Anak Yang Dibuang

Anak Yang Dibuang
Eps 58 ~ Liburan 4


__ADS_3

Ketika mereka sampai di kamar mereka, Reno langsung saja mentransfer uang yang belum sempat ia kirim ke Endi tadi, ia membayar sepatunya, dan juga sepatu Lio yang sudah di bagi 3.


Mereka berdua beristirahat, dan pada keesokan paginya mereka breakfast bersamaan, mereka beberapa kali terlibat percakapan sebelum makanan sampai.


"Kemarin kalian berdua ke mana saja, apakah kalian berdua tidak merasa lelah ?" Tanya Lio kepada kedua sahabatnya.


"Kami hanya pergi berjalan-jalan, dan membeli beberapa barang yang kami mau, tentu saja kami tidak merasa lelah karena istirahat cukup." Jawab Endi sambil mengahlikan pandangan dari hp.


"Oh begitu, aku begitu menikmati tidur panjangku." Ucap Lio.


Mereka terus terus-menerus berbicara, mereka bercerita tentang ini dan itu, bukan hanya itu saja mereka rencanakan ke mana mereka akan pergi di hari esok.


"Sebaiknya kita kembali ke kamar dan juga bersiap-siap, karena nanti kita akan pergi mencari tempat foto yang bagus, jadi jangan berpakaian kayak gembel yah." Ucap Endi karena mereka sudah selesai makan.


"Yah, harus tahu kalau di sini tuh, kamu yang selalu berpenampilan kayak gembel." Canda El yang langsung mendapat pelototan dari Endi.


"Sudah-sudah, apa sekarang kalian berdua tidak memiliki malu, kalian itu seharusnya dari tadi sadar kalau sejak tadi kita selalu diperhatikan oleh orang-orang, entah apa yang salah dari penampilan kita, tapi semua terus menatap kita seolah ada sesuatu yang aneh." Kesal Reno yang sejak tadi menahan, karena dari awal mereka masuk ke restoran hotel mereka sudah menjadi pusat perhatian.

__ADS_1


"Sudahlah, bertengkar di tempat umum hanya memalukan saja, dan Reno mungkin saja mereka belum pernah melihat cowok-cowok setampan kita berempat, sehingga kita berempat menjadi pusat perhatian, atau mungkin karena pesonaku mereka terus memperhatikan arah kita." Ucap Lio menengahi semuanya dengan pdnya.


Mereka hanya memutar bola mata, malas untuk menangkapi tingkatkan percaya diri Lio sekarang memang sudah di atas rata-rata levelnya.


Mereka meninggalkan restoran hotel, dan kembali ke kamar, mereka mandi secara bergantian.


Sesuai perjanjian sebelumnya jika mereka akan saling menunggu di lobby hotel, tetapi bukan karena ditunggu mereka boleh bersikap lama bisa dikatakan lambat, mereka menentukan waktu dan siapa yang terlambat akan ditinggal sendiri.


Tapi sepertinya mereka tidak ada yang lambat dalam pergerakan semuanya Sangat cekatan, sehingga akhirnya mereka bersama-sama mengelilingi Swiss, mereka sudah menyewa mobil untuk mereka gunakan selama berada di Swiss.


"Sebaiknya sekarang kita gantian menyetir, aku sudah mengantuk." Ucap Endi yang tampak lelah mengemudi.


"Baiklah, tepikan saja mobilnya nanti aku yang akan nyetir." Ucap Lio.


Endi langsung saya menepikan mobil di tempat yang tidak ada larangan untuk berhenti, dan keduanya bertukaran tempat duduk.


Mereka melanjutkan perjalanan menuju ke salah satu tempat, membutuhkan waktu 2 jam dari kota sampai ke tempat tersebut, tempat tersebut terlihat begitu alami karena memang penduduknya hanya sedikit dan juga jarang ada mobil yang berlalu lalang.

__ADS_1


Lio sudah selesai memarkirkan mobil di salah satu restoran, mereka langsung saja turun dan masuk ke restoran tersebut serta tidak lupa untuk memesan beberapa makanan dan juga minuman untuk mereka masing-masing.


Mereka memang sengaja memisahkan bilangnya agar supaya tidak repot, mereka juga tidak lupa untuk berfoto-foto.


Setelah menunggu hampir 15 menit lamanya akhirnya makanan yang mereka pesan datang juga, melakukan perjalanan jauh membuat mereka menjadi lapar lagi.


Mereka berempat juga menyempatkan waktu untuk mereview makanan yang ada, dan mereka mengupload langsung di Instagram mereka.


Begitulah mereka jika sedang berlibur, mereka selalu saja terlihat kompak dan juga saling mendukung satu sama lain, sehingga perjalanan mereka selalu penuh warna dan juga banyak cerita.


Kira-kira ada nggak ya di antara kalian yang dibolehin sama orang tua buat liburan ke luar negeri sama teman-teman, kira-kira ada nggak sih yang kayak ke luar kota atau menginap di rumah teman, karena Author gak perna di ijini gaesss.


Mereka menghabiskan hari dengan makan minum dan berjalan-jalan, imam yang empat kan diri untuk membeli barang-barang yang menurut mereka terlihat lucu dan juga unik.


Itu adalah sedikit penggalan cerita mengenai kehidupan keempatnya, why author buat episode khusus untuk mereka berempat tanpa adanya pemeran utama yaitu Nata, Kalian pasti juga penasaran kan gimana sih keseharian mereka berempat, gimana juga sih pertemanan mereka, apakah ada yang ini itu dan lain-lain.


Kalian tetap suka ya, ini bonus terakhir hari ini, besok kita ketemu lagi, byee :)

__ADS_1


__ADS_2