Anak Yang Dibuang

Anak Yang Dibuang
Eps 56 ~ Liburan II


__ADS_3

Mereka saat ini berada di perjalanan menuju ke negara Italy, dari bandara mereka langsung saja memilih hotel bintang lima Four Seasons Hotel, yang diperkirakan selama satu malam harus mengeluarkan biaya sekitar 15.690.000 sekian.


Mereka sama sekali tidak mempermasalahkan harga permalamnya, asalkan mereka mendapatkan pelayanan yang menyenangkan dan selama tempatnya nyaman kenapa tidak, mereka memilih hotel bintang 5 karena mereka membutuhkan ketenangan dan juga privasi yang ketat.


Mereka hanya menginap satu malam saja, karena besok malam mereka akan langsung chek out menuju ke swis.


Mereka sampai pada pukul 11 siang di swis, dan sesudah mengganti pakaian mereka, mereka langsung saja pergi berjalan-jalan.


Tempat pertama yang mereka kunjungi adalah Koloseum, mereka hanya sekedar berfoto-foto dan kembali melanjutkan perjalanan.


Sebenarnya ini bukan pertama kalinya mereka datang ke negara Italy, tapi tetap saja mereka ingin berjalan-jalan menikmati negera Italy.


Setelah puas berjalan-jalan mereka memutuskan untuk mencari tempat makan terlebih dahulu, karena saat ini perut mereka sudah protestan serta ingin diisi.


Mereka memilih restoran Aroma, di Palazzo Manfredi, yang memiliki pemandangan indah di Colosseum dan semua pusat sejarah kota.


Meskipun harus merogoh kocek lagi mereka tidak mempermasalahkan karena sekali lagi uang bukan masalah besar bagi mereka.


Berbagi cerita dan juga diskusi akan kemana lagi mereka setelah ini, mereka hanya memiliki waktu 7 hari saja untuk berlibur.

__ADS_1


"Besok bukannya kita akan pergi ke Swiss ?" Tanya El.


"Yah, sepertinya memang besok kita harus pergi ke Swiss, lagi pula aku juga sudah sedikit rasa bosan berada di sini." Jawab Reno, sampai sekarang ia masih kesal karena sahabat-sahabatnya tetap memilih negara Italy untuk dikunjungi.


"Yah sudah, kalau begitu Sebaiknya kita segera menghabiskan makanan kita dan melanjutkan membeli barang-barang." Ucap Endi menjadi penengah.


"Selamat makan." Ucap keempatnya.


Mereka makan dengan tenang serta tidak ada yang berbicara, karena mereka begitu menghormati makanan yang ada di depan mereka, tidak sopan bukan jika berbicara disaat sedang makan.


Sesudah menghabiskan semua makanan mereka, mereka menunggu sekitar 15 menitan untuk beristirahat terlebih dahulu, dirasa cukup mereka akhirnya melanjutkan kegiatan mereka.


Seperti yang kalian ketahui jika memang di Indonesia mereka jarang sekali membeli baju dan lain-lain, karena jika mereka sedang berada di luar negeri mereka pasti akan sedikit khilaf.


"Lio, apakah kamu masi lama ?" Tanya Endi karena ia sudah ingin pindah toko.


"Tidak, aku hanya ingin mencarikan beberapa baju untuk kak Nata saja, tunggu sebentar." Jawab Lio yang tampak masih sibuk memilih-milih.


Ketika mendengarkan mana Nata disebutkan, mereka yang awalnya sudah duduk menunggu Lio, akhirnya segera berpencar lagi, Lio hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah dari sahabat-sahabatnya.

__ADS_1


Seharusnya ia tidak keceplosan karena, pasti ketiga sahabatnya akan sangat lama, 1 fakta yang perlu kalian ketahui, jika mereka memilih baju dan merek yang sama dan ketika sampai di kasir mereka akan berantem terlebih dahulu, karena mereka tidak mungkin memberikan pakaian yang sama kepada Nata.


Dan kali ini Lio berharap kejadian-kejadian yang lalu tidak akan terulang lagi, Lio tidak lupa membeli beberapa untuk bi Ina.


Ketika sampai di kasir, seperti yang diperkirakan Lio mereka membawa barang-barang yang sama, Lio menghela nafas melihat itu, dan memutuskan untuk mencari tempat duduk.


Lio melihat ketiga sahabatnya tidak akan berhenti berdebat, akhirnya ia memutuskan untuk meminta kartu sahabat-sahabatnya, dan meminta kasir untuk memilih salah satu kartu, yang sudah lebi dahulu di acak.


Dan ternyata kasir memilih kartu Reno, sehingga Reno ia tersenyum puas, dan kedua sahabatnya hanya menatap tidak suka, karena mereka harus mengembalikan barang yang sudah mereka ambil, yang sama persis dengan Reno ambil.


Hasilnya Endi dan juga El, berdua masing-masing hanya membeli 3 barang saja untuk Nata, satu sweater dan dua topi yang Endi belikan, dan El ia membeli 3 kacamata.


Lio hanya hanya bisa tersenyum kecil melihat tingkah sahabat-sahabatnya, tapi acara kesal-kesalan tidak langsung lama, karena Lio yang bisa dengan cepat membuat mereka berbaikan.


Mereka melanjutkan perjalanan mereka, hari ini mereka cukup banyak mengeluarkan uang, tetapi mereka terlihat puas dan juga lelah.


Setelah merasa semuanya sudah lebih dari cukup, akhirnya mereka kembali ke hotel, mereka menikmati semua fasilitas hotel, mereka juga mendapatkan dinner gratis dari pihak hotel.


Hal itu tentu saja bisa membuat diri mereka menjadi lebih hemat, begitu kira-kira keseharian mereka ketika berlibur.

__ADS_1


Kalian pernah ngasih Liburan sama teman kalian, kalau pernah kalian boleh cerita ya di bawah ini.


__ADS_2