Anak Genius : Ayah Ku Ceo Sombong

Anak Genius : Ayah Ku Ceo Sombong
BAB 141


__ADS_3

Yang rindu sama Stella dan Joy , jangan di skip nya di part ini 😊.


Happy reading 🌹🌹🌹


******


Kecemburuan sosial sudah biasa, kecemburuan adik dan kakak juga sudah biasa , oleh karena itu kenapa ada beberapa anak yang menolak untuk mempunyai adik , bukan karena tidak mau namun karena mereka takut jika kedua orang tua nya tidak lagi menyayangi mereka dan malah melupakan nya , seperti triple J yang cemburu dengan triple Rey adik mereka , hanya karena Papi nya lebih mendahulukan adik nya seperti soal cium mencium , baru saja datang ke kamar Papi nya langsung berjalan ke arah adik nya yang berada dalam ranjang box bayi , sedangkan triple J mereka di lewati begitu saja . Itu membuat mereka merasa sudah tidak di sayang lagi dan iri.


Namun kecemburuan itu hanya sebentar , karena mereka sudah mendapat pelukan dan kecupan hangat dari papi nya . Shila tersenyum melihat pemandangan di depan nya yang begitu harmonis , antara hubungan anak dan ayah .


"Sampai kapan kalian akan berpelukan ? Joy , Jolie , Joanna kalian harus berangkat ke sekolah nanti terlambat , dan kamu Mas kamu harus segera berangkat ke kantor , jangan sampai terlambat , ayo aku akan mengantar kalian ke depan ." Shila terus berbicara tanpa jeda melewati orang yang sedang berpelukan .


"Kalau wanita sudah berkata tidak pernah memberikan laki - laki waktu untuk bicara ." ucap Vero ketika Shila sudah melenggang pergi .


"Benar Papi seperti itu lah wanita sangat cerewet." timpal Joy


"Wanita memang merepotkan ." Joy dan Vero begitu kompak .


"Ehmm ." Joanna berdehem


"Apa yang kalian katakan wanita merepotkan ? Apa perkataan itu hanya untuk Mami atau bertujuan untuk kita juga ." tatapan Joanna menjadi berbeda


"Ingat , kami juga wanita ." sambung Jolie dengan tatapan tajam nya .


Vero dan Joy saling pandang , lalu mengerutkan dahi nya menatap Joanna dan Jolie .Lalu mereka tertawa bersama . Membuat Jolie dan Joanna menatap nya heran .


"Kenapa kalian ketawa ? "


"Ini tidak lucu ."

__ADS_1


"Sudah - sudah jangan bertengkar , nanti Mami kembali lagi dan bicara begitu panjang tanpa Jeda , apa kalian mau di marahi mami ." Vero mencairkan suasana yang sudah menegang antara putra putri nya . Setelah mendengar ucapan Papi nya si kembar pun berjalan keluar dari kamar , setelah itu Vero mengikuti nya dan menutup pintu sangat pelan supaya triple Rey tidak terbangun.


****


Triple J , mereka sudah sampai di sekolah , setelah sekian lama karena banyak masalah yang terjadi di keluarga mereka membuat mereka harus libur sejenak .


Seperti saat pertama masuk sekolah Triple J selalu menjadi sorotan , mereka begitu populer di sekolah terutama si Joy yang pede nya setinggi langit . Baru saja mereka berjalan beberapa langkah sudah ada seorang yang memanggil mereka , suara nya begitu nyaring , dan Joy sangat malas mendengar suara itu siapa lagi kalau bukan Stella penggemar Joy yang setia .


Joy...


Stella terus berlari dari arah gerbang , teriakan nya tidak berhenti terus memanggil - manggil nama Joy , namun yang di panggil malah lari meninggalkan nya .


Joy... tunggu ..


"Aduh ,dia lagi teriakan nya sungguh mengganggu telinga ku , lebih baik aku pergi saja ." Joy berlari menuju kelas nya terlebih dulu sebelum Stella berhasil menghampiri nya .


"Kenapa Joy berlari , apa aku terlihat seperti hantu , hei Joy... tunggu ."


Sesampai nya di kelas Stella langsung duduk di bangku nya , hari ini wajah Stella begitu ceria karena teman sebangku nya kembali jadi Stella tidak lagi kesepian , semenjak Joy tidak ada Stella selalu murung belajar pun tak semangat karena hanya bangku kosong yang di tatap nya .


"Joy... aku merindukan mu ." Stella langsung memeluk Joy begitu saja membuat Joy susah bernafas namun Joy hanya bisa pasrah sampai Stella melepaskan pelukan nya .


"Joy kamu kemana saja , apa baru pulang dari tokyo ? Lama sekali kau berlibur ." Stella terus berbicara panjang lebar membuat Joy malas mendengar nya .


"Joy.. kenapa kau diam saja ." Mata Joy membulat ketika Stella menangkup pipi chubby nya dengan keras , Stella benar - benar seperti orang kesurupan .


"Sudah , hentikan , kau ingin menyiksa ku ya Stella ." Joy menurunkan lengan Stella dari wajah nya .


"Nah begini dong bicara jangan diam saja ,mana oleh - oleh untuk ku , kata Anna kau membelikan sesuatu dari tokyo untuk ku ." Hampir saja Joy lupa kalau dia membelikan oleh - oleh untuk Stella , entah kenapa saat berada di tokyo Joy ingat pada Stella dan ingin membelikan sesuatu untuk nya, namun saat dekat dengan Stella Joy merasa risih Stella begitu nempel pada nya dan sikap nya sangat menakutkan .

__ADS_1


"Joy , kenapa kau diam , mana barang yang telah kau beli untuk ku ." Stella yang terus memaksa . Tanpa menjawab Joy langsung merogoh tas nya dan mengambil sebuah gantungan kunci yang berbentuk boneka jepang , rambut hitam , dan berpakaian khas nya orang jepang .Stella langsung mengambil gantungan kunci itu dengan senang , senyum nya sangat merekah dan mengembang manik mata nya terus menatap gantungan kunci itu .



"Joy , ini untuk ku ."


"Kau , tidak suka aku ambil lagi saja ."


"Eitss.. jangan , kau sudah memberikan nya untuk ku kan , jadi kau tidak boleh mengambil nya lagi , aku menyukai nya sangat menyukai nya , aku akan pasang gantungan ini di tas ku " Stella memasang gantungan kunci itu di resleting tas nya , Stella begitu senang namun Joy masih memasang wajah datar .


"Stella , apa yang kau lihat ? kenapa terus memandangi gantungan kunci itu ?" tanya Joanna yang baru saja masuk bersamaan dengan Jolie . Joanna dan Jolie duduk di sebelah bangku Stella .


"Kalian tahu kenapa ? Ini pemberian Joy untuk ku ."


"Oh gantungan itu , aku baru ingat Joy membeli nya saat di tokyo kan ? Kau tahu Stella , Joy sangat peduli dengan mu nama yang dia ingat adalah kamu , saat kita akan jalan - jalan di tokyo , dan membeli oleh - oleh , nama yang pertama Joy ingat adalah kamu , Joy langsung membelikan hadiah itu untuk mu Stella ." Jolie berbicara panjang lebar membuat Stella senang nya kebangetan .Stella tidak menyangka Joy yang selalu jutek pada nya ternyata diam - diam peduli pada nya .


"Joy, benar kah itu ? Aku sangat senang sekali Joy .. terima kasih .. muah..muah..muah.. ." Stella menciumi pipi Joy berkali - kali membuat tubuh Joy melemas , namun membuat Joanna dan Jolie tertawa melihat nya.


"Joy , awas kalau kau pingsan lagi , haha ." Joanna dan Jolie tergelak tidak memperdulikan Joy yang sudah bersandar lemah pada bangku nya . Namun Stella tidak mempedulikan Joy dia kembali menatap dan mengelus lembut gantungan kunci itu .


"Stella adik kami sudah lahir , apa kau tidak ingin melihat nya " ujar Jolie


"Benarkah , kalau begitu pulang sekolah aku akan ke rumah mu , aku akan melihat adik kalian." ujar Stella penuh semangat .


Tak lama kemudian bel pun berbunyi , para siswa - siswi pun berlarian memasuki kelas nya masing - masing .


*****


Ayo .. gimana suka gak sama part ini , kalau menurut thor Stella itu agresif banget ya ! Benar gak sih . Jangan lupa untuk like sama Vote nya buat Stella dan Joy .

__ADS_1


love..love.. ❤❤❤


__ADS_2