Anak Genius : Ayah Ku Ceo Sombong

Anak Genius : Ayah Ku Ceo Sombong
BAB 57


__ADS_3

Shila dan Vero sudah sampai di sebuah pulau milik Delia, di pulau itu terdapat banyak Villa yang di sewa kebanyakan orang untuk berbulan madu dan tak sedikit orang yang berlibur di pulau ini adalah sepasang kekasih atau pun suami istri .


Selain Villa yang di sewakan di pulau itu juga terdapat satu villa yang paling besar di antara yang lain , Villa siapa lagi kalau bukan Villa milik keluarga Wallandou .Dulu Delia membeli pulau ini hanya untuk dirinya saja jika dirinya ingin berlibur dan menenangkan diri .


Namun seiringnya waktu Delia memutuskan untuk membangun beberapa Villa di pulau nya untuk ia sewakan dan sekarang pulau itu selalu ramai wisatawan apalagi sepasang pengantin baru .


"Apa kamu sering kesini mas ? ." tanya Shila yang sedang berjalan - jalan mengelilingi pulau bersama Vero .


"Sudah lama tidak kesini , setelah aku mengelola perusahaan, kamu tahukan sayang aku tidak ada waktu untuk berlibur ." ucap Vero melirik ke arah Shila yang tersenyum.


"Kamu selalu saja sibuk , mulai sekarang kamu harus luangkan banyak waktu untuk ku juga anak - anak mengerti ." ucap Shila yang menatap Vero .


"Tentu saja , apa pun yang kamu mau aku akan berikan termasuk diri ku ." ucap Vero yang mulai menggoda .


"Kamu sekarang pintar menggombal nya ." pekik Shila


"Siapa yang gombal , aku serius aku akan selalu ada untuk mu ." ucap Veto yang memeluk Shila .


"Mas , anak - anak dimana ? ," ucap Shila yang baru sadar kalau si kembar tidak ada bersama nya .


"Astaga .. mereka hilang lagi ." ucap Vero yang sudah melepaskan pelukannya dan mata nya menyapu sekeliling nya mencari si kembar .


"Mereka selalu saja menghilang , ayo mas kita cari nanti kalau mereka hilang beneran gimana ? " ucap Shila khawatir .


"Jangan khawatir aku akan suruh orang untuk mencari nya , mereka tidak akan hilang ." ucap Vero sambil menghubungi orang suruhannya .


"Tidak akan hilang bagaimana, mereka baru pertama kali kesini mas ayo mas kita cari ." ucap Shila yang panik dan cemas .


"Iya .. iya .. sayang, ayo kita cari sama - sama , jangan terlalu cemas mereka pasti masih di sekitar sini ." ucap Vero seraya memeluk Shila untuk menenangkannya lalu melangkah pergi untuk mencari si kembar .


Sedangkan si kembar yang di cari malah asik bermain di tepi pantai , tidak ada rasa takut atau merasa bersalah sedikit pun karena tidak pernah izin ketika akan pergi .


Joanna dan Jolie tidak akan pernah membiarkan momen nya begitu saja , selain bergaya , berfoto mereka berdua selalu memposting nya ke medsos milik nya .


Berbeda dengan Joy dia mengubur dirinya di dalam pasir putih , sambil menatap langit biru di atasnya . Tanpa memperdulikan orang di sekitarnya yang menatap mereka , karena kegemasan, kelucuan , juga ketampanan dan kecantikannya tak sedikit orang yang mengabadikannya dengan ponsel mereka dan itu membuat para pengawal suruhan Vero pun mudah mencarinya .


Vero mendapat telepon dari orang suruhannya yang memberitahukan bahwa ketiga anaknya sedang ada di pesisir pantai dan juga mengirim foto nya . Vero yang mendapat kabar itu langsung berlari ke arah pantai bersama dengan Shila .

__ADS_1


Tak sedikit orang yang terpesona dengan ketampanan Vero , apalagi turis wanita mereka benar - benar mengagumi Vero apalagi ketika Vero berlari rambutnya itu tersapu angin menambah kesan yang begitu dalam bagi orang yang melihat nya , namun Vero tidak peduli Vero langsung berlari ke arah si kembar yang di kelilingi turis itu .


"Kalian disini ternyata , papi sama mami sangat khawatir ." ucap Vero dengan nafas yang terengah - engah .


"Jejeje , kenapa selalu menghilang mami sudah bilang kalau ingin pergi bilang dulu sama mami atau papi ." pekik Shila .


"Maaf , mami ini idenya Joy ." ucap Jolie


menunjuk ke arah Joy yang sudah berdiri .


"Aku lagi yang di salahkan ." ucap Joy datar .


"Memang kamu kan yang bilang jangan bilang - bilang mami ." timpal Joanna yang juga menyalahkan Joy .


"Kenapa sih kalian itu hobi nya menghilang terus , gak di jakarta , di mall , di sekolah , di rumah bahkan disini selalu saja menghilang ." pekik Shila yang terlanjur emosi .


"Maaf mami , kita tidak akan mengulanginya lagi , iya kan Jolie .. Joy ." ucap Joanna yang melirik Jolie dan Joy yang berada di sampingnya .


"Iya mami , janji . Jangan marah lagi ya mami, kita kan menggemaskan ." ucap si kembar kompak yang menunjukan wajah imut nya dengan mata berkedip - kedip seperti boneka barbie saja membuat Shila luluh karena melihat kegemasan si kembar .


" Janji ." ucap Shila yang menatap si kembar .


"Ya sudah ayo kita pulang ." ajak Shila namun di sanggah Vero .


"Tunggu dulu ." ucap Vero menghentikan langkah Shila .


"Kenapa mas ? ." tanya Shila yang terkejut dengan ucapan Vero yang tiba - tiba menghentikan langkahnya .


"Baju apa yang kalian pakai ?." tanya Vero yang menatap kedua putrinya itu memakai baju renang yang memang memperlihatkan lengkuk tubuh mungilnya dan Vero sangat tidak suka melihatnya .


"Ini baju renang papi baju apa lagi , ." jawab Jolie santai . Vero tidak mengatakan apapun Vero hanya menghela nafas lalu membuka kemeja nya yang memperlihatkan tubuh kekar nya yang menggoda setiap mata wanita yang melihat nya .


"Mas , kamu ngapain sih buka baju segala ." pekik Shila yang memukul punggung Vero yang sudah tidak memakai kemeja nya .


"Lihat , mereka berpakaian seperti ini saya tidak suka tubuh anak saya di lihat banyak orang ." ucap Vero yang memakaikan kemeja nya kepada Jolie membuat tubuh Jolie tertutup karena kemeja Vero yang besar . Lalu untuk Joanna Vero meminta satu pengawal untuk membuka kemejanya dan memakaikannya pada Joanna .


"Bilang saja kalau kamu ingin pamer , kamu ingin tubuh mu di lihat banyak wanita disini kan mas ." pekik Shila yang tidak suka dengan pandangan para turis wanita yang menatap ke arah Vero .

__ADS_1


"Sayang , bukan begitu ." ucap Vero yang menatap ke arah Shila yang memasang wajah cemberut .


"Papi , badan papi kotak - kotak wah.. keren sekali kalau aku dewasa aku juga ingin seperti papi tapi kenapa badan ku tidak seperti papi nya ?." celoteh Joy yang memperlihatkan perut buncit nya . Membuat Joanna dan Jolie tertawa melihat nya .


"Joy , kenapa kau membuka baju mu cepat pakai lagi ." bentak Shila yang di penuhi amarah , kesal dan cemburu menjadi satu .


"Ih , mami kenapa marah - marah ini kan pantai semua lelaki di sini tidak memakai baju nya " celoteh Joy yang membuat Shila semakin marah dan cemburu apalagi saat melihat tatapan para wanita yang menatap Vero penuh arti .


"Oh jadi begitu , oke mami juga akan melakukan hal yang sama " ucap Shila yang ingin merobek bagian bawah dress nya yang menutupi lututnya Vero yang melihat itu pun langsung menghentikan tangan Shila karena tidak rela jika tubuh mulus istrinya itu di lihat oleh lelaki lain apalagi ada tiga bodyguard di depan nya .


"Apa yang kau lakukan ? aku tidak suka tubuh putri ku di lihat orang lain apalagi tubuh istri ku ." ucap Vero yang tak rela Shila merobek dress nya .


"Lalu kamu mas , tubuh mu juga di lihat wanita lain kamu tidak keberatan ." ketus Shila .


"Astaga.. sayang kamu masih mempermasalahkan itu , kamu cemburu ? kalau cemburu jangan disini malu banyak orang apalagi ada anak - anak ." ucap Vero yang menggoda Shila .


"Siapa yang cemburu ." timpal Shila yang pipi nya kini sudah memerah bagai


kepiting rebus.


"Kamu , siapa lagi ." ucap Vero yang mencubit pipi Shila .


"Terserah , sekalian aja mas buka celana kamu ."ketus Shila kesal lalu melangkah pergi meninggalkan Vero dan si kembar .


Vero hanya menghela nafas nya sambil menatap kepergian Shila ." Huh, wanita memang merepotkan ." ucap Vero seraya tersenyum .


"Kenapa orang dewasa selalu saja ribut ." ucap Joy datar .


"Papi , kenapa mami pergi ." ucap Joanna polos


"Tidak apa - apa sayang, ayok kita pulang ." ajak Vero yang di angguki ketiga anak nya.


"Pak , gendong anak saya ." perintah Vero pada ketiga bodyguard . Si kembar pun di gendong masing - masing bodyguard .


Namun langkah Vero terhenti karena ponselnya berdering menandakan ada panggilan , Joanna yang melihat Vero berhenti pun bertanya "papi kenapa berhenti ? apa papi mau menggoda wanita ah.. aku bilang pada mami ya ." ucap Joanna yang membuat Vero mengerutkan dahi nya .


"Papa ada telepon dari grandma , kalian duluan saja ." ucap Vero

__ADS_1


"Awas ya papi , kalau macam - macam ." ucap Jolie dengan tatapan tajamnya sedangkan Vero hanya menggeleng - gelengkan kepalanya .


__ADS_2