
Tanpa terasa sudah jam pulang sekolah, ketika NATO berdiri di depan pintu ia sudah disambut oleh adiknya tercinta, ini kalau bukan Lio.
"Ayo pulang." Ucap Lio kepada kakaknya.
Keduanya berjalan beriringan menuju ke tempat parkir, tidak lupa juga sepanjang perjalanan menuju ke tempat parkir Lio dan Nata mendapat tatapan tetapan dari siswa dan siswi yang berada di lingkungan sekolah.
Cowok-cowok yang melihat kecantikan yang alami milik Nata, banyak yang merasa terpesona akan kecantikan tersebut, tetapi mereka sama sekali tidak bisa untuk menghampiri Nata untuk berkenalan.
Tanpa alasan mereka tidak berani untuk mendekati Nata atau bahkan hanya sekedar berkenalan saja, mereka sudah tahu jika Nata adalah milik Lio, Maksudnya yang mereka ketahui Natta adalah gadis milik Lio, dan sudah jelas jika mereka tidak mau mengganggu milik Lio.
Sepanjang perjalanan menuju ke tempat parkir, Nata tampak cemberut karena orang-orang yang berada di sekolahnya tetap saja menatap Ya seperti menatap orang aneh.
"Sudah tidak usah diperhatikan, biarkan saja mata mereka seperti itu." Ucap Lio kepada kakaknya, sebenarnya ini juga merasa bersalah karena tidak memperkenalkan atas sebagai kakaknya Mia dengan sengaja membiarkan orang beranggapan jika Nata adalah kekasihnya.
"Hmmm, ternyata sekolah di sini cukup aneh, semua orang yang berada di sini juga aneh-aneh semua, semoga saja kamu tidak tertular seperti mereka dek." Ucap Nata polos yang tentunya membuat Lio merasa gemas.
Sesampainya di parkiran dengan sigap Lio membukakan pintu untuk Nata, sebenarnya Nata ingin menolak hal tersebut tetapi Lio sepertinya Lio akan sulit untuk di cegah, sehingga pada akhirnya Nata pasrah saja.
Sebenarnya natta bukan tidak ingin untuk dibukakan pintu oleh Lio, tapi ia tidak ingin orang-orang yang berada di sekolahnya semakin meratap ia dengan tatapan aneh.
"Huft, apa Adik tampan kau memang memiliki banyak fans, tapi apa mereka tidak mengetahui jika aku adalah kakaknya Lio, awas aja jika mereka berani cari perhatian ketika mengetahui aku adalah kakak Lio." Geruttu Nata dalam hati, Iya berjanji pada dirinya sendiri jika ia tidak akan mengizinkan wanita-wanita caper untuk mendekati adiknya.
Sepertinya orang yang akan menentukan pendamping hidup untuk Lio adalah Nata, sebagai kakak tentu saja Nata tidak ingin jika Lio salah memilih pendamping hidup, Nata sendiri ingin adiknya didampingi oleh seorang wanita yang bukan hanya bisa menghabiskan duit, wanita yang mampu mengurus adiknya dan juga anak-anak adiknya.
Bukan hanya Lio saja ya akan ditentukan oleh Nata, tetapi pendamping ketiga curut tersebut juga akan diseleksi ketat oleh Nata.
Yang kepengen Buat jadiin Lio, El, Endi dan juga Reno sebagai pendamping hidup baiknya pikir-pikir dulu deh, yang ngawasin serta yang menyeleksi itu bukanlah ecek-ecek.
Hampir 30 menit mereka berada di dalam perjalanan menuju ke hotel tempat mereka tinggal sementara waktu, Nata dan Lio kamu menuju ke basement untuk memarkirkan mobil mereka.
__ADS_1
Selesai memarkirkan mobil, Nata dan Lio menuju ke arah lift untuk naik ke lantai kamar mereka.
"Selamat siang bi Ina." Sapa keduanya ketika memasuki kamar hotel.
"Selamat siang nona muda, tuan muda." Jawab bu Ina menuju ke arah pintu karena mendengar ada orang masuk.
"Bibi udah makan ?" Tanya Nata kepada bi Ina, pasalnya tadi pagi ia lupa memberikan uang untuk Ina berbelanja.
"Sudah non." Ucap Bi Ina, karena memang betul dihina sudah makan.
Sedangkan Lio sudah berada di kamarnya, Lio yang sudah gera Menggunakan seragam sekolah langsung mandi untuk menyegarkan dirinya sendiri.
Sedangkan Nata ia masih duduk di depan televisi, Sambil menyelam menyemik makanan ringan, ia sama sekali belum mengganti pakaian sekolah.
Untuk bi Ina, ia saat ini sedang beristirahat karena tubuhnya tampak tidak fit, maka dari pada itu Nata minta bi Ina istirahat.
Setelah sudah Cukup puas bersantai-santai di depan televisi, Nata dengan segera bergegas menuju ke ruangannya untuk mengganti pakaian dan juga mandi terlebih dahulu.
Tidak sampai 10 menit Nata sudah berganti baju, dan sudah merapikan diri, tampaknya pada hari ini dia berniat untuk pergi berbelanja di Mall.
"Dek, kita makan di Mall aja yuk, sama bi Ina sekalian kita juga belanja cemilan." Ucap Nata kepada Lio sedang duduk santai di depan televisi.
"Hmm, yaudah yuk, sebentar yah Lio bilang bibi dulu." Ucap Lio langsung menyetujui ajakan dari kakaknya, sama sekali tidak mungkin menolak permintaan Nata, apa lagi mengijinkan Nata pergi tanpa pengawasan dirinya.
Mengangguk saja tanpa menjawab ucapan dari Lio, ia langsung duduk di tempat dimana Lio duduk tadi.
Tidak membutuhkan waktu lama, Lio sudah kembali dengan pakaian santai yang terlihat rapi, dan juga di ikuti bi Ina sudah berpakaian rapi.
Akhirnya keluar dari kamar hotel tersebut, mengambil salah satu mobil milik Lio, tentu saja Lio yang menyetir, Lio menuju ke bestcempt sedangkan Nata dan Bi Ina menunggu di Lobby.
__ADS_1
Kenapa Nata menjadi pusat perhatian di lobi hotel tersebut, Karena ia memiliki wajah yang menarik dilihat serta penampilan yang menarik perhatian, ia adalah seorang gadis remaja yang memiliki kecantikan di atas rata-rata.
Nata bahkan tak segan untuk menggandeng tangan Bi Ina, tanpa memiliki rasa malu sedikitpun.
Tidak lama kemudian Lio sudah berada di depan lobby dengan menggunakan mobil mewahnya, Nata dan Bi Ina segera memasuki mobil tersebut.
Di saat mereka berangkat menunjukkan pukul 17.30 maka mereka harus bersabar karena jam tersebut adalah jam macet.
Selama berada di dalam mobil Nata terus menerus berbincang dengan bi Ina, bi Ina dengan setia meladeni pertanyaan dan juga ucapan-ucapan Nata, Lio yang melihat itu merasa senang karena kakaknya sudah tidak lagi bersedih.
Iya tidak ingin jika kakaknya terlalu terpuruk dalam masalah yang menimpah keluarga mereka, disaat bunda mereka meninggal ayah mereka bukan menjadi sosok penguat melainkan membuat mereka semakin terpuruk.
@NataliaChrislyy Telponannya sama cowo terus sih adik gw ini, please yang jomblo bisa komen :p
Gambar tersebut adalah gambar yang di ambil Nata ketika perjalanan menuju Mall, Meski tak terlalu jelas tapi kalian bisa melihat kecantikan Nata dan juga ketampanan Lio.
***Halo semuanya ini adalah cerita aku yang ke 6, semoga kalian menyukai cerita ini, maaf jika Mungkin kalian merasa cerita ini terlalu bertele-tele, tetapi autor membuat cerita ini sesuai alurnya.
Saya menyukai cerita ini dan terus setia menikmati cerita ini, dan juga teman-teman jangan lupa buat like comment dan vote novel ini.
Saya secara pribadi juga mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada orang-orang yang sudah Setia mendukung dan juga menunggu novel saya di up, berterima kasih atas like comment dan juga voto yang diberikan oleh kalian, saya secara pribadi akan berusaha semaksimal mungkin untuk membuat cerita ini menjadi lebih baik lagi.
Tolong berikan komentar yang membangun serta tidak membuat mental penulis menjadi down, Rian memberi komentar yang tidak layak secara otomatis kalian membuat mental penulis menjadi sedikit terganggu, dan bukan membuat cerita semakin bagus malah akan membuat cerita menjadi tidak nyambung atau menjadi lebih jelek lagi.
Sekali lagi saya mohon berikan like, vote dan juga komentar sebagai bentuk dukungan kalian, dan juga ingat selalu jika tidak boleh atau lebih baik tidak memberikan komentar yang merusak atau membuat mental penulis menjadi down.
Dari saya saya ucapkan banyak-banyak terima kasih.
__ADS_1
Jika kalian ingin berteman secara langsung dengan saya di sosial media kalian bisa memfollow Instagram saya.
@angelicaclaudiatengker***.