Anak Yang Dibuang

Anak Yang Dibuang
Eps 34


__ADS_3

Tanpa terasa waktu berjalan dengan begitu cepat, Nata yang pada awalnya hanya berjualan kue di online shop, pada akhirnya sekarang sudah memiliki toko sendiri.


Ia membuka toko dari hasil jerih payahnya sendiri, tanpa menggunakan uang sepeninggalan dari bundanya, kue yang Nata jual memanglah enak dan juga harganya terjangkau.


Nata yang memiliki banyak penggemar di Instagram, selalu kehabisan stok kue, karena setiap hari ada saja fans-fansnya yang membeli.


Nata menjual kue cokelatnya dengan harga yang cukup murah per-dus 75k, dan varian rasa serta harganya yang berbeda-beda.


Nata memiliki pekerja sekitar 60 orang, untuk membuat adonan kue ada sekitar 30 orang, dan 10 orang yang bertugas mempeking, 5 orang admin online dan 10 yang menjaga di toko, 5nya lagi di tugaskan untuk kebersihan toko.


Kenapa membuat adonan kue membutuhkan 30 orang ? Karena jumlah pesanan orang bisa mencapai 7000dus perharinya, dan mereka membuka PO untuk yang berada di luar negeri, setiap satu minggu mereka mengirim 5000 dus ke luar negeri, dan juga untuk yang di toko selalu ramai, sehingga menghabiskan banyak stok kue.


Lio, Endi, Reno dan El juga tidak lupa untuk mempromosikan toko kue Nata, sehingga setiap malam minggu banyak sekali anak muda yang datang untuk nongkorong di toko kue Nata.


Bukan tanpa alasan seperti itu, Lio dan ketiga sahabatnya mereka selalu menyempatkan waktu untuk membantu di toko kue tersebut, Nata sudah melarang mereka untuk datang dengan alasan banyak, tetapi mereka yang pada dasarnya keras kepala pun tidak memperdulikan.


"Rencananya bulan depan Kakak akan membuka 3 cabang di Jakarta, dan juga dua cabang di Bandung, kakak juga akan membuka satu untuk di Bali." Ucap Nata kepada adiknya Lio.


"Aku terserah kakak saja, tapi aku mohon jangan sampai kelelahan hanya karena mengurus toko kue, kakak sudah beberapa kali drop." Jawab Lio yang tampak terlihat begitu khawatir dengan kondisi kakaknya.


"Kamu tenang saja, Sekarang kan sudah banyak pekerja, jadi kakak bisa banyak istirahat, Kakak akan ujian sebentar lagi." Ucap Nata yang mengerti adiknya begitu cemas terhadap dirinya.


- - -


Sebulan telah berlalu Nata sudah memiliki beberapa cabang, dan anak cabangnya tidak kalah ramai, apa lagi di bandung.

__ADS_1


Bi Ina dan Nata merasa senang usaha yang awalnya hanya berjualan di onlineshope ternyata berkembang pesat dalam kurung waktu beberapa bulan saja, bahkan sampai memiliki anak cabang dimana-mana.


"Kak, ayo berangkat ke sekolah." Ucap Lio kepada kakaknya.


"Bi, kami pamit pergi sekolah dulu yah." Ucap Nata kepada bi Ina.


"Hati-hati yah di jalan, belajar yang giat." Jawab bi Ina yang sudah tidak merasa canggung lagi dengan keduanya.


Sepanjang perjalanan menuju ke sekolah baik Nata maupun Lio hanya berdiam diri, Lio sedang sangat fokus dengan menyetir, sedangkan Nata memanfaatkan waktu untuk tidur susai perintah Lio.


Lio beberapa kali melihat kakaknya sambil tersenyum, ia sangat bangga dan senang melihat kakaknya, di satu sisi ia sangat khawatir karena kakaknya belakangan ini kurang istirahat.


Ia jadi mengingat bundanya yang selalu bekerja keras, kakaknya dan bundanya adalah dua wanita hebat yang paling ia sayangi.


Lio sama dengan ketiga sahabatnya, tetap saja ia tak bisa berbuat banyak, ia tahu kakaknya memiliki ambisi yang sangat besar, ia tahu kakaknya ingin di akui di dunia bisnis tanpa meneruskan usaha sang bunda.


Sampainya di sekolah dia langsung memarkirkan mobilnya, ia membangunkan kakaknya dengan lembut.


"Kak, kakak bangun, kita sudah sampai." Ucap Lio sambil menggoyang-goyangkan badan kakaknya.


"Hmmm, jadi kita sudah sampai ?" Tanya Nata yang tampak mengerjap mata.


"Ia, sekarang kita benar-benar sudah sampai ayo kita turun." Jawab Lio sambil merapikan rambut kakaknya yang sedikit berantakan.


Lio turun terlebih dahulu untuk membukakan pintu kakaknya, Nata turun dalam keadaan setengah mengantuk, sehingga ia mengalungkan tangan di tangan kekar Lio, ia berjalan sambil menutup mata.

__ADS_1


Lio yang melihat dan menyadari hal tersebut hanya tersenyum kecil, orang-orang yang melihat tingkah laku Nata pun menahan tawa, Nata terlihat sangat menggemaskan.


Hari ini Reino tidak masuk sekolah, karena harus menemani kedua orang tua yang melakukan perjalanan bisnis ke luar negeri.


El dan Endi yang melihat itupun memiliki ide jail, mereka berjalan berdampingan di belakang Lio dan Nata, mereka secara diam-diam menarik-narik rambut Nata dari belakang, tanpa mereka sadari Lio melihat hal tersebut, tetapi Lio hanya diam saja ia mala menahan tawa.


Nata yang merasa tidurnya pun terganggu akhirnya memberhentikan langka dan menghadap ke belakang sambil melotot kan mata, hari ini tampaknya ia sedang datang bulan sehingga mood galaknya sedang datang.


Lio yang sudah mengetahui akan terjadi seperti itu pun hanya tersenyum, ia dapat melihat kedua sahabatnya yang hanya cengengesan.


"Sial, pasti Lio udah tahu dan tetap diam aja." Bantin Endi merasa kesal..


"Okey, sepertinya saat ini kak Nata sedang datang bulan, kenapa juga Lio tidak memberitahu." Kesal El.


Data yang sudah kehilangan mood nya pun berjalan lebih dahulu daripada adik dan juga ketiga sahabat adiknya yang sudah dianggap adik.


**Ini adalah karya saya yang ke-6, karya ini saya buat sesuai dengan pemikiran dan juga imajinasi saya secara pribadi, Saya harap karya Saya tidak di copyright, karena saya mengetik pakai tangan dan memakai otak sebagai alat berpikir, bisa kalian bayangkan jika karya kalian di coppy oleh orang lain, bagaimana dengan perasaan kalian ? Kalian bisa menjawabnya dalam hati kalian masing-masing.


Yang kedua Saya ingin meminta bantuan kepada seluruh pembaca novelku, mohon banget buat di bantu Vote dan juga Like.


Tidak punya vote dan like kalian bisa membuat saya lebi termotivasi untuk menulis, karena dengan adanya Vote dan juga Like kalian semua tahu ini banyak orang yang menunggu karya ini di up, saya mohon sebesar-besarnya untuk bantu Vote, Like.


Juga bukan hanya satu atau dua orang yang sering mempromosikan karyanya, saya secara pribadi tidak pernah melarang ataupun menghapus komentar-komentar kalian, Saya menghargai usaha kalian untuk mengenalkan karya kalian kepada orang lain, tetapi saya mohon baca dululah karya saya dan tinggalkan jejak Like, Vote agar kalian bisa lebi menghargai penulis, Mohon untuk tidak hanya sekedar memberikan promosi tetapi baca dan hargai juga.


Jangan lupa like comment dan juga vote yah teman-teman, doain terus biar semua kotak dan juga saraf-saraf saya berjalan dengan lancar agar bisa lebi banyak up hehehe**

__ADS_1


__ADS_2