Anak Yang Dibuang

Anak Yang Dibuang
Episode 9~


__ADS_3

Seperti apa yang dikatakan oleh Nata pada jamuan makan malam, jika hari ini ia akan mengurus surat pindah sekolah, hari ini Nata berangkat ke sekolah gunakan taksi, sedangkan untuk Lio ia menggunakan salah satu mobilnya.


Sesampainya di sekolah Nata hanya masuk berpamitan kelas kepada teman-temannya, teman-teman kelasnya cukuplah baik dan Nata sebagai wanita yang ramah dan juga lemah lembut membuat keputusan yang tentu saja membuat teman-teman sekelasnya merasa kaget.


"Hallo semua selamat pagi." Ucap Nata yang berada di depan kelas dengan sedikit senyum yang dipaksakan.


" Hallo juga Nata, kami semua Mengucapkan turut berduka cita ya atas sepeninggalnya bunda kamu." Ucap Rere sabagai ketua kelas.


" Terima kasih semua, hari ini ada yang ingin aku sampaikan kepada kalian, pertama-tama mengucapkan banyak-banyak minta maaf jika mungkin selama saya berada di sekolah ini Saya memiliki kesalahan, mungkin saya pernah melukai kalian baik secara sengaja ataupun tidak sengaja, sekali lagi saya minta maaf." Ucap Nata dengan berbicara formal, sekelasnya yang mendengar itu hanya tersenyum, mereka sangat menyukai dan rasa kekeluargaan yang kuat.


" Untuk apa kamu minta maaf Nata, kita itu sudah seperti keluarga, kita kita akan saling melengkapi satu sama lain, kamu simpan saja kata Maafmu itu." Ucap Riko si sekertaris kelas.

__ADS_1


" Terima kasih banyak atas semua kenangan kita selama satu tahun ini, hari ini adalah hari terakhir saya berada di sekolah ini, tepatnya mulai besok saya sudah pindah sekolah dan tidak bersekolah lagi di sini." Ucap Nata yang terlihat sedih tetapi ia tetap memaksakan Senyum manisnya.


" loh Kenapa Nata, apa kami memiliki salah sehingga kamu harus pindah sekolah ?" Ucap seorang siswi.


"Kenapa kamu tiba-tiba pindah Nata ?" Tanya siswi yang lain.


"Apa kamu sedang punya masalah, jika punya kamu bisa membaginya bersama kami." Ucap yang lain lagi.


"Tidak apa-apa semua, lagi pula kita bisa bertemu di luar sekolah bukan, aku memang sedikit ada masalah keluarga Tetapi kalian tidak usah khawatir, Nanti kalian mencari atau ingin bermain di rumahku,jangan datang di alamat rumahku yang lama karena aku sudah tidak tinggal di sana lagi, lebih tepatnya aku sudah diusir dari sana." Ucap Nata kepada teman-temannya, kali ini ucapan Natal juga membuat sahabatnya tidak kalah kaget yang sebelumnya.


Akhirnya membagi keluh kesahnya kepada teman kelasnya, teman sekelas yang mendengar itu merasa geram.

__ADS_1


"Baiklah jika kamu membutuhkan bantuan, kamu tidak perlu sungkan kepada kami, pastinya kami senang hati membantumu." Ucap Rere lagi.


"Tentu saja." Ucap Nata dengan Nada yang di buat bercanda.


" Baiklah kalau begitu aku pamit dulu, mengurus surat pindah di ruangan kepala sekolah, kita ketemu lagi ketika istrirahat jam 9, aku yang teraktir kalian hehehe." Ucap Nata berpamitan.


" Baiklah tunggu kami di kantin sekolah ya." Ucap Riko antusias mendengar akan mendapat traktiran.


Sebenarnya adalah anak-anak yang tidak kekurangan sama sekali, tetapi mereka sangat senang jika ada yang traktir satu kelas, meski makanan murah tetapi mereka bisa makan bersama-sama dan hal itu adalah hal paling menyenangkan dalam kamus mereka, Maka jangan heran jika teman-teman sekelas dari Nata terlihat berbinar ketika mendengar kata traktir.


Yah sekiranya seperti itu kegiatan Nata di sekolahnya pada hari terakhirnya, jadi sampai disini dulu yah, bye :)

__ADS_1


__ADS_2