Anak Yang Dibuang

Anak Yang Dibuang
Eps 69 ~ Rapat pemegang saham.


__ADS_3

Buat yang gamau terlalu bertele-tele, ini udah author buat sesingkat dan secepat mungkin, jadi jangan lupa Like, Komen, VOTE.


Tiga hari berjalan begitu cepat, Nata banyak menghabiskan waktu bersama dengan Harvy, 4 hari kedepan Nata akan sibuk dengan berbagai macam pekerjaannya.


Nata saat ini sedang mengurusi aset-aset dan juga semua peninggalan dari bundanya. Sedangkan untuk Lio, Endi, El, Reno mereka menjalani keseharian seperti biasanya.


Tiba-tiba saja Nata mendapatkan telepon dari asisten pribadinya, di layar kaca terpampang nama Willy.


"Hallo, selamat pagi nona Nata." Terdengar suara sapaan dari seberang telepon.


"Yah, selamat pagi, ada hal penting apa sehingga kamu sampai hubungi saya ?" Jawab Nata sekalian menanyakan ada hal apa yang sampai membuat Willy menghubungi dirinya.


"Begini nyonya, Seperti yang saya informasikan 3 hari yang lalu jika hari ini kita akan mengikuti rapat di perusahaan tuan Nelson." Jawab Willy yang kembali mengingatkan atau jika hari ini mereka mempunyai schedule untuk pergi ke perusahaan tuan Nelson.


"Baiklah." Jawab Nata yang akhirnya mengingat jadwalnya.

__ADS_1


Banyaknya rutinitas buat Nata sedikit melupakan jadwalnya, setelah panggilan telepon terputus Nata dengan segera mempersiapkan diri, sedangkan asisten pribadinya Saat ini berada di perjalanan menuju ke apartemen Nata, karena mereka berdua akan berangkat bersama menuju ke perusahaan Nelson, dan sudah sebagai tugas asisten pribadi untuk menjemput bosnya.


Kurang satu jam Nata sudah selesai mempersiapkan diri, ia menunggu asisten pribadinya di ruang makan, karena ia menyempatkan diri untuk memakan salad buah.


"Bi, tolong siapkan satu tempat lagi yah, rasanya untuk makan disini tidak memiliki waktu yang banyak, pasti Willy sekarang sudah berada di bawah." Ucap Nata kepada bi Ina, karena dirinya merasa enggan membuat orang lain menunggu terlalu lama.


"Baik, tunggu sebentar." Jawab bi Ina, setelah itu bi Ina mempersiapkan semua dengan penuh cekatan sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menyelesaikan.


"Terima kasih bi, kalau begitu sekarang Nata berangkat dulu yah, bibi jangan lupa sarapan sama makan siang." Ucap Nata berpamitan serta tidak lupa untuk memperhatikan kondisi bi Ina.


"Iya, hati-hati di jalan, jangan lupa siapkan waktu untuk berdoa terlebi dahulu." Jawab bi Ina.


"Hai Nata, apa kabar ?" Sapa Gerald terlebih dahulu.


"Hallo Gerald, aku baik-baik saja, kalau kamu sendiri bagaimana ?" Sapa balik Nata.

__ADS_1


"Aku baik-baik saja, hanya sedikit sibuk di perusahaan." Jawab Gerald sambil tersenyum kecil.


"Semangat Gerald, pekerjaan akan jauh lebih menyenangkan jika kamu mengerjakan tanpa memikirkan rasa lelah." Ucap Nata memberi semangat.


"Yah Nata, lalu bagaimana dengan kamu, apakah kamu juga sangat sibuk ?" Tanya Gerald.


"Belakangan ini memang sangat sibuk, huft tapi ini memang duniaku Gerald." Jawab Nata sambil mamaksakan senyum kecil.


"Aku bangga sama kamu Nat, dalam kurung waktu satu tahun, kamu bisa mengembangkan usahamu, bahkan kamu sudah memiliki cabang di mana-mana." Ucap Gerald yang selalu salut dengan kerja keras Nata.


"Jangan terlalu banyak memujiku Gerald, nanti aku mala menjadi besar kepala hahaha." Jawab Nata sambil terkekeh.


"Sepertinya asisten pribadimu sudah menunggu." Ucap Gerald yang melihat kehadiran Willy.


"Yah sekarang aku ada rapat, mungkin kita bisa berbicara di lain waktu." Jawab Nata sambil tersenyum kecil.

__ADS_1


"Baiklah hati-hati di jalan." Jawab Gerald.


"Kau juga." Ucap Nata sebelum meninggalkan Nata.


__ADS_2