Anak Yang Dibuang

Anak Yang Dibuang
Eps 85 ~ TERAKHIR UP ATAU ?


__ADS_3

Hari terus berjalan begitu cepat, Nata dan teman-temannya menjalankan liburan dengan penuh canda tawa, saat ini mereka sudah berada di Yogjakarta, adalah kota terakhir tempat mereka berkunjung sebelum akan kembali lagi ke Jakarta.


Nata dan Nadine yang berada di kamar yang sama keduanya tampak sangat sibuk memasukkan barang-barang belanjaan ke dalam koper mereka masing-masing, tadinya Nata yang membawa hanya 1 koper akhirnya pulang membawah 2 koper.


Ntar lagi mereka sudah akan kembali ke Jakarta, tepatnya pada pukul 16.00 mereka sudah harus berada di bandara untuk check in, dan Bandara Jogjakarta menuju ke Jakarta akan take off pukul 17.30.


Kenapa mereka berangkat ke bandara lebih cepat dari jam penerbangan Karena untuk check-in membutuhkan waktu antrian, menghindari kejadian-kejadian yang tidak-tidak lainnya.


"Nad, apa kamu sudah selesai ?" Tanya Nata kepada teman sekamarnya.


"Sudah ni, ayo kita turun ke lobby sudah menunggu kita dibawa." Jawab Nadine dengan senyum manisnya.


Kalian pasti bertanya-tanya apakah selama Nata liburan, keempat adiknya pernah menyusul atau tidak, jawabannya adalah tidak, karena Nata sama sekali tidak tidak mengizinkan keempat adiknya untuk ikut menyusul berlibur.


Flashback.


Saat hari terakhir di kota Manado, Nata ia menerima telepon dari adiknya Lio, Lio mengatakan jika ia sangat merindukan Nata.

__ADS_1


"Hallo kak." Ucap Lio dari seberang telepon.


"Hallo Lio, apa kabar ?" Sapa Nata sekaligus menanyakan kabar adiknya.


"Sekarang aku sekarang baik-baik saja, bi Ina juga." Jawab Lio dari seberang telepon.


"Kak, apa kakak merindukan adik yang ganteng ini." Terdengar suara El dari seberang telepon.


Nata sudah bisa menebak jika saat ini adiknya Lio sedang bersama dengan El, Endi dan Reno, Nata tersenyum sebelum menjawab pertanyaan dari El.


"Hai El, sudah jelas Kakak merindukan kalian berempat." Jawab Nata kepada El, dengan sengaja ia menyebut jika ia merindukan keempatnya.


"Tidak." Jawab Nata singkat padat jelas dan tegas.


"Kenapa tidak, bukannya Kakak sudah sangat merindukan kami berempat ?" Tanya El yang berubah menjadi lesu.


"Memang kakak merindukan kalian berempat, tapi bukan berarti kalian boleh menyusul kemari, ini adalah acara kelas takutnya jika ada kalian suasana akan menjadi canggung." Ucap Nata memberikan pengertian.

__ADS_1


"Baiklah." Jawab ketiganya pasrah.


Nata bukan tidak merindukan ke-4 nya, tapi Nata rasa ini adalah acara ia dan teman seangkatan atau lebih tepatnya teman kelas, rasanya akan sangat tidak baik jika keempat adiknya ikut menyusul.


Flashback of.


Sebenarnya bukan hanya satu atau dua kali saja mereka menelpon untuk ikut menyusul Nata, dan bukan hanya satu atau dua kali saja Nata memberikan pengertian kepada ke4 adik tersebut.


Teman-teman Nata yang cewe jika keempat orang tersebut ikut bergabung, tapi tidak dengan para lelaki yang akan merasa sedikit kurang nyaman dengan nada keempatnya.


Today benar-benar aku paksain buat apa banyak episode dan juga dibuat panjang, tapi ternyata aku cukup kwalahan membuat cerita panjang dan juga banyak bab, saya harap kalian tidak kecewe.


Aku punya pertanyaan, harap di pilih yah salah satu


Berhenti up dulu.


Tetap lanjutin.

__ADS_1


Karena aku lagi buntuh bange, banyak masalah sama pikiran juga, maklum udah kelas 12 and sekolah aku berbeda dari yang lain, aku cuma butuh kalian support aja dan doain semoga aku masih bisa terus berkarya.


Cerita ini bukan bertele-tele tapi ini panjang, makasi.


__ADS_2