
Nata dan sekertaris Han tampak duduk disalah satu kursi dan meja yang letaknya berada di samping pojok, kedua orang tersebut tampak begitu serius, Nata tampak mengotak atik tabletnya dan Han menggunakan labtopnya.
Di atas meja mereka juga sudah tersedia beberapa kue dan juga minuman, sekertaris Han menyempatkan waktu untuk sarapan, sedangkan Nata hanya mengemil saja karena ia sudah sarapan bersama dengan ketiga adiknya.
"Sekertaris Han, saya akan beristirahat sebentar di ruang kerja, jika anda ingin ikut silakan, karena anda bisa bekerja di ruangan itu." Ucap Nata yang tampak merasa lelah.
"Tidak apa-apa nona, saya bekerja disini saja sambil mengawasi orang-orang yang berkerja." Jawab sekertaris Han menolak secara halus.
"Baiklah kalau begitu, kalau membutuhkan sesuatu kamu bisa langsung minta tolong kepada mereka." Ucap Nata sebelum berlalu pergi.
Pov. Sekolah.
Jauh berbeda dengan Nata yang saat ini sedang beristirahat, tampaknya Lio, El, Endi dan Reno tengah sibuk makan di kantin.
"Lio, apa kamu sudah mengetahui jika nanti ka Nata akan lanjut kuliah dimana ?" Tanya El dengan tampan penasaran.
__ADS_1
"Entahlah, untuk yang satu itu aku belum mengetahuinya." Jawab Lio yang memang belum membicarakan dengan Nata.
"Oh seperti itu, lalu apa rencana berikutnya untuk orang-orang itu ?" Tanya El lagi.
"Maksudmu ?" Ucap Lio yang tak paham.
"Maksud El, apa yang akan kita lakukan kepada keluarga baru mantan ayahmu, apakah kita hanya akan diam saja." Jawab Reno menerangkan maksud dari ucapan El.
"Untuk yang satu itu aku juga belum tahu." Jawab Lio.
" Baiklah kalau begitu." Jawab mereka begitu tampak lesu, karena mereka rasa sudah terlalu lama membiarkan Nelson dan keluarga hidup dengan tenang.
"Tapi kalian siapkan saja satu persatu mainan untuk mereka, agar supaya disaat ka Nata sudah mengizinkan kita untuk bertindak kita tidak perlu menunggu lama lagi." Ucap Lio yang sama halnya sudah merasa membiarkan Nelson dan keluarga hidup dengan tenang cukup lama.
Kira-kira seperti itulah mereka di sekolah tanpa adanya Nata yang mengawasi.
__ADS_1
Kembali lagi ketempat Nata dan juga sekretaris Han, Nata dan sekertaris Han tampak sedang sibuk dengan urusan mereka masing-masing.
Tampaknya suasana sudah mulai ramai, orang-orang sudah mulai berdatangan ke toko kue sekaligus restoran mini milik Nata.
"Tampaknya hari ini begitu ramai." Ucap Nata sambil memperhatikan sekitarnya.
"Yah nona, secara kebetulan juga sekarang menjelang jam makan siang jadi tempat kita seperti biasanya akan kebanjiran pembeli." Ucap salah satu pelayan.
" Baguslah jika memang seperti itu, tolong kalian awasi mereka dan juga melayani mereka dengan sebaik mungkin, jangan sampai castomer kita kecewa dengan layanan yang diberikan." Ucap Nata sambil tersenyum ia senang karena orang-orang banyak yang menyukai toko kuenya.
Semua pembaca Terima kasih banget kalian sudah mau stay buat nungguin karya aku dipublish, Aku pertama-tama mau minta maaf kepada kalian semua karena aku udah jarang up.
Dikit mau bicara, aku mulai dari Senin kemarin udah sekolah, dan secara kebetulan sekolah aku cukup ketat dalam kelas online, jadi aku sekarang harus benar-benar bisa buat ngebagi waktu.
Aku di sini cuma manusia biasa doang aku juga butuh untuk istirahat, untuk menulis aku pun membutuhkan ide yang bagus dan muda dipahami, begitupun aku sekolah membutuhkan waktu untuk kelas dan membuat tugas, jadi saya harap kalian paham yah.
__ADS_1