
***Eps berikut akan jeng - jeng, jadi buat yang penasaran apa yang akan terjadi di pertemuan Nata dengan xx, jangan lupa vote aku tunggu hehe.
maafin aku yang sedikit usil ini yah, sampai jumpa di eps berikut*** :)
Nata juga merasa sangat senang, meskipun di akhir akhir sekolah ia masih mendapatkan teman baru, Nata adalah anak yang mudah bergaul serta beradaptasi dengan lingkungan baru, tetapi karena keempat adiknya yang selalu over protektif lingkungan bergaul Nata menjadi mengecil.
Karena Nata mengobrol dengan teman-teman barunya, tidak terasa sudah sekitar 15 menitan, dan sebentar lagi adik-adiknya akan segera datang, teman-teman barunya natha yang menyadari akan hal itu pun segera berpamitan dengan Nata, karena Kebetulan juga mereka sudah dijemput oleh supir pribadi mereka masing-masing.
"Hai kak, maaf lama menunggu." Ucap Lio merasa tidak enak kepada kakaknya, begitu pula dengan yang lain. Biasanya mereka yang akan menjemput Nata untuk pergi ke kantin bersama-sama.
"Tidak apa-apa, dan tadi juga Kakak sudah memesankan makanan untuk kalian berempat, Jadi kalian tidak perlu memesan makanan lagi." Ucap Nata sambil tersenyum kecil.
"Baiklah." Jawab mereka berempat.
"Ohiya kak, yang aku dengar-dengar Kakak nanti akan pergi berlibur yah ?" Tanya Lio kepada kakaknya.
"Yah, kelas kakak akan melakukan perjalanan selama dua minggu lamanya, kami akan ke Manado, ke Sumba, Jogjakarta, dan yang terakhir kita akan menghabiskan waktu di jakarta selama beberapa hari." Jawab Nata sambil tersenyum kecil.
"Oh seperti itu, apakah kita diizinkan untuk ikut ?" Tanya Endi dengan polosnya.
__ADS_1
"Tidak." Jawab Nata dengan cepat, karena ia tidak ingin acara kelasnya menjadi sedikit terganggu karena kehadiran keempatnya.
"Kenapa ?" Tanya Endi menyeritkan alis.
"Tidak bole, karena ini acara kelas kakak, tidak ada yang di ijinkan ikut selain anak kelas kakak." Jawab Nata dengan penuh ketegasan.
"Baik-baik, aku tidak akan ikut kalau gitu, lalu kapan kita akan berlibur bersama, kita sudah lama tidak pergi bersamaa ?" Tanya Endi karena mereka memang sudah lama tidak pergi berlima.
"Kalian baru saja pulang dari luar negeri, apa kalian merasa kurang puas berada di sana selama 7hari lamanya." Jawab Nata menyipitkan mata.
"Ayolah, aku mengatakan berlima bukan berempat." Rengek Endi dengan tampang kesal.
Sebenarnya mereka berempat merasa kecewa dengan penuturan Nata, tetapi mereka tidak mempermasalahkan hal tersebut.
"Makannya sudah datang, sebaiknya sekarang habiskan makanan dulu baru habis itu lanjut ngobrol." Ucap Lio melihat makanan yang sudah disajikan di hadapan mereka.
"Selamat makan." Ucap mereka secara bersamaan sebelum berdoa bersama, itu adalah salah satu kebiasaan yang mereka lakukan ketika makan bersama.
Mereka makan dengan tenang, tidak ada satupun di antara mereka yang membuka pembicaraan sampai makanan selesai dihabiskan.
__ADS_1
Karena merasa semua sudah menghabiskan makanan, Nata membuka pembicaraan terlebih dahulu, lebi tepatnya ia berpamitan kepada adik-adiknya.
"Kakak harus segera pulang, ada sedikit masalah yang harus di selesaikan." Ucap Nata sambil mengambil dompet dan mengeluarkan beberapa lembar uang kertas.
"Kenapa terburu-buru ?" Tanya El dan juga Reno.
"Tidak apa-apa, sudah memiliki janji untuk menjemput Harvy." Ucap Nata sambil tersenyum.
"Kak, apa ia juga kan tinggal di apartemen lagi ?" Tanya Lio sambil menatap dengan mata yang sudah menyipit.
"Yah benar sekali, dia akan tinggal di apartemen selama beberapa hari kedepan, tidak masalah bukan ?" Tanya Nata balik.
"Tentu saja tidak, kalau begitu hati-hati di jalan." Jawab Lio sambil tersenyum.
Sebenarnya Lio Merasa tersaingi dengan adanya Harvy, kasih sayang Nata sudah terbagi dengan adanya El, Endi dan Reno, sekarang ada Harvy lagi.
Setelah Nata benar-benar meninggalkan sekolah, El sedikit mengejek Lio, yang membuat Lio kesal.
"Aku tahu, kau merasa tersaingi dengan adanya Harvy bukan hahaha." Ucap El dengan ledekan.
__ADS_1
Yah seperti itulah mereka.