Anak Yang Dibuang

Anak Yang Dibuang
Eps 74 ~ Tuan muda Winata


__ADS_3

**Jadi guys gimana, apa kalian sudah senang dan merasa tanggung, ayo gaes VOTE dan LIkE, dukungan kalian sangat berpengaruh.


Aku juga ucapin makasi buat yang udah ngevote,


ngelike dan ngedukung aku di komentar, aku bakalan usahain untuk up lebi banyak lagi dan yang penting lebi panjang lagi epsnya**.


"Ohiya, sekarang tante akan memperkenalkan kamu kepada putra tante, ayo." Ucap nyonya Wnata sambil menggandeng tangan Nata.


Nata dengan segera menarik tangan Willy, ia tidak akan mau jika berkenalan dengan anak nyonya Winata tanpa didampingi oleh asistennya.


- - -


Mereka bertiga berjalan menghampiri salah satu meja yang berada di paling tengah, meja tersebut ditempati oleh teman-teman tuan muda Winata dan juga tuan muda Winata tersebut.


Tuan muda Winata tampak sedang sibuk mengobrol dengan beberapa temannya, Nata dengan penuh kepaksaan mengikuti langkah nyonya Winata.


"Mahendra." Panggil nyonya Winata kepada putranya.


Mahendra Winata adalah putra tunggal keluarga Winata, Mahendra Winata adalah pengusaha yang cukup sukses di usia menginjak 21tahun, ia melanjutkan usaha serta beberapa bisnis orangtuanya.


"Tunggu sebentar." Ucap Mahen kepada teman-temannya sebelum berdiri.

__ADS_1


"Ada apa ma ?" Tanya Mahen kepada mamanya.


" Mama ingin memperkenalkan kamu dengan seseorang." Jawab sang mama yang tampak begitu antusias.


"Siapa ?" Tanya Mahen dengan singkat.


"Ini Nata, Nata ini Mahen." Ucap nyonya Winata memperkenalkan anaknya kepada Nata begitu pula sebaliknya.


"Nata." Ucap Nata sambil mengulurkan tangannya.


Satu detik


Tiga detik


Lima detik


Nata akhirnya menarik ulang tangannya, karena ia sama sekali tidak mendapatkan respon dari tuan muda Winata.


"Tidak sopan." Cibir Nata yang masi bisa di dengar nyonya Winata.


Nyonya Winata yang mendengar cibiran tersebut langsung membulatkan mata kepada anaknya, Ada apa dengan putranya, sekarang apakah putranya tidak bisa melihat jika wanita yang berada di depan hadapannya itu adalah sosok wanita idaman dan juga sosok menantu idamannya.

__ADS_1


"Mahen, kenapa kamu bersikap tidak sopan seperti itu ?" Tanya nyonya Winata yang tampak geram dengan tindakan dari putranya.


"Maaf." Satu kata yang dikeluarkan oleh Mahen setelah menyadari jika ia tidak membalas uluran tangan Nata.


"Dia cukup tampan, tapi sayang sekali tindakan yang tidak sopan itu pasti membuat nona Nata tidak suka." Batin Willy yang merasa miris.


"Tidak apa-apa tante, yang penting Nata sudah mengetahui namanya bukan." Ucap Nata menengahi ibu dan anak tersebut.


"Hmm, maaf atas ketidaknyamanannya Nata." Jawab nyonya Winata yang tampak merasa tidak enak.


"Tidak usah merasa tidak enak tante." Ucap Nata sambil tersenyum kecil, meskipun ia merasa tidak suka kepada tuam muda Winata, tetapi ia merasa tidak enak jika harus menunjukan secara terang-terangan kepada nyonya Winata.


Nyonya Winata adalah orang yang baik hati, rasanya akan tidak enak membuat orang sebaiknya Winata merasa tidak enak hati.


Main mengalihkan pandangan kepada Nata, gadis yang mengulurkan tangan tetapi tidak dibalas olehnya, sebanarnya bukan secara sengaja ia melakukan hal itu.


Pada awalnya ia merasa terpesona dengan kecantikan Nata, gadis tersebut berhasil mencuri perhatiannya, tetapi ia malah bersikap bodoh, dan rasanya ia begitu menyesal.


Mahendra adalah cowok yang tidak mudah menyukai wanita, ia tidak akan tertarik dengan sembarang wanita.


Tapi wanita yang berada di depannya cukup mencuri perhatian, ia ingin mengulurkan tangan tapi ia takut gadis tersebut malahan tidak akan membalas uluran tangannya.

__ADS_1


__ADS_2