Anak Yang Dibuang

Anak Yang Dibuang
Eps 98 / Bertemu.


__ADS_3

Sesampainya mereka di apartemen Nata tidak ada henti-hentinya menelepon nomor tersebut, Nata juga tidak lupa untuk menelpon handphonenya menggunakan handphone milik Nadine.


Nadine hanya menatap mata dengan tatapan tidak bisa diartikan karena saat ini dapat dilihat Jelas jika Nata mengharapkan handphonenya kembali, Nadine hanya bisa membantu dalam doa karena ia tidak bisa melacak handphone tersebut.


Nata yang panik lupa minta bantuan kepada sekretaris Han dan juga asisten pribadinya Willy, Nata yang salah mengingat akan hal tersebut pun akhirnya berusaha untuk menghubungi sekretarisnya dan juga asisten pribadinya.


Natta meminta kepada kedua orang kepercayaannya untuk melacak handphone miliknya, 2 jam berlalu akhirnya sekretaris Han memberitahu jika Iya sudah bisa melacak handphone dari Nata.


"Sekretaris Han tolong kirimkan dimana titik handphoneku." Ucap Nata dengan suara yang terdengar datar dan tidak mau dibantah.


Akhirnya sekretaris Han mengirimkan di mana titik terakhir handphone Nata, Nata yang sudah mengetahui di mana handphonenya pun langsung bergegas menuju ke parkiran.


Saat ini Nadine memiliki pekerjaan yang tidak bisa untuk ditunda, sehingga ia tidak bisa untuk menemani Nata pergi mencari handphone, Natasha sama sekali tidak apa-apa.


Titik yang sekretaris Han kirimkan menuju ke salah satu perumahan elit yang berada di negara tersebut, Nata sedikit ragu Apakah iya bisa menembus keamanan dari perumahan tersebut mengingat itu adalah perumahan yang cukup ketat.


Akan tetapi sepertinya keberuntungan berpihak kepada Nata sehingga ia tidak dipersulit untuk memasuki pekarangan tersebut.

__ADS_1


Nata menyadari jika di kartu nama tersebut ada alamat yang sama dengan titik yang ia tuju, tanpa berpikir panjang ia langsung membunyikan klakson mobil dan ada seorang satpam yang keluar menemui Nata.


"Permisi, Selamat siang, apa ada yang bisa saya bantu ?" Tanya satpam tersebut dengan sopan dan ramah meskipun wajahnya terlihat begitu datar dan menyeramkan.


" Saya ingin bertemu dengan Jonathan, apa benar ini alamatnya ?" Tanya Nata memberikan kartu nama milik Jonathan.


"Iya benar, apa sebelumnya anda sudah membuat janji dengannya ?" Tanya pak satpam tersebut.


"Belum, tapi anda bisa mengatakan kepadanya jika saya datang untuk mengambil handphone saya." Jawab Nata dengan suara yang terdengar sudah tidak ramah lagi.


"Baiklah kalau begitu, tunggu sebentar." Jawab pak satpam.


Jonathan yang berada di dalam rumah tersebut tampak begitu senang terlihat dari raut wajahnya yang tidak bisa bohong.


Jonathan memang sudah menanti kedatangan dari orang pemilik handphone tersebut, ia saat ini sudah menunggu di ruang tamu.


"Permisi tuan." Ucap seorang pelayan.

__ADS_1


"Persilakan ia masuk." Jawab Jonathan yang tampak sudah mengerti.


Nata berjalan menelusuri rumah mewah tersebut, pandangannya terfokus kepada seorang pria yang duduk di salah satu sofa.


"Bukannya dia adalah mahasiswa populer tadi ?" Tanya Nata dalam hatinya.


Tapi ia menyingkirkan pertanyaan tersebut dan kembali memfokuskan kepada tujuan awalnya di mana ia harus mendapatkan handphonenya kembali.


"Silakan duduk nona." Ucap Jonathan kepada Nata dengan wajah yang datar.


"Mohon maaf tuan, tapi sepertinya saya tidak bisa berlama-lama disini, saya ke sini hanya ingin mengambil handphone saya saja." Jawab Nata tanpa beranjak dari tempat ia berdiri.


"Setidaknya duduklah dan minum dulu teh, lalu saya akan mengembalikan apa yang anda inginkan." Jawab Jonathan dengan sedikit sinis, baru kali ini ia ditolak oleh seorang wanita.


Nata yang tidak ingin berlama-lama akhirnya menuruti apa yang diinginkan oleh Jonathan terlebih dahulu, dia duduk di salah satu sofa yang cukup jauh dari Jonathan, tampaknya ia tidak ingin berdekat-dekat dengan Jonathan.


Setelah meminum teh Nata langsung mendapatkan handphone-nya kembali, ia tidak lupa untuk mengucapkan terima kasih dan berlalu pergi.

__ADS_1


"Menarik." Satu kata yang keluar dari mulut Jonathan lagi.


Tampaknya Jonathan benar-benar merasa tertarik dengan Nata, Jadi bagaimana ini teman-teman ? Lanjut tidak ?... Vote dulu deh baru lanjut lagi.


__ADS_2