Anak Yang Dibuang

Anak Yang Dibuang
Eps 90 ~ Serius.


__ADS_3

Di paling bawah akan ada INFO penting yah, jangan lupa juga buat LIKE, KOMEN, VOTE, TENKYU.


Nata tidak mungkin lupa untuk membawakan kue kesukaan Harvy, Harvy menyukai kue yang kaya akan cokelat.


Harvy terus tersenyum melihat Nata, sunggu anak kecil tersebut begitu mengemaskan, ia makan sangat lahap dan berteteran sehingga membuat Nata harus ekstra sabar untuk membantu merapikan makanan yang berserakan.


Melihat kedua orang tersebut tersenyum bahagia, sekertaris Han hanya bisa menatap dengan senyum kecil, ia senang jika Nata banyak menghabiskan waktu dengan Harvy, Harvy seolah bisa membuat Nata lupa jika banyak pekerjaan yang menunggu Ia di luar sana.


Memanfaatkan waktu, sekertaris Han langsung saja mengurus sisa pekerjaan miliknya dan juga milik Nata.


"Harvy, sekarang mommy pulang dulu yah, nanti kita bertemu di lain waktu lagi." Ucap Nata kepada anak kecil yang sudah ia anggap sebagai anak sendiri.


"Baik mommy, sampai jumpa." Ucap Harvy melambaikan tangan.


Jika kalian bertanya dimananya nyonya besar Alexander dan juga Zero, saat ini kedua orang penting tersebut sedang memiliki urusan di luar, sehingga Harvy harus di tinggal di rumah, tapi kalian semua tidak perlu khawatir karena pengawalan dan juga penjagaan di rumah Alexander begitu ketat.


Tanpa membuang-buang waktu Nata langsung pamit pulang untuk bertemu dengan adiknya Lio. Masih bersama dengan sekertaris pribadinya Han, Han akan membantu menjelaskan kepada Lio.


"Sekertaris Han, kapan kita akan sampai ?" Tanya Nata.


"Sebentar lagi kita akan segera sampai di apartemen." Jawab sekertaris Han.


Sepanjang perjalanan sibuk dengan tugas dan juga pekerjaan masing-masing sehingga membuat mereka tidak merasakan jika perjalanan begitu jauh.


"Nona kita sudah sampai." Ucap sekertaris Han.

__ADS_1


"Baiklah." Jawab Nata.


Bergegas turun dari mobil dan langsung masuk ke lobby apartement.


"Hallo Lio, kamu ada dimana sekarang ?" Tanya Nata karena pada saat ini ia sedang menelpon adiknya.


"Hallo kak, aku baru sampai di apartemen." Jawab Lio kepada kakaknya.


"Baiklah, sampai jumpa." Tanpa menunggu jawaban dari Lio, Nata langsung saja mematikan panggilan telepon.


" Silakan duduk sekretaris Han." Ucap Nata kepada sekertarisnya.


"Terima kasih nona." Jawab sekertaris Han.


Bi ina, tanpa menjawab ia langsung duduk dan tersenyum ke arah Nata, Natapun sebaliknya membalas senyum manis dari bi Ina.


Saat ini ketiganya sedang menunggu Lio yang sedang berganti baju, karena Lio baru pulang dari apartement El.


"Hai kak, maaf jika lama menunggu." Ucap Lio yang baru saja keluar dari kamarnya.


"Hallo sekertaris Han, maaf membuat menunggu lama." Sapa Lio yang tak melupakan sekertaris Han.


"Hai bi." Ucap Lio kepada bi Ina.


"Duduklah." Ucap Nata yang terlihat serius.

__ADS_1


"Baiklah, tampaknya sekarang kakak begitu serius." Jawab Lio.


"Ada yang perlu kakak bicarakan Lio, ini menyangkut perkuliahan, langsung saja kakak ingin melanjutkan kuliah di luar negeri, jadi bagaimana tanggapanmu ?" Tanya Nata yang tak ada basa-basinya.


Lio tampak diam beberapa detik, terlihat wajahnya menunjukan jika ia tidak setuju tapi beberapa detik kemudian berubah menjadi senyum cerah.


"Baiklah, tapi aku punya syaratnya." Jawab Lio sambil tersenyum cerah.


"Katakan." Ucap Nata yang tampak penasaran.


Sedangkan untuk sekertaris Han juga bi Ina hanya diam dan menyimak percakapan antara keduanya.


"Aku harus bisa berkunjung menemui ka Nata selama satu bulan satu kali, begitu pula sebaliknya." Jawab Lio masih dengan senyumannnya.


"Baiklah, kalau begitu kakak tidak masalah." Jawab Nata dengan senyum tak kalah cerah.


Akhirnya Nata memutuskan untuk melanjutkan kuliah di luar negeri, ia akan mempersiapkan semua kebutuhannya dan juga tidak lupa dengan memilih kampus mana yang akan menjadi tempat ia berkuliah.


Stanford University, Amerika Serikat adalah university yang menjadi incaran Nata, Nata yang memiliki tingkat kemampuan di atas rata-rata sudah bisa dipastikan akan lolos menjadi mahasiswi stanford.


Meskipun University tersebut adalah kampus yang digadang-gadang sebagai kampus termahal di dunia, Nata sama sekali tidak mempermasalahkan hal tersebut.


Mungkin eps kedepan akan banyak menceritakan tentang perkuliahan Nata, dan perjalanan Nata selama berkuliah di Stanford University.


Selamat menikmati perjalanan kedua Natalia Chrisly setelah lulus dari bangku sekolah menengah atas, semoga kalian suka.

__ADS_1


__ADS_2