
Sampai di apartemen mereka sudah disambut oleh bi Ina, bi Ina sudah mempersiapkan makan untuk mereka berdua.
Seperti biasanya keduanya masuk terlebih dahulu ke dalam kamar untuk membersihkan diri dan mengganti baju masing-masing, setelah dirasa sudah selesai mereka memutuskan untuk makan bersama dengan bi Ina.
"Bi, hari ini bibi masak apa ?" Tanya Lio yang baru saja bergabung di meja makan.
"Hari ini bibi masak tempe orek sama kangkung ca, dan ada sayur campur juga." Jawab bi Ina.
" Sepertinya itu semua enak enak." Jawab Nata yang terlihat lapar.
"Nanti setelah makan kita bisa makan salad buah, bibi sengaja membuatkan salad buah untuk kalian berdua." Ucap Ina sambil tersenyum.
Nata dan Lio mereka berdua adalah penggemar salad buah, jadi mereka semakin semangat untuk menghabiskan makanan mereka, setelah mereka menghabiskan makanan mereka mereka bisa memakan salad buah dengan porsi sepuasnya.
Setiap hari bi Ina selalu membuat salad buah, Iya Sedikit merasa bingung dengan keduanya yang tidak pernah bosan memakan salad buah, mereka memakan bukan dalam porsi sedikit, mereka bisa menghabiskan satu kotak besar per orang, sehingga stok di kulkas adalah buah-buahan.
Mereka makan dan duduk satu meja dengan bi Ina, awalnya bi Ina menolak karena merasa tidak pantas, bukan Nata juga Lio jika tidak bisa membujuk dan membuat bi Ina duduk satu meja dengan mereka berdua.
Bi Ina yang selalu kalah dalam perdebatan tidak bisa berbuat apa-apa, sebanyak apapun alasan yang dia berikan, lebih banyak alasan yang akan dikeluarkan oleh anak remaja yang ada di hadapannya.
Sesudah menghabiskan makanan utama mereka Langsung saja melanjutkan dengan makan salad buah.
"Bi, jam 5an nanti kita mau ke toko kue, mau ikut gak ?" Tanya Nata dia merasa kasihan bibi hanya sekali-sekali keluar dari apartement.
"Ehmm, bibi mau ikut, soalnya bibi sedikit merasa suntuk kalau di apartemen terus hehe." Jawab bibi sambil cengengesan.
"Baiklah bi, jangan lupa yah kita kesana jam lima." Ucap Nata lagi gambar supaya bibi segera bersiap-siap.
"Baiklah, sekarang sebaiknya kalian istirahat dulu, nanti bibi bangunin jam 4." Ucap bibi kepada keduanya.
"Baiklah bi, kalau begitu kita ke kamar dulu yah." Ucap Lio yang kebetulan sudah merasa mengantuk.
"Ia." Jawab bibi singkat.
Nata dan Lio langsung pergi ke kamar mereka masing-masing untuk beristirahat, sedangkan bi Ina saat ini membersihkan meja makan sebelum pergi ke kamarnya.
Di apartemen mereka memiliki 4 kamar, 3 kamar utama yang ditempati oleh bibi dan satu kamar tamu, disediakan khusus untuk Endi, El dan Reno jika ketiganya datang untuk menginap.
Skip langsung jam 5 ...
Pada saat ini Nata, Lio dan juga bi Ina sudah rapi dengan pakaian masing-masing, bi Ina tampak terlihat seperti biasa saja, tapi bagi anak fashion mereka pasti mengerti dengan harga yang melekat pada diri bi Ina.
__ADS_1
Nata dan Lio juga sama, meskipun mereka berdua selalu tampil sederhana tetapi mereka tidak pernah untuk tidak memikat perhatian orang lain, ketampanan dan juga kecantikan yang alami itulah yang menjadi daya tarik mereka berdua, sehingga orang-orang sulit untuk menolak pesona keduanya.
"Apa semua sudah siap ?" Tanya Lio yang baru saja keluar dari kamarnya.
"Sudah." Jawab Nata dan bi Ina secara bersamaan.
" Baiklah kalau begitu, Ayo kita berangkat." Ucap Lio sambil berjalan mengambil sesuatu di kulkas terlebih dahulu.
Ternyata ia mengambil satu tempat bekal makanan yang berisi salad buah, untuk hari ini memang iya sudah menyimpan sedikit.
"Lio, ayooo." Ucap Nata cuman sedikit berteriak.
"Iya sabar." Jawab Lio yang berada di dapur.
" Kamu habis ngapain ?" Tanya Nata yang melihat adiknya membawa satu bekal.
"Aku habis mengambil salad buahku, maaf lama, sekarang ayo kita segera berangkat." Jawab Lio sambil menunjukkan deretan giginya.
"Baiklah, hari ini sebaiknya kakak saja yang mau nyetir, sudah lama kakak tidak membawa mobil." Pinta Nata kepada adiknya.
"Hmmm, baiklah." Jawab Lio setelah mempertimbangkan.
Lio mengikuti bi Ina dan Nata sudah lebih dahulu berjalan, Lio tampak sedang memainkan handphone, lebih tepatnya membalas chat dari sahabatnya.
"Gw lagi di apart, tapi sekarang gue mau jalan." Lio.
"Mau kemana ?" Reno.
"Mau kemana ?" Endi.
"Mau kemana ?" EL.
"Ke toko kue kak Nata." Lio.
" Eh gua mau ikut dong :((." Endi.
" Aku mau ikut kakak :p."
" kalian mah nyebelin, udah tahu gw lagi gak di Indo." Reno.
"Haha, makanya lu cepet balik." Lio.
__ADS_1
"Palingan lusa gw udah di Indo." Reno.
"Bye bye Reno." Endi.
"Awas lu En." Reno.
"Yah kasian deh lu, gak nongki bareng." Endi.
"Emang gw ijinin buat lu ikut En, ini quality time gw bareng kak Nata, jadi lu gak usah ikut bye." Lio.
"Bodo, pokoknya w ikut." Endi.
"Gw juga." El.
Mereka terus-menerus bercanda dan juga berdebat di grup, pada akhirnya Lio izinkan kedua sahabatnya untuk ikut ke toko kue Nata.
Skip langsung di tengah-tengah perjalanan.
Nata tampak sangat menikmati jalanan, memang fasih membawa mobilpun sesekali menyalip mobil yang berada di depannya.
Lio sejak tadi sudah memperingati kakaknya, tapi memang pada dasarnya kakaknya ini memiliki nyali yang gede, sehingga tidak memperdulikan ocehan Lio.
Sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama akhirnya mereka sampai di toko kue Nata, toko Kue yang sudah berubah menjadi restoran.
"Aku menyukai warna warni, tidak seperti hidupku yang selalu abu-abu." Nata
Ketika Nata turun dari mobil ia langsung saja menjadi pusat perhatian banyak orang, apa lagi ia menggunakan baju yang over size, sehingga membuat baju tersebut seperti dress yang kebesaran.
Data masuk sambil tersenyum kepada beberapa pelanggan yang sering ia lihat, yah tentu saja mereka adalah fans-fansnya, setiap hari datang ke toko kuenya.
Lio mengikuti kakaknya sambil memakan salad buahnya, tampak sangat menggemaskan di mata para wanita, sehingga ada yang menganga melihat ketampanan Lio, sedangkan untuk bi Ina sejak tadi bergandengan dengan Nata.
***Ini adalah karya saya yang ke-6, karya ini saya buat sesuai dengan pemikiran dan juga imajinasi saya secara pribadi, Saya harap karya Saya tidak di copyright, karena saya mengetik pakai tangan dan memakai otak sebagai alat berpikir, bisa kalian bayangkan jika karya kalian di coppy oleh orang lain, bagaimana dengan perasaan kalian ? Kalian bisa menjawabnya dalam hati kalian masing-masing.
Yang kedua Saya ingin meminta bantuan kepada seluruh pembaca novelku, mohon banget buat di bantu Vote dan juga Like.
Tidak punya vote dan like kalian bisa membuat saya lebi termotivasi untuk menulis, karena dengan adanya Vote dan juga Like kalian semua tahu ini banyak orang yang menunggu karya ini di up, saya mohon sebesar-besarnya untuk bantu Vote, Like.
Juga bukan hanya satu atau dua orang yang sering mempromosikan karyanya, saya secara pribadi tidak pernah melarang ataupun menghapus komentar-komentar kalian, Saya menghargai usaha kalian untuk mengenalkan karya kalian kepada orang lain, tetapi saya mohon baca dululah karya saya dan tinggalkan jejak Like, Vote agar kalian bisa lebi menghargai penulis, Mohon untuk tidak hanya sekedar memberikan promosi tetapi baca dan hargai juga.
__ADS_1
Jangan lupa like comment dan juga vote yah teman-teman, doain terus biar semua kotak dan juga saraf-saraf saya berjalan dengan lancar agar bisa lebi banyak up hehehe***