Anak Yang Dibuang

Anak Yang Dibuang
Eps 62


__ADS_3

***Ok guys maaf juga untuk hari ini episode nya masih tetap pendek dan yang lain juga masih belum direvisi, sebenarnya author janjinya sabtu kemarin, tapi karena author sedang tidak enak badan, jadinya masi belum sempat.


Oke gaes, aku semua ingetin buat kalian jangan lupa buat like comment dan vote, Aku mau minta maaf sama kalian kalo emang aku kebanyakan promosiin Instagram aku, tapi semoga kalian suka yah sama cerita-cerita aku ini.


Nah Kalian juga boleh baca novel-novel aku yang lain, aku saranin buat baca "Anak Orang Kaya." Terlebih dahulu, menceritakan anak-anak orang kaya yang baik dan juga tidak angkuh, kisah pertemanan 6 orang, yang berakhir tersisa 3 orang saja, kemana yang lain, dan apa yang menyebabkan mereka sisa bertiga, kalian bisa cek di profile aku***.


Kapan harinya mereka berlima sudah berada di meja makan, hari ini hanya makan roti saja tanpa makanan enak lainnya, karena bi Ina sedang tidak enak badan.


Mereka Berangkat lebih awal karena harus sarapan dulu di sekolah, mereka berangkat ke sekolah menggunakan mobil masing-masing.


Loh, bukannya El, Reno, Endi lagi nginep di apartement Nata, kok bisa ada mobil mereka ? Jawabannya adalah orang-orang mereka sudah membawakan mobil ke apartemen tadi malam sekitar pukul 12 malam.


Nata juga menyetir sendiri, Endi berada di posisi paling depan, di belakang mobil Endi ada Lio, dan Nata, baru El dan Reno.


Ketika mereka bersama-sama memasuki pekarangan sekolah menggunakan mobil dengan warna yang sama yaitu hitam, mereka menjadi pusat perhatian sekolah, dan juga sudah mengetahui siapa pemilik dari mobil sport mewah tersebut.


Mereka langsung saja buru-buru berjalan ke arah kantin, dan tidak sengaja Nata bertabrakan dengan seorang siswa yang tak lain adalah Niko.

__ADS_1


Niko tidak langsung meminta maaf, tetapi ia menatap Nata dari ujung kaki sampai ujung kepala, dan mengahlikan pada keempat pria yang berada di sisi kanan dan Sisi kiri Nata, setelah itu ia langsung meninggalkan tempat tersebut tanpa mengucapkan "sorry."


Hal tersebut tentu saja membuat keempat orang yang berada di samping kiri dan kanan mata merasa greget, Nata hanya menghela nafas kasar ia sama sekali tidak ingin mencari masalah di pagi hari.


Akhirnya mereka melanjutkan perjalanan menuju ke kantin, dan mereka memilih tempat duduk dan meja secara random, karena biasanya mereka kantin ramai mereka selalu milih duduk di pojokan.


Mereka makan tidak terlalu buru-buru karena jam mata pelajaran akan berlangsung pada pukul 07.15, mereka masih memiliki waktu sekitar 35 menitan.


Mereka tidak antri karena memang kantin dalam keadaan sepi sehingga mereka selesai dalam waktu lima menitan, dan untuk kali ini Nata yang membayar makanan mereka, karena mereka tidak memiliki uang cash, bisa saja menggunakan kartu kredit tapi Nata sudah lebih dahulu membayar.


"Baiklah, ayo." Jawab mereka menyetujui, karena memang sebentar lagi mata pelajaran akan segera dimulai.


Seperti biasanya mereka mengantar Nata terlebih dahulu kelas baru mereka masuk ke kelas mereka, itu sudah menjadi kebiasaan mereka dan juga rutinitas mereka semenjak Nata bersekolah bersama dengan mereka.


Nata sudah beberapa kali menolak untuk diantar ke kelas dengan menggunakan berbagai macam alasan, tetapi mereka selalu saja memiliki alasan agar tetap bisa mengantar Nata ke kelas, dan pada akhirnya Natal mengalah saja.


Kegiatan belajar mengajar berjalan dengan lancar untuk seluruh siswa dan siswi kelas 10 dan 11, berbeda dengan anak kelas 12 yang saat ini datang sekolah untuk mendiskusikan kemana mereka akan mengadakan perpisahan.

__ADS_1


"Oke sekarang gua mau nanya sama kalian semua, ngomong nanti kita bakalan banyak kesempatan untuk libur panjang, apa ada di antara kalian yang sudah memiliki plan sendiri ?" Tanya Rendi mempermuda.


Semua diam saling memandang satu sama lain dan mengatakan dengan kompak kalau mereka belum memiliki Plan untuk berlibur, dan Rendi merasa cukup puas dengan jawaban teman-teman sekelasnya, ia langsung saja mengutarakan idea dia.


"Oke jadi gini, gue mau nyaranin buat kita trip selama 2 minggu, selama 2 minggu ini kita akan trip ke berapa tempat yang ada di Indonesia, gimana dan waktunya bisa kita tentuin kalau kalian semua setuju dengan ide ini." Ucap Rendi kepada semuanya.


"Oke, Kalau gue sih setuju setuju aja gimana yang lain ?" Jawab Nata dan kembarannya.


"Kita juga setuju kalau begitu." Jawab Ella.


Dan akhirnya mereka semua menyetujui rencana yang diusulkan oleh Rendi, Rendi langsung saja menyarankan beberapa tempat yang wajib untuk mereka kunjungi.


"Jadi untuk trip kali ini Bali tidak masuk dalam daftar kita, gw rasa kita sudah cukup bosan untuk pergi ke Bali." Ucap Rendi yang sudah cukup males pergi ke Bali.


"Lah terus kita mau kemana dong, bukannya Bali salah satu tempat yang bagus." Ucap Raisa yang sedikit tidak setuju dengan omongan Rendi.


"Di kota Manado, ada pulau bunaken, kita bisa trip tiga pulau disana selama 2malam 3 hari, dan juga banyak tempat wisata yang masih kaya akan alam disana." Ucap Rendi karena ia memang sudah mencatat dalam memori otaknya.

__ADS_1


__ADS_2