS_3

Saat ini semua orang sedang berada di dalam kamar nya Joy, sedang menunggu Joy bangun . Sedangkan pesta masih tetap berlangsung .Shila sebagai ibu pun khawatir mendengar Joy yang mendadak pingsan .


"Alvin apa yang terjadi pada Joy ? " tanya Shila pada Alvin , karena Alvin yang membawa Joy ke kamar nya dan Zeni yang memberitahukan Shila .


"Saya juga tidak tahu Shila , saya mendengar teriakan Joanna dan Jolie yang memanggil saya , saat saya menghampiri mereka Joy sudah dalam keadaan pingsan." jelas Alvin sembari mengangkat kedua pundak nya .


"Jangan khawatir mami , Joy tidak apa - apa Joy terlalu bahagia itu sebab nya dia pingsan ." celoteh Joalie santai .


"Bahagia ? " Shila , Vero , Alvin dan Zeni saling tatap satu sama lain .


"Joanna , Jolie apa kalian bisa ceritakan apa yang terjadi pada Joy ." titah Shila pada kedua putri nya .


Joanna dan Jolie pun menceritakan semua nya dari awal mula mereka melihat kemesraan Alvin dan Zeni , sampai Stella mencium pipi Joy .


Shila dan Vero langsung menatap ke arah Alvin dan Zeni , dengan tatapan yang tak bisa di artikan . Alvin dan Zeni pun jadi gugup .


"Alvin ikut saya ." titah Vero dingin . Alvin pun hanya pasrah lalu mengikuti bos nya itu keluar dari kamar .


"Sayang kamu tunggu adik mu bangun nya ? mama sama aunty mau keluar dulu ." titah Shila pada kedua putri nya .


Shila langsung menarik tangan Zeni keluar . Shila benar - benar tidak percaya dengan apa yang di katakan kedua putri nya itu . "Zeni .. bisa - bisa nya sih kamu ngelakuin itu di depan anak - anak ." pekik Shila .


"Aduh Shil, mana aku tahu ada si kembar lagian bukan aku yang mulai Alvin yang tiba - tiba nyosor gitu aja ." timpal Zeni .


"Jadi , kalian udah resmi pacaran ? "


"Kalau itu aku belum tahu Shil, " Shila hanya menghembuskan nafas nya kasar . Lalu kembali masuk ke dalam kamar Joy .


Sedangkan Alvin sudah pasrah apa yang akan di lakukan bos nya itu , Awal nya Vero memang marah bisa - bisa nya Alvin memberikan contoh yang tidak baik untuk ketiga anak nya , namun tiba - tiba ." Alvin , kamu buat malu saja ." ucapan Vero mendadak jadi santai .Alvin pun melongo melihat nya , Alvin kira Vero akan memarahi nya .


"Maaf , Tuan muda aku tidak bisa mengendalikan diri ." timpal Alvin .


"Makanya jangan terlalu lama jomblo jadi gini kan ! Lain kali lihat situasi dulu aman atau tidak , jangan sampai kamu lakukan itu lagi di depan anak - anak ku." pekik Vero .


"Ini semua karena Erik jadi begini kan ." gumam Alvin kesal , kalau saja Erik tidak membuat nya cemburu mungkin ini semua tidak akan terjadi .


"Lain kali , ajak Zeni ke hotel bukan ke halaman belakang ." cibir Vero yang membuat Alvin terkejut .


"Tuan muda aku tidak serendah itu , untuk apa aku ajak Zeni ke hotel ? Tuan muda mau aku menghamili Zeni juga seperti Tuan muda lakukan pada Shila ."


Plak,,


"Aduh, sakit Tuan muda ." Alvin terkejut Vero langsung menjitak kepalanya .


"Kamu pikir pergi ke hotel untuk melakukan itu saja , dasar ." Vero marah karena Alvin menyinggung nya .


"Jangan pernah ungkit masalalu ku lagi mengerti ! "

__ADS_1


"Iya , maaf Tuan muda ." ucap Alvin .


Vero tidak menjawab kata maaf dari Alvin, Vero langsung melangkah menuju kamar Joy dan Alvin mengekorinya dari belakang .


Joy , sudah terbangun dan tersadar , Namun Joy merasa bingung kenapa ada banyak orang di kamar nya , seingat nya Joy berada di halaman belakang tadi .


"Joy, akhir nya kamu bangun , ada yang sakit ? dibagian mana ? biar mami panggilkan dokter ."


"Disini mami ." tunjuk Joy pada dada nya


"Jantungku berdetak kencang mami, tidak seperti biasa nya ." jawab Joy polos sembari menyentuh dada nya.


Shila dan Zeni terbelalak mendengar ucapan Joy .


"Berdetak seperti apa ? jantung ku juga berdetak ." timpal Jolie .


"Tidak Jolie , Jantung Joy berdetak cepat ." timpal Joanna yang menempelkan telinga nya pada dada Joy .


"Mungkin , Stella bisa tahu cara menyembuhkan nya ." ujar Jolie yang membuat Joy melotot .


"Ah , tidak justru karena dia jantung ku seperti ini ." timpal Joy dingin.


"Sudah..sudah , jangan berdebat lagi pokok nya dengarkan mami , apa pun yang sudah kalian lihat lupakan . Oke ."


"Memang nya apa yang kita lihat ." ucap triple J yang menatap satu sama lain .


"Lupakan ." tegas Shila . Dan beralih menatap Zeni tajam .


"Joy sudah bangun ." ucap Vero yang baru saja datang bersama Alvin yang mengekor nya dari belakang .


"Papi ."


"Papi tadi aku lihat paman .." ucap Joy yang langsung di sanggah Alvin .


"Tadi paman sedang melakukan senam bibir , dan itu jangan pernah kalian lakukan senam itu hanya untuk orang dewasa saja ." Ucap Alvin santai . Zeni, Shila dan Vero hanya menggelengkan kepalanya saat Alvin berbicara seperti itu .


"Senam bibir ? apa mami dan papi juga sering melakukan nya ? ." tanya Joy polos membuat pipi Shila memerah .


"Tentu ." jawab Vero yang tersenyum pada Shila .


"Kenapa aku tidak pernah melihat nya ?" tanya Joy .


"Karena itu senam dewasa , tidak pantas kalian lihat ." timpal Vero .


"Kita juga bisa melakukan nya Joy , seperti tadi . uuuuu..." ucap Jolie yang mengembungkan pipi chubby nya , sambil memanyunkan bibir nya . Membuat semua orang yang ada disana tertawa termasuk Joanna dan Joy .


Haha.. haha..

__ADS_1


"Kalau begitu aku juga bisa ." ucap Joy yang juga melakukan hal yang sama begitu juga Joanna .


"Ini nama nya senam ikan buntal , benarkan mami papi pipi kita mengembung seperti ikan buntal . haha.." triple J yang tertawa .


Shila ,Vero , Alvin dan Zeni pun ikut menertawakan mereka.


****


Pesta semalam membuat semua orang lelah , hari sudah pagi pun mereka masih terlelap tidur .


Shila mengerjapkan mata nya , menatap ke setiap sudut kamar nya , namun tiba - tiba perut nya bergejolak , ada rasa mual pada dada nya Shila pun langsung berlari ke kamar mandi dan .


Woek ,woek, woek,


Rasa mual nya membuat Shila muntah , Shila memuntahkan semua isi dalam perut nya walau hanya cairan putih saja yang keluar .


Shila pun keluar dari kamar mandi wajah nya begitu pucat , tubuh nya merasa lemas Vero yang baru saja masuk kamar segelas susu di tangan nya , Vero terkejut melihat Shila yang begitu pucat


"Sayang ." Vero menaruh gelas susu di atas nakas lalu berjalan menghampiri Shila .


"Sayang , kenapa pucat seka.." belum sempat melanjutkan perkataan nya Vero sudah di kejutkan lagi oleh Shila yang berlari ke kamar mandi lagi .


Woek..woek..woek..


Vero mengikuti Shila , dan langsung memijat tengkuk leher nya mengusap lembut punggung nya,Vero tidak tega melihat Shila seperti ini .Namun hal itu sudah biasa bagi ibu hamil muda yang merasakan morning sickness setiap pagi .


"Sayang , apa sebaik nya kita ke dokter ? ."


"Tidak mas, aku tidak apa - apa ini sudah biasa bagi ibu hamil ."


"Apa saat hamil pertama kamu juga seperti ini ?." Shila hanya mengangguk sembari tersenyum sebagai jawaban . Vero tidak bisa bayangkan betapa sulit nya Shila menjalani masa kehamilan nya sendirian saat itu .


"Mas, jangan khawatir saat itu aku sangat kuat , aku bisa melewatinya walaupun hanya sendiri . Kamu lihat kan triple J kita , mereka juga anak - anak tangguh dan kuat seperti mami nya ." ucap Shila sembari membelai wajah suaminya itu .


"Jadi , kamu jangan menyalahkan diri kamu lagi nya Mas ." Ucap Shila yang tersenyum membuat Vero tertegun . Vero pun mengecup lembut kening istri nya itu . Setelah itu Vero menggendong Shila keluar dari kamar mandi menidurkan nya di atas ranjang .


"Mulai sekarang kamu tidak boleh kemana-mana, kamu harus istirahat ya jangan sampai kamu lelah , sekarang minum susu nya dulu ." ucap Vero yang mengambil segelas susu di atas nakas .


"Kamu buat sendiri mas ?"


"Tentu, aku akan membuatkan mu susu setiap hari , biar baby kita sehat ."


"Sayang , jangan nakal nya kamu didalam sana kasihan mami , kamu sehat - sehat nya karena mulai sekarang papi akan membuatkan susu untuk kalian ." ucap Vero yang mengusap lembut perut rata Shila .Shila yang melihat itu pun tersenyum .


Tidak menyangka suami nya yang di kenal sombong , angkuh , dan galak saat dia bekerja . Ternyata terdapat sisi lembut pada dirinya seperti sekarang Tuan muda menyayangi nya , memperlakukan nya dengan lembut .


"Jangan senyum - senyum minum dulu susu nya ." titah Vero pada Shila .

__ADS_1


Shila pun meminum susu nya sampai habis .


__ADS_2