Anak Yang Dibuang

Anak Yang Dibuang
Eps 57 ~ Liburan III


__ADS_3

MELIHAT JUMLAH VOTENYA YANG BERKURANG DRASTIS AKU MENYANGGUPI UNTUK POST BEBERAPA EPS DALAM SATU HARI, JADI PLEASE BUAT VOTE YAH, AND YANG MAU TEMANAN ONLINE KALIAN BISA FOLLOW @ANGELICACLAUDITENGKER /@GALERICLAUDIA AND JANGAN LUPA DM JUGA BIAR AKU TAU KALIAN DARI NOVELTOON DAN BISA AKU FOLLOWBACK ;).


Keesokan harinya tepat pada pukul 12 siang mereka Langsung saja check out dari Hotel, sebenarnya mereka bisa saja check-out malam, tetapi karena ada yang harus mereka beli lagi, akhirnya mereka memutuskan untuk check out lebih cepat dari biasanya.


Mereka semalaman sudah membeli tiket kereta untuk pergi ke Swiss, singkat saja mereka datang hanya membawa 2 pasang baju ganti saja, tapi ketika mereka berangkat ke Swiss koper mereka sudah hampir penuh.


Setelah mereka selesai, tepat pukul 4 sore mereka sudah berada di stasiun kereta api, dalam perjalanan mereka memanfaatkan waktu untuk tidur.


Lio dan El tidak bisa tidur. Sedangkan untuk Reno dan juga Endi, kedua orang tersebut tampak sudah tertidur nyenyak.


"El, lu mau main game gak ?" Tanya Lio, karena ia sudah bosan berdiam diri dan tidak bisa untuk tidur.


"Hmm, maen game apa ?" Tanya El, ia juga sama seperti Lio yang tidak bisa tidur.


"Kita main pubg aja kayak biasa, lagian gw bingung kenapa nggak bisa tidur." Jawab Lio sambing membuka apk PUBG.


"Baiklah, tunggu sebentar." Jawab El.


Mereka bermain game selama perjalanan menuju ke Swiss, tanpa terasa waktu berjalan begitu cepat, setengah jam lagi mereka akan sampai di stasiun Swiss.


"Sebaiknya, bangunkan saja mereka berdua." Ucap El sambil menatap Rio meminta persetujuan.


"Yah, kau bangunkan Reno, aku akan membangunkan Endi." Jawab Lio yang setuju.


Akhirnya setelah hampir 5 menit menggoyang-goyangkan badan kedua sahabat, Endi dan Reno bangun juga dari tidur nyenyak.

__ADS_1


"Apakah kita sudah sampai ?" Tanya Reno sambil mengerjal mata.


" Sebentar lagi kita akan segera sampai, sekitar 20mntan lagi." Jawab El yang sudah kembali fokus pada gamenya.


"Kenapa berdua main tapi tidak ajak-ajak ?" Tanya Endi menyipitkan mata.


"Kami tidak bisa tidur, sedangkan untuk kalian sudah tertidur pulas, jadi kita berdua memutuskan untuk main game saja." Jawab Lio yang hanya menatap sahabatnya sekilas dan langsung memfokuskan diri pada gamenya.


"Oh, jadi seperti itu." Jawab Endi yang hanya ber-o riah.


"Yah." Jawab El dan Lio bersamaan.


Tanpa terasa mereka sudah sampai dan langsung menuju ke hotel yang sudah mereka pesan malam tadi, mereka tetap menginap di hotel berbintang Lima.


Lio dan El yang tidak bisa tidur di perjalanan memutuskan untuk istirahat di hotel, sedangkan untuk Endi dan Reno memutuskan memutuskan untuk jalan-jalan dulu.


"En, apa yang ini bagus ?" Tanya Reno yang meminta pendapat kepada El.


"Hmm, sepertinya itu bagus tetapi itu tidak cocok untukm." Jawab Endi yang melihat sepatu di tangan Reno.


"Sebaiknya kamu bantu aku untuk mencari model yang bagus, sebentar lagi Lio akan berulang tahun, maka aku akan membeli dari sini saja." Ucap Reno yang mengingat-ingat jika sebentar lagi salah satu sahabatnya akan berulang tahun.


"Eh, kau benar juga sebentar lagi Lio akan berulang tahun, kalau begitu nanti kita kabari El lagi saja." Jawab Endi tersadar jika salah satu sahabatnya akan berulang tahun dalam waktu dekat.


"Baiklah, tapi sebaiknya sekarang kita mencarikan sepatu baru untuknya." Jawab Reno sambil melihat-lihat deretan sepatu mahal.

__ADS_1


Karena merasa sedikit pusing dengan banyaknya pilihan, akhirnya mereka berdua meminta salah satu pelayan untuk memilihkan yang terbaik, tidak lama kemudian pelayan tersebut sudah kembali dengan satu dus sepatu dengan ukuran yang diminta oleh keduanya.


"Ini adalah sepatu keluaran terbaru, sepatu ini hanya dibuat 4 saja, dengan 4 warna berbedaz atau bisa kita katakan limited edition, harganya juga lumayan mahal." Ucap karyawan tersebut.


"Berapa harga sepatunya ?" Tanya Endi sambil melihat sepatu tersebut.


"Harganya 10000 dolar." Jawab Karyawan tersebut.


"Baiklah, kalau begitu aku akan membeli keempatnya." Jawab Endi tanpa pikir panjang.


"Aku akan mentranfermu ketika kita sampai di hotel." Ucap Reno sambil menatap Endi.


" Baiklah karena Tuhan sudah membeli 4nya, maka dari pihak kami akan memberikan diskon sebanyak 10%." Ucap karyawan tersebut tampak puas.


Mereka akan membayar sepatu mereka masing-masing, Sedangkan untuk Lio mereka ber3 yang akan saling patungan.


Kenapa mereka langsung memutuskan begitu saja tanpa meminta persetujuan dari El, karena mereka dapat memastikan jika El akan setuju dengan apa yang mereka beli.


Karyawan tersebut tidak ragu-ragu untuk menawarkan barang brand ternama serta limited edition, sebenarnya produk yang ditawarkan olehnya, baru keluar sehari sebelum mereka ada di Swiss.


Karyawan tersebut memang sudah mengenal dengan jelas, jika orang yang ia layani bukanlah orang dari kalangan biasa.


Sehingga ketika mendengar permintaan dari customer ia langsung saja mengambil produk yang baru saja dikeluarkan, Kenapa mereka bisa mendapatkan diskon 10%, karena memang mereka adalah langganan, apalagi Reno dan Endi.


Setelah selesai dengan urusan sepatu, mereka memutuskan untuk melanjutkan perjalanan, dan setelah puas baru mereka kembali ke hotel.

__ADS_1


Berbeda halnya dengan keduanya yang sibuk berbelanja, saat ini Lio dan juga El tampaknya mereka tidur nyenyak.


__ADS_2