
Hai teman-teman jangan lupa like comment dan juga Vote yah, hari ini aku bakalan up banyak, jadi please jangan lupa Like, Komen dan Vote.
Waktu seolah berjalan begitu cepat, Nata sudah hampir tiga mulat menjadi mahasiswi, ia begitu aktif dan rajin mengikuti kelas, Nata yang memanglah pintar memudahkan ia memahami pelajaran yang ada, meskipun ia paham dan bisa mengerjakan berbagai macam kuis dari dosen, tapi ia tidak pernah cari muka dan selalu memberi kesempatan kepada yang lainnya.
Nata bukanlah tipikal anak yang tukang mencari perhatian banyak orang, ia akan lebih senang berbagi dan berbaur dengan sekitarnya, sehingga bukan hanya tidak sedikit yang ingin berteman dekat Nata.
"Nad, lu sekarang lagi dimana ?" Tanya Nata yang sudah selesai jam kuliahnya.
"Hallo Nat, ni gw lagi jalan ke arah kantin yang deket sama kelas lu."Terdengar Jawaban dari Nadine.
"Oke, kalau gitu gw sama Ken kesana yah." Ucap Nata.
"Oke, see u." Jawab Nadine.
Setelah itu Nata langsung saja menyimpan ponselnya ke dalam tas, dan berkata :.
"Ken, Keisya dan Nadine sekarang mereka berdua lagi dalam perjalanan menuju ke arah kantin, yuk kesana." Ajak Nata kepada Ken.
"Yaudah yuk." Jawab Ken sedatarnya.
__ADS_1
Nata dan Ken keduanya juga ikut menyusul Nadine dan juga Keisya, mereka memang tidak memiliki jadwal mata perkuliahan yang sama, sehingga Nata dan Ken bersamaan dan Nadine, Keisya berduaan.
Ketika sampai di area kantin Nata dan juga Ken langsung mengedarkan pandangan ke sekitar, ketika salah satu dari antara mereka menemukan Keisha dan juga Nadine, mereka langsung saja bergabung dengan keduanya.
"Hi, maaf jika kalian menunggu lama." Ucap Nata sebelum duduk di salah satu kursi kosong.
"Tidak apa, kami juga kebetulan baru sampai." Jawab Keisha dan Nadine hanya tersenyum.
"Apa Kalian berdua sudah memesan makanan ?" Tanya Ken kepada kedua orang tersebut.
"Belum, kita berdua memang sengaja menunggu kalian." Jawab Nadine sambil melirik kearah Nata dan Ken secara bergantian.
" Kalian bertiga mau pesan apa biar aku saja yang pergi memesan." Ucap Ken lagi yang tampak terlihat berbaik hati.
Pada akhirnya mereka menyebutkan satu persatu makanan dan minuman serta dessert yang mereka inginkan, Ken mencatat semua pesanan mereka di hp.
"Mereka makan banyak sekali, tapi kenapa berat badan mereka tidak naik-naik yah ?" Tanya Ken dalam hati.
Dan hanya menurut saja memesankan semua yang mereka inginkan.
__ADS_1
Sambil menunggu Ken mereka tampak saling berbagi cerita, Nata menceritakan jika ia mempunyai 1 adik kandung dan 3 adik yang sudah ia anggap adik kandung sendiri.
"Jadi kamu mempunyai seorang adik ?" Tanya Keisya dengan wajah penasarannya.
"Iya, aku punya seorang adik laki-laki, namanya Lio, saat ini dia berada di Indonesia." Jawab Nata dengan senyum mereka.
"Lalu tiga orang yang kamu maksud ?" Tanya Keisya lagi.
"Mereka awalnya adalah sahabat dari adikku Lio, tapi seiring berjalannya waktu aku menganggap mereka seperti adikku sendiri." Jawab Nata dengan senyum bangga.
"Makan sudah datang kalian lanjut berbicara sebentar saja." Titah Ken yang baru saja datang bersama pelayan.
Akhirnya mereka mulai menyantap makanan mereka masing-masing, Nata dan Nadine jika pagi dan siang keduanya hanya akan makan di kantin sekolah, dan kadang mereka pergi ke restaurant.
Setelah selesai menghabiskan makanan berat, mereka mulai berbicara lagi sambil memakan dessert yang ada.
"Jadi sekarang kamu lanjutkan saja cerita kamu, aku begitu penasaran." Ucap Keisya kepada Nata dengan penuh harap.
"Nama mereka El, Endi, dan Reno mereka memang sahabat dekat adikku, aku selalu memperhatikan mereka dan juga memperlakukan mereka seperti aku memperlakukan Lio, mereka juga sudah menganggap aku seperti kakak sendiri, tapi mereka berempat terlalu posesif." Lanjut Nata dengan wajah sedikit di tekuk terakhir.
__ADS_1
Jangan tanya, Nata sendiri bingung kenapa keempat adiknya begitu posesif terhadap dirinya, jika ia berjauhan dengan keempatnya pasti akan ada orang-orang berbadan kekar di samping atau sekitarnya.
Keempat adik Nata selalu memantau Nata dari jauh, mereka tahu bukan hanya satu atau dua orang saja yang diam-diam ingin menjatuhkan Nata, maka dari itu membuat keempatnya begitu posesif.