Anak Yang Dibuang

Anak Yang Dibuang
Eps 15 ~


__ADS_3

Si kembar tampak bergabung dengan meja yang di duduki oleh Nata dan Reisya, Nata dan Reisya sama sekali tidak mempermasalahkan hal tersebut, tetapi Nata merasa sedikit risih karena terus diperhatikan secara lengkap oleh kembar yang berada di depannya.


Astaga apakah mereka berdua juga adalah fans dari adiknya, menyebalkan jika harus mendapatkan tetapan seperti itu tapi mau bagaimana lagi, tidak akan mengatakan jika ia adalah kakak dari Lio, jika kedua kembar tersebut tidak menanyakan kepadanya.


Reisya yang mengetahui kedua adik kembarnya menatap teman barunya dengan tatapan aneh, dengan segera angkat bicara, tetapi belum sempat ia berbicara saudara kembarnya datang membawa makanan yang dipesan.


"Hei, kalian berdua ngapain disini." Tegur Rendi kepada kedua adik kembarnya.


"Hmm, memangnya tidak boleh Jika kita ingin duduk disini ?" Tanya Nindi ketus kepada kakaknya.


"Sama sekali tidak mengatakan tidak boleh, Jika kamu merasa memang tidak boleh berada di sini sebaiknya kamu pulang saja atau pindah ke meja yang lain." Ucap Rendi dengan cueknya.


"Sudahlah Ren." Ucap Reisya kepada Rendi.


"Dan kalian berdua berhenti menatap Nara seperti itu, Kapan kalian seperti itu membuat teman baruku menjadi tidak nyaman." Reisya memperingatkan kedua adik kembarnya.


"Hmm, suka-suka kita lagian mata-mata kita kenapa Kakak yang sewot." Ucap adik kembarnya dengan ketus.


Kembar tempak semakin kesal dengan Nata, sudah mengambil Lio, dan sekarang mereka berdua harus mendapat teguran dari kakak mereka karena Nata.


Nata hanya merasa risih tetapi ia tidak memperdulikan hal tersebut, dia juga tidak mungkin memaksa sisa kembar untuk menyukai dirinya.


"Makan yuk." Ucap Nata mengahlikan.


Akhirnya mereka makan dengan tenang meskipun tatapan si kembar terus saja menajam.


Tiba-tiba saja kantin menjadi ramai karena kedatangan cowok-cowok ganteng penghuni sekolah, Siapa lagi kalau bukan Lio dan kawan-kawan, tetapi tampaknya Lio dan ketiga sahabatnya berpisah dari anggota gank lainnya.


Banyak wanita yang histeris melihat Lio, banyak yang menyapa ke-4 remaja tampan tersebut, tetapi seperti biasa keempat remaja tampan tersebut hanyalah menyueki orang-orang tersebut.


Mereka tampak menuju ke salah satu meja yang berada di tengah, ya meja siapa lagi kalau bukan meja Nata.

__ADS_1


Mata Yang Melihat tatapan tatapan gadis-gadis kepada adiknya memutar mata malas, ternyata adiknya benar-benar dijauhi oleh wanita di sekolah ini, tetapi ia tidak nyaman karena Ia mendapat tatapan tajam dari wanita-wanita tersebut.


"Nata, kayaknya mereka mau ke sini deh." Ucap Reisya kepada Nata, melihat Lio dan ketiga sahabat Lio menuju ke arah meja mereka.


"Sepertinya begitu." Singkat Nata.


Sepertinya apa yang dikatakan dan yang diduga-duga mereka memang benar adanya jika Lio menuju ke meja mereka.


"Hai." Ucap Lio menyapa orang yang berada di meja Nata.


"Hai Lio." Sapa si double N antusias.


" Apa kalian berempat sudah makan ?" Tanya Nata kepada adik-adiknya.


"Belum." Jawan El, Reno dan Endi bersamaan, tidak dengan Lio yang hanya diam saja.


"Yaudah sini duduk, biar aku yang suapin." Ucap Nata kepada ketiganya.


"Gak bole, Kalian bertiga kalau mau makan bisa pesan sendiri gak usah makan makanan milik orang lain,kayak gak pernah dapat uang jajan aja." Ucap Lio peringatan jika ketiga sahabatnya tidak boleh ikut menyentuh makanan Nata.


"Bisa tolong belikan minuman mineral ?" Tanya Nata dengan wajah yang dibuat memelas kepada adiknya Lio.


Lio yang memang tidak bisa menolak keinginan dari wanita yang berada di depannya, langsung saya beranjak dari situ untuk membelikan minuman mineral.


Hal tersebut bagai kesempatan ketiga curut untuk di manja oleh Nata, memastikan Lio tidak akan mendengar mereka dengan segera.


"Aku dulu." ucap ketiganya bersamaan, tampak mereka bertiga tidak ada yang mau mengalah.


Akhirnya Nata menyuapi makanan kepada ketiga orang tersebut, mereka sangat cepat menghabiskan makanan yang berada di dalam mulut mereka, mereka juga merasa takut jika ketahuan oleh Lio.


Memang sering merasa cemburu jika kakaknya perhatian kepada ketiga sahabatnya, bahkan Lio sudah mewanti-wanti ketiga sahabatnya untuk tidak bermanja-manja dengan kakaknya, karena menurut dia hanya dia yang bisa melakukan hal tersebut orang lain tidak boleh melakukan hal tersebut.

__ADS_1


Sebuah tampak sangat bahagia dan lahap memakan secara bergantian, bahkan ketiga lelaki tampan tersebut kali mengeluarkan senyum manis yang jarang di Perlihatkan.


Orang-orang yang tampak semua melihat pemandangan tersebut, mereka memandang mata dengan pandangan yang sulit diartikan, apalagi yang mereka ketahui jika Nata adalah pacar dari Lio.


Juga yang memandang tak percaya terhadap Endi, El dan Reno yang tidak merasa jijik jika harus bergantian alat makan, ketiganya tampak sangat lahap.


Mereka tidak menyadari jika Lio sudah kembali dan menatap tajam, orang-orang yang berada disana bergidik ngeri ketika melihat tatapan Lio yang seperti sudah siap memangsa.


Nata yang memahami sekitarpun dengan segera mengeluarkan aktingnya, dia tampak sangat senang menyuapi ketiga bayi besar tersebut sekarang tampak cemberut.


"Kemana yah Lio ?" Ucap Nata dengan suara yang di buat lemas.


" Oh iya, kenapa sih Lio nggak balik-balik ya." Ucap El yang menyadari jika Lio belum kembali, padahal Lio sudah pergi cukup lama.


Kedua kembar dari tadi terus menatap Nata dengan tatapan tak suka, Apa pula dengan orang-orang yang berada di sana, tidak dengan teman kelas Nata yang sudah mengetahui jika Nata adalah kakak kandung Lio.


Halo semuanya ini adalah cerita aku yang ke 6, semoga kalian menyukai cerita ini, maaf jika Mungkin kalian merasa cerita ini terlalu bertele-tele, tetapi autor membuat cerita ini sesuai alurnya.


Saya menyukai cerita ini dan terus setia menikmati cerita ini, dan juga teman-teman jangan lupa buat like comment dan vote novel ini.


Saya secara pribadi juga mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada orang-orang yang sudah Setia mendukung dan juga menunggu novel saya di up, berterima kasih atas like comment dan juga voto yang diberikan oleh kalian, saya secara pribadi akan berusaha semaksimal mungkin untuk membuat cerita ini menjadi lebih baik lagi.


Tolong berikan komentar yang membangun serta tidak membuat mental penulis menjadi down, Rian memberi komentar yang tidak layak secara otomatis kalian membuat mental penulis menjadi sedikit terganggu, dan bukan membuat cerita semakin bagus malah akan membuat cerita menjadi tidak nyambung atau menjadi lebih jelek lagi.


Sekali lagi saya mohon berikan like, vote dan juga komentar sebagai bentuk dukungan kalian, dan juga ingat selalu jika tidak boleh atau lebih baik tidak memberikan komentar yang merusak atau membuat mental penulis menjadi down.


Dari saya saya ucapkan banyak-banyak terima kasih.


Jika kalian ingin berteman secara langsung dengan saya di sosial media kalian bisa memfollow Instagram saya.


@angelicaclaudiatengker.

__ADS_1


__ADS_2