
***Kemungkinan author hanya up 2 / 3 eps yah hari ini, karena author sedikit tidak enak badan, and sore juga ada acara keluarga yang kemungkinan akan sampai larut.
Hallo semua, please jangan lupa buat Like, Komen and Vote yah, and sekarang doain juga semoga author baik-baik saja, senang banget ngeliat rank novel kita ada di 140an, makasi yah semua buat supportnya.
Aku juga mau minta maaf ni, eps hari ini ama besok mungkin akan sedikit pendek dari biasanya, semoga kalian ngerti yah, and aku juga ngetiknya cuma pake 2 tangan, dua kaki aku gabisa bantu ngetik jadi ada keterbatasan.
love u all, and makasi yang uda follow di instagram @angelicaclaudiatengker, kita bisa temanan online kok, kalau mau ngobrol-ngobrol di chat aku pasti respon hehe, yang gak follow juga kita bisa temanan online lewat novel ini, me luvv u all*** :)
Hari ini juga mereka akan langsung kembali ke Indonesia karena besok sudah memasuki hari sekolah, Nata yang akan menjemput mereka di bandara.
Terlihat sosok gadis cantik yang baru saja turun dari mobil Alphard, yang datang bukan hanya satu mobil saja, tetapi ada dua mobil, mereka sampai di Jakarta pada pukul 8 malam.
Gadis cantik tersebut dikelilingi 4 Bodyguard, 2 di sisi kanan dan 2 di sisi kiri, datang menjaga dan juga mengambil barang-barang sesuai perintah dari atasan, tempatnya mereka adalah orang-orang El.
Karena tidak mungkin untuk El dan yang lain membiarkan Nata datang sendirian, jadi El meminta orang-orangnya untuk datang bersama dengan Nata, El sudah mewanti-wanti untuk tidak membuat Nata lecet.
Syukur saja mereka berempat sudah terbiasa bersama dengan Nata atau mengawal Nata, karena anak adalah tipikal anak yang baik serta tidak pernah membanding-bandingkan status dan derajat orang lain, sehingga mereka merasa nyaman dan juga bersumpa akan menjaga nona Nata dengan baik.
"Pak Tono, Kenapa tidak datang-datang yah, apa mereka pikir kita berlima patung." Kesal Nata sambil menyilangkan tangannya di depan dada.
__ADS_1
"Saya tidak tahu nona, mungkin saja sekarang mereka sedang mengambil bagasi, maka mereka sedikit terlambat." Jawab pak Tono salah satu bodyguard, sedangkan yang lain hanya geleng-geleng kepala melihat Nata yang tampak kesal.
"Apa sekarang nona tidak sebaiknya kita duduk terlebih dahulu." Ucap Tono yang takut jika Nata mala kelelahan.
"Tidak apa." Jawab Nata.
Nata benar menjadi center atau pusat perhatian di bandara tersebut, ia datang menggunakan mobil mewah dan di jaga ketat oleh empat bodyguard yang berada di samping kiri dan kanannya.
Apa lagi aksi Nata yang terlihat kesal, membuat para pria langsung menjadi gemas, dan para wanita yang hanya bisa menatap iri.
Kecantikan alami dari Nata jarang dimiliki oleh para perempuan lainnya, sehingga pesona Nata menjadi sangat kuat dan berbeda.
Tidak lama kemudian banyak wanita yang bersorak melihat ada empat pria tampan, yang baru saja keluar, berbeda dengan Nata yang sudah kesal, khawatir dan lega bahagia.
"Hai kakak." Ucap mereka berempat secara bersamaan menyapa Nata dengan senyum manis, berbeda dengan keempat bodyguard yang sudah harap-harap cemas.
"Kenapa kalian lama sekali, apa kalian pikir kami berlima itu adalah patung." Sembur Nata dengan ekspresi menggemaskan.
"Benarkan, pasti nona Nata akan langsung menyembur mereka dengan omelan, yah ampun jangan sampai kita yang menjadi tempat semburan para tuan muda." Batin keempat pengawal tersebut.
__ADS_1
"Tadi ada beberapa yang minta foto, sebagai anak-anak yang baik kitapun menerima ajakan mereka." Jawab mereka kompak, sesuai yang mereka diskusikan tadi.
Karena mereka sudah mendapat kabar jika Nata, sudah mengomel-omel, karena memang mereka yang terlambat datang.
"Baiklah, sekarang apa kalian tidak merindukan kakak, kenapa kalian hanya diam saja seperti patung." Ucap Nata dengan sedikit melotot.
"Hehe bruk." Mereka langsung memeluk Nata tanpa aba-aba, membuat Nata menjadi susah bernafas.
Orang-orang yang melihat itu pun merasa kaget dan juga merasa jika Nata adalah wanita paling beruntung, bisa-bisanya Nata di peluk oleh 4 pria sekaligus.
Keempat bodyguard yang melihat itu merasa khawatir, takut para tuan muda terlalu erat memeluk Nata, yang bisa saja kehabisan nafas.
"Hei lepaskan, apa kalian semua ingin membunuhku.." Teriak Nata dengan suara yang sedikit terjepit.
Suara Nata membuat mereka sadar jika memeluk Nata terlalu erat, dalam hati mereka merutuki kebodohan mereka, bisa saja mereka akan kena semprot untuk kedua kalinya.
Aksi mereka tersebut tidak lepas dari Paparazzi, sosial media kembali dihebohkan dengan kembalinya ke 4 pria tampan tersebut.
Banyak yang merasa iri dengan kedekatan mereka berlima, apa lagi Nata yang selalu di jaga oleh keempat pria tampan tersebut.
__ADS_1
Meskipun mereka berada di luar negeri tetapi mereka tidak pernah melepas pengawalan mereka terhadap Nata, Nata memang mengetahui jika ia di kawal oleh keempat bodyguard, tetapi yang tidak ia tidak ketahui adalah ia yang memiliki pengawal bayangan lainnya.
Kalian juga perlu tahu jika Nata sudah beberapa kali hampir dicelakai orang yang tidak dikenal, tetapi rencana mereka selalu gagal dan para pelaku menjadi tempat keempat pria tampan melampiaskan kekesalan.