
Hallo semua, apa kabar? Sekarang Jakarta dikembalikan dengan psbb, Apa kalian bosan di rumah? Semangat terus yah, Ingat jaga kesehatan dan juga keselamatan diri masing-masing.
Jangan menyepelekan lawan yang tidak terlihat karena hal tersebut bisa membawa anda dalam bencana teman-teman, so tetap stay safe dimanapun kalian berada.
Alvaro berada di tempat yang sama dengan tempat yang menjadi pilihan Nata untuk makan malam, karena dimana pada kesempatan kali itu ia bertemu dengan rekan lamanya.
Setelah tidak sengaja berpapasan dengan Nata, akhirnya Alvaro dan orang-orangnya langsung meninggalkan tempat tersebut menuju ke salah satu hotel bintang 5 yang ada di Jakarta.
Memang menginap di salah satu hotel bintang 5 yang ada di Jakarta karena sebelumnya Ia hanya beberapa hari di Indonesia saja.
Alvaro akan kembali ke Rusia dalam waktu 15 hari kedepan, karena masih ada beberapa pekerjaan yang harus ia bereskan di Indonesia titik ditambah lagi ia tampaknya tertarik dengan rekan bisnis yang baru ia temui.
Di dalam mobil Alvaro terlihat tidak seperti biasanya, dimana ia sempat melamun beberapa kali tampaknya ia sedang memikirkan gadis yang baru saja ia jumpai.
" Apa benar ia sudah memiliki kekasih? " Tanya Alvaro dalam hatinya.
__ADS_1
"Kalau dia sudah memiliki kekasih, apa masalahnya denganku." Batin Alvaro lagi.
" Gadis itu memenuhi pikiranku saja." Kesal Alvaro.
"Tapi gadis itu cantik, dia juga jauh lebih menarik dari pada yang lain. " lagi lagi dan lagi Alvaro berbicara dalam hati.
"Tapi kenapa gadis itu terlihat tidak tertarik denganku, padahal aku tampan dan juga mapan, karena ia sudah memiliki kekasih yah ?" Tanya Alvaro lagi yang tampak semakin kacau.
Sejak pertemuan siang tadi, Alvaro memang sudah dipenuhi oleh Nata, senyuman Nata yang singkat membuat Alvaro menjadi berdebar, Bahkan ia menanyakan hal konyol kepada assiten pribadinya.
"Maaf tuan, tapi biasanya orang yang tiba-tiba berdebar ketika ia jatuh cinta, apa mungkin tuan jatuh cinta pada pandangan pertama." Jawab asisten Lukas dengan sok tahu.
"Tidak mungkin." Sarkas Alvaro sambil memalingkan wajah ke arah jendela.
Flashback of.
__ADS_1
Alvaro kembali teringat dengan tanggapan yang diberikan oleh asisten pribadinya yang tidak lain adalah Lucas, jangan-jangan apa yang diucapkan oleh Lukas adalah kenyataan.
Tapi tidak mungkin untuk pria jatuh cinta secepat itu terhadap gadis yang baru ia temui siang tadi.
Sudah jelas jauh berbeda dengan Alvaro yang saat ini tengah pusing dengan pikirannya di dalam mobil, saat ini Nata sedang tertawa bersama dengan yang lainnya.
" Apa kau tahu, tadi ada seorang wanita yang datang dan meminta Kenzo untuk berfoto dengannya." Ucap Keisha kepada Nata dengan nada menggoda tentunya.
"Benarkah, Bukankah ketampanannya hanya sebentar saja? " Goda Nata lagi.
"Diamlah Keisha, jangan sampai aku merobek mulutmu." Kesal Kenzo, karena sejak tadi Keisha saudara kembarnya terus-menerus memancing Nata untuk menggoda dirinya.
"Huft, galak sekali, Kenapa kamu begitu galak terhadap saudara kembarmu yang cantik ini? " Masih dengan nada ejekan tentunya.
"Karena kamu selalu membahas sesuatu yang tidak penting." Jawab Kenzo cepat, tetapi dalam lubuk hati yang paling dalam tentu saja ia begitu menyayangi saudara kembarnya.
__ADS_1
Halo semua, jangan lupa untuk tetap dukung novel ini karena dukungan kalian sangat berpengaruh untuk memberikan semangat kepada penulis.