Anak Yang Dibuang

Anak Yang Dibuang
Eps 67 ~ Zena


__ADS_3

Dan disaat itu Zena membalas perlakuan anak yang ia anggap nakal, tidak ada yang boleh membuat adiknya menangis, dan ia juga mengatakan siapapun yang berani membuat adikku menangis, maka aku akan membalasnya.


Meskipun saat itu usia mereka masih belia, tetapi aura dan juga tatapan yang dikeluarkan oleh Zena membuat orang yang ada di sana sedikit kaget.


Sebegitu protektif Zena, yang membuat nyonya besar Alexander yakin, jika Zena sudah menyiapkan pertunjukan besar.


~ ~ ~


Pada saat ini seorang wanita stengah baya, ia terlihat masi sangat muda dan juga memiliki kecantikan alami, sehingga orang tidak akan menyangka jika dia sudah memiliki 1 orang anak berusia sekitar 17tahunan.


Wanita tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah Zena, wanita tersebut mengunjungi pekuburan, ia berniat untuk berziarah kepada almarhum sahabatnya.


"Kau tau Nydia, sekarang putra dan putrimu sudah tumbuh menjadi anak yang kuat, mereka bahkan bisa berdiri diatas kaki mereka sendiri tanpa meminta bantuan kepada orang lain."

__ADS_1


" Maafkan aku, bukan karena aku tidak ingin membantu mereka, tetapi mereka meminta agar aku tidak terlalu jauh ikut campur, karena mereka ingin menyelesaikannya semua sendiri, jadi kau jangan marah padaku yah."


"Kau juga harus tahu, jika sekarang ibumu sudah berada disekitar mereka, Sekarang aku tidak tahu apakah ia sudah mengetahui jika anak-anak itu adalah cucunya, tapi aku tahu cepat atau lambat ia akan mengetahui semuanya."


"Apa disana kamu baik-baik saja, kamu tidak perlu khawatir lagi sekarang, Meskipun aku tidak pernah turun tangan sendiri untuk membantu putra dan putri mu, tapi aku sudah menyiapkan kejutan kepada orang yang sudah menyebabkan kamu pergi meninggalkanku sendiri."


"Aku merindukanmu adik kecilku, andai saja dulu aku tidak menyetujui permintaan kamu menikah dengan pria brengsek itu, mungkin saja sampai saat ini kita masih bersama." Batin Zena sambil memejamkan mata.


Dirinya menjaga dan tidak pernah membiarkan Nydia menangis sejak kecil, tapi karena orang tersebut ia harus kehilangan Nydia, Nydia benar-benar pergi meninggalkan dia sendirian.


Zena sangat merasa sakit hati dan juga terhina karena adiknya diperlakukan seperti itu, dulu orang yang selalu setia mendampingi pria itu adalah Nydia, tetapi dengan tidak tahu dirinya pria itu menyia-nyiakan Nydia.


Zena sudah menyiapkan banyak kejutan untuk Nelson, yah Nelson adalah orang yang membuat adiknya meningggal.

__ADS_1


Semenjak Nydia meninggal, Dia memutuskan untuk tinggal di luar negeri terlebi dahulu, karena ia sudah berjanji kepada Nata dan Lio jika iya tidak akan menyentuh Nelson, sebelum Nata dan Lio menyelesaikan permainan mereka.


Tapi karena ia mendengar kedatangan keluarga Alexander, ia memutuskan untuk kembali ke Indonesia.


Saat ini Ia memutuskan untuk mencari waktu yang tepat untuk menemui Nyonya Alexander, sudah sejak lama ia tidak pernah bertemu dengannya keluarga Alexander.


Semenjak Nydia meninggalkan kediaman Alexander, sejak saat itu juga Zena sama sekali tidak pernah menginjakkan kaki di kediaman Alexander.


Zena tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi jika sampai nyonya besar Alexander mengetahui bagaimana keadaan putrinya.


Zena dan nyonya besar Alexander mereka berdua adalah wanita yang berdarah dingin, mereka sama sekali tidak pernah melepaskan lawan mereka, tetapi setiap permainan mereka tidak ada yang pernah mengetahui ataupun menebak akan apa yang mereka rencanakan.


Jauh berbeda dengan Nydia yang memiliki hati lemah lembut serta ia bisa memaafkan dengan mudah.

__ADS_1


__ADS_2