
GAK JANJI PALSU KOK, TETAP AUTHOR PENUHI 5 EPS, LUV U ALL, AKU BAKALAN LANJUT SESUAI KEINGINAN KALIAN, TERIMA KASIH ATAS SUPPORTNYA.
Saat ini mereka sudah mendarat dengan sempurna di bandara soekarno-hatta Jakarta, Nata dan juga teman-temannya langsung bertolak ke salah satu Hotel ternama di Jakarta.
Mereka akan berkunjung ke salah satu panti Asuhan yang ada di pinggir kota, tapi bukan hari ini juga tapi keesokan harinya.
Hari ini sesampainya mereka di hotel, mereka Langsung beristirahat sejenak dan juga tidak lupa untuk mengganti pakaian, setelah hampir 2 jam istirahat akhirnya Nata dan teman-temannya bergegas untuk pergi ke Hypermart yang buka 1 kali 24 jam.
Nata dan juga Nadine bertugas untuk pergi ke Hypermart mereka didampingi oleh Raihan dan Vino karena mereka sudah pasti membutuhkan bantuan untuk membawa barang-barang belanjaan.
Bertugas untuk membeli semacam baju baru, mulai dari baju santai sampai baju pesta dan seragam sekolah untuk di sumbangkan pada panti asuhan.
Mereka tidak memiliki waktu banyak karena mereka akan langsung bergegas ke panti asuhan ke esok harinya, jadi mereka semua membagi tugas dan semua melaksanakan tugas sesuai apa yang mereka dapatkan.
"Aku rasa mall angkasa bukanya sampai jam 11 malam." Ucap Nata kepada ketiga orang yang satu tim dengannya.
__ADS_1
"Yah sudah, baiknya sekarang kita segera berangkat karena waktu kita tidak banyak lagi." Jawab Raihan sambil melirik ke arah jam tangan.
Dari hotel menuju ke angkasa hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menitan, Nata, Nadine, Raihan dan Vino berangkat menggunakan mobil pajero milik Vino, Vino yang menyetir langsung.
"Nadine, ketika kita sampai di sana kita bagi menjadi dua tim lagi, agar waktunya cukup." Ucap Nata kepada Nadine.
"Ehm, Kalau aku sih setuju setuju aja, coba tanyakan kepada mereka berdua." Jawab Nadine yang hanya mengikuti jalur tanpa banyak protes.
"Raihan, Vino ada baiknya disana kita bagi menjadi dua tim, agar waktunya bisa lebi enak." Ucap Nata beralih kepada kedua orang yang tengah duduk di depan.
"Baiklah, aku setuju." Jawab Vino.
"Baiklah, aku dan Vino akan mengurus 30 karung beras, 30 kg gula, 50Kg mentega, 1000 butir telur, 100 Liter minyak, 30kg tepung beras, kecap dan saos 50 botol." Ucap Nata sambil membaca list belanjaan.
"Dan untuk Nadine dan Raihan, tugas kalian berdua adalah mencari jajanan untuk anak panti, mulai dari cokelat, ciki, permen dan lain-lain, dan juga jangan lupa untuk membeli pempers masing2 ukuran beli 30, susu setiap pembagian umur beli aja 15dus, dan apa yang kalian rasa penting juga jangan lupa untuk di beli." Ucap Nata yang melihat daftar belanjaan.
__ADS_1
Agar supaya mengantisipasi tidak ada yang lupa Nadine tidak lupa minta data-data apa saja yang harus ia dan Raihan cari.
Mereka sudah sampai di mall angkasa dan langsung mencari apa saja yang akan dibeli, tapi tanpa sengaja Nata bertemu dengan seseorang.
Di saat Nata dan juga Vino sudah berpencar dengan Nadine dan Raihan, ada Sepasang mata yang melihat Nata dan Vino, awalnya tatapan yang terlihat bahagia berubah menjadi datar kalah melihat Nata bersama dengan seorang pria.
"Hai." Ucap seseorang disaat-saat Nata dan Vino sedang sibuk mencari bahan-bahan yang harus dibeli.
Nata membalikkan badan dan melihat siapa orang tersebut, dan betapa terkejutnya dia saat melihat dan mengenali orang tersebut.
"Lu." Ucap Nata sambil menunjuk pria tersebut.
"Apa kabar ?" Tanya orang tersebut dengan wajah sok cool.
"Baik, tapi maaf saya sedang sibuk mungkin saja kita bisa bicara lain waktu." Ucap Nata yang tidak ingin berbicara lama dengan pria tersebut.
__ADS_1
Penasaran siapa pria tersebut, pria tersebut adalah Zero ayah dari Harvy, apa kalian masih ingat dengan Zero Alexander dan siapa keluarga Alexander.
Kenapa tidak terlalu dekat dan juga memiliki hubungan baik dengan Zero sehingga ia memutuskan untuk tidak banyak berbicara dan memilih untuk menghindar saja.