Anak Yang Dibuang

Anak Yang Dibuang
Eps 106 ~ Kedatangan orang dekat.


__ADS_3

Hallo semua, jangan lupa buat Like, Komen dan Vote yah, terima kasih juga untuk dukungan kalian selama ini, doain semua biar karyanya semakin seru dan author semakin semangat.


Seminggu sudah berjalan dengan begitu cepat sesuai apa yang dikatakan oleh Nata jika minggu ini ia akan kedatangan adiknya, dan juga beberapa asisten pribadinya.


"Guys, gw balik duluan yah." Pamit Nata kepada teman-temannya, karena memang saat ini mereka sedang berada di kantin kampus.


"Kamu ingin kemana ?" Tanya Keisya kepada Nata.


"Aku ingin menjemput adikku." Jawab Nata dengan senyum kecilnya.


"Wah, apakah aku bisa berkenalan dengan adikmu ?" Tanya Keisya.


"Mungkin saja bisa." Jawab asal Nata.


"Ken, apa kamu ingin ikut ?" Tanya Nata kepada Ken.


"Tentu saja." Jawab Ken.


"Kenapa hanya Ken saja yang di ajak ?" Tanya Nadine dan Keisya dengan wajah cemberut.


"Tidak apa-apa, nanti kalian kecentilan dan membuat adikku merasa tidak nyaman." Jawab Nata dengan nada yang bercanda.


Nata memang mengajak Ken untuk jemput adik dan juga asisten pribadinya karena memang Ken sudah menawarkan diri.


Akhirnya Ken pergi bersama dengan Nata, sedangkan Nadine dan Keisya melanjutkan acara makan mereka berdua.


Belum lama setelah kepergian Ken dan juga Nata, tiba-tiba saja ada orang yang datang menghampiri Kei dan juga Nadine, Nadine dan juga Keisha merasa kaget dengan kedatangan orang tersebut.

__ADS_1


"Dimana Nata ?" Tanya orang tersebut.


"Dia sedang pergi bersama Ken." Jawab keduanya dengan gugup.


"Kemana ?" Tanya orang itu lagi.


"Mereka sedang pergi ke bandara untuk menjemput orang, lebi tepatnya orang-orang dekat dari Nata." Jawab Nadine dengan tampang polosnya, penjelasannya terdengar sedikit ambigu.


Tanpa menjawab ucapan dari Nadine, orang tersebut langsung berlalu pergi meninggalkan kedua orang yang masih mematung tidak percaya, orang tersebut langsung saja menyusul Nata ke bandara karena merasa penasaran.


Sedangkan saat ini Ken sedang fokus menyetir dan juga Nata yang tampak sedang memainkan handphone, keduanya tidak menyadari jika di belakang ada yang mengikuti mereka dengan sengaja.


"Nata, emangnya mereka akan landing jam berapa ?" Tanya Ken sambil menatap sekilas kearah Nata.


"Harusnya 15 menit lagi, mungkin kita akan sampai disana tepat waktu atau mungkin saja kita akan menunggu selama beberapa menit." Terang Nata sambil melirik jam tangannya.


Sedangkan saat ini orang yang mengikuti mereka sedang berbicara sendiri, tentu saja dengan wajah yang tidak terlihat santai.


"Siapa yang ingin Nata jemput, bukannya ia belum memiliki kekasih." Gerrutu orang tersebut.


"Hmm atau mungkin saja ia ingin menjemput keluarganya, tapi kenapa Ken yang di ajak, sungguh sangat-sangat menyebalkan." Gerutu orang tersebut lagi dan lagi.


Akhirnya mereka sampai juga di bandara, mereka langsung mencari tempat parkir dan langsung menuju ke pintu keluar, Nata dan Ken tampak seperti sepasang kekasih di bandara, hingga membuat mata seseorang menjadi panas berasa kebakar.


"Menyebalkan." Omel orang tersebut dari kejauhan.


"Ken, tunggu sebentar yah." Ucap Nata.

__ADS_1


"Hallo." Ucap Nata setelah mengangkat telepon dari adiknya.


"Kakak dimana ?" Tanya sang adik yang tidak lain adalah bi Ina.


"Kakak sekarang sudah berada di depan, cepatlah keluar, karena nunggu itu bukanlah hal yang menyenangkan." Oceh Nata cemberut.


"Hahaha iya iya." Jawab Lio.


"Baiklah, kalau begitu matikan saja." Jawab Nata dan panggilan langsung terputus.


Nata terlebih dahulu melihat adiknya berjalan ke arah ia dan juga Ken, tanpa berpikir panjang ia langsung saja berlari dan memeluk adiknya, hampir 1 tahun tidak bertemu tampaknya Lio tumbuh dengan sangat cepat ia menjadi sangat tinggi, El, Endi dan Reno juga demikian..


"Kakak." Ucap Lio sambil membalas pelukan dari Nata.


"Kakak sangat merindukan kamu." Ucap Nata dengan mata yang tampak sendu.


Lia segera mempererat pelukannya ketika menyadari suara kakaknya terdengar sendu, ia tersenyum kecil melihat kakaknya yang selalu manja jika bersama dirinya.


"Ehm ehm." Dheman dari ketiga lelaki yang tidak kalah tampan dari Nata.


" Sepertinya kita sudah tidak dikenali." Ketus El yang terdengar cemburu.


"Tampaknya seperti itu." Jawab Reno dan Endi hanya menganggukan kepala.


Author punya novel baru, please di baca yah, jangan lupa juga kasih rate, dan juga Like, Komen dan terpenting adalah Vote, makasih semua :).


Mohon dukungannya yah :)

__ADS_1



__ADS_2