Anak Yang Dibuang

Anak Yang Dibuang
Bertemu


__ADS_3

Kenapa berjalan sendiri memasuki tempat makan malam yang sudah menjadi keputusan mereka bersama-sama, kali ini ia tidak didampingi oleh kedua asistennya karena kedua asisten nya hanya mengantar Ia sampai ke depan pintu saja. Tentu saja sesuai dengan perintah dari data karena ia malas chat menjadi pusat perhatian karena bergandengan atau bersamaan dengan kedua asistennya.


Ketika ia memasuki memasuki restoran tersebut, ia langsung saja menghubungi Nadine untuk menanyakan di mana mereka duduk. Entah kenapa Nadin dan yang lain lebih dulu sampai ke restoran tersebut.


"Hallo, jadi kalian duduk dimana ?" Tanya Nata sambil mengedarkan pandangannya melihat di mana sahabat-sahabatnya duduk.


"Hai Nata." Ucap Kenzo yang datang menghampiri Nata.


"Hai, dimana yang lainnya?" Sapa Nata balik.


"Disana, ayo." Jawab Kenzo.


Keduanya berjalan beriringan, banyak mata yang sejak tadi menatapku Kenzo karena merasa terpesona dengan bule tersebut, Tempat yang mereka datang itu bukanlah restoran mewah melainkan salah satu tempat tongkrongan anak muda, jadi dominan di tempat itu diisi oleh anak-anak muda mulai dari para gadis sampai dengan para pria.


"Tampaknya banyak yang merasa terpesona dengan ketampanan mu yang standar saja." Ejek Nata kepada sahabatnya.

__ADS_1


"Yah terserah kau saja." Jawab Kenzo sudah kebal dengan ejekan Nata.


Nata memang selalu menyebut jika ketampanan Kenzo adalah standar saja, Tetapi kan sama sekali tidak mempedulikan hal itu karena Kenzo tahu Nata hanya meledek dirinya saja.


" kenapa kalau tidak pakai? "tanya Natal kepada sahabatnya Kenzo.


"Karena aku tidak bisa marah kepada sahabat perempuanku yang satu ini." Jawab Kenzo sambil mengacak-acak puncak kepala Nata.


"Hei, tolong singkirkan tanganmu sekarang juga, kau harus menghormati ceo cantik ini." Kesal Nata.


Kenzo adalah tipikal orang yang susah saat tertawa, ia bahkan tidak terlalu dekat dengan saudari kembarnya, jauh berbeda jika ia bersama dengan sahabat perempuan nya yaitu Nata, maka daripada itu Kenzo tidak pernah marah kepada Nata melainkan Ia hanya memberikan beberapa nasehat.


Di saat keduanya sangat sibuk bercanda, Nata tidak sengaja menyenggol salah satu pengunjung yang berada di restoran tersebut, ternyata orang itu tidak asing lagi di mana orang tersebut tidak lain adalah orang yang ia temui ketika makan siang tadi.


"Maaf tuan Alvaro, saya benar-benar tidak sengaja." Ucap Nata bahasa formal.

__ADS_1


Meskipun terkejut dengan kehadiran Nata di tempat yang sama, Alvaro menyimpan ekspresi terkejutnya, matanya tidak sengaja melihat di mana Nata menggandeng seseorang yang tidak lain adalah seorang pria.


"Apa dia sudah memiliki kekasih." Batin Alvaro merasa tidak suka, ada apa dengan Alvaro.


"Ehm." Dheman Kenzo menyadarkan Alvaro.


"Tidak apa-apa nona." Jawab Alvaro sambil tersenyum kecil.


"Baiklah tuan, kalau seperti itu saya pamit undur diri." Ucap Nata dan meninggalkan Alvaro tanpa menunggu jawaban.


Kenzo dan juga Nata bergabung dengan yang lainnya, Mereka tampak sudah duduk manis dengan beberapa makanan yang sudah dihidangkan di atas meja.


Dimana sebelumnya Natal sudah meminta mereka untuk memesan makanan terlebih dahulu dan tidak lupa untuk memesankan makanan untuk dirinya, agar supaya mereka tidak menunggu terlalu lama.


Teman-teman jangan lupa buat like comment dan juga vote, karena dukungan kalian sangat penting dalam penulisan ini di mana kalian adalah penyemangat para penulis.

__ADS_1


__ADS_2