
Vote \= Like \= Rate 5
Vote \= Like \= Rate 5
Vote \= Like \= Rate 5
Nata membawa anak tersebut sepanjang hari, sahabatnya Raisa Sudah pamit pulang terlebih dahulu.
Untuk berjaga-jaga Nata membeli beberapa perlengkapan untuk si kecil, ia membeli beberapa pasang baju untuk Harvy.
Tiba-tiba saja handphonenya berdering yang menandakan ada seseorang yang menghubungi dirinya, ketika ia melihat tertulis Lio Calling, ia langsung saja mengangkat telepon dari adiknya.
"Hallo." Nata.
"Hallo, kakak lagi dimana ?" Lio.
"Sekarang lagi di mall Angkasa." Nata.
" Malam ini aku tidak bisa langsung pulang kak, kemungkinan besok aku baru pulang." Lio.
"Yah tidak apa-apa, yang terpenting jaga diri kamu baik-baik yah, jangan sampai lupa untuk makan dan istirahat yang cukup." Nata.
"Baik kak, Kakak juga berhati-hati yah." Lio.
"Iya-iya, kalau begitu sekarang kakak matiin dulu ya teleponnya." Nata.
"Baiklah kak, salam buat bibi yah, takutnya bibi khawatir." Lio.
"Iya, byee." Nata.
Setelah itu Nata langsung saja mematikan teleponnya, ketika ia menengok ke samping ia dapat melihat jika Harvy sedang menatap ia penuh dengan rasa penasaran.
__ADS_1
"Mommy." Ucap anak kecil tersebut.
"Panggil kakak, bukan mommy." Jawab Nata menegaskan dirinya bukan mommy Harvy.
Tetapi Harvy hanya diam saja, matanya tampak berkaca-kaca karena Nata melarang ia memanggil dengan sebutan mommy, Nata menghela nafas sebelum berkata.
"Baik simpan air matamu, karena mommy tidak suka anak yang cengeng." Ucap Nata sambil tersenyum kecil.
"Baik." Jawab Harvy sambil tersenyum.
Mereka melanjutkan acara belanja mereka berdua, Nata tidak lupa mampir ke salah satu supermarket untuk membeli perlengkapan anak kecil, dan juga kebutuhan sehari-hari di apartement.
Seperti biasa Natta banyak membeli buah-buahan untuk dirinya dan juga adiknya, untuk stok seminggu kedepan, dan juga ia tidak lupa untuk membeli mayones dan kental manis sebagai pelengkap.
Anak kecil tersebut hanya diam dan nurut saja dengan apa yang dikatakan oleh Nata, Iya mengikuti kemanapun Nata pergi, Nata terlihat sangat menggemaskan bersama dengan Harvy.
"Mommy, aku mau cokelat." Ucap Harvy sambil memasang wajah memohonnya, sehingga Nata tidak bisa menolak.
Akhirnya mereka berjalan ke salah satu tempat yang memang khusus untuk coklat, mata Harvy berbinar ketika melihat deretan coklat yang berada di tempat tersebut, tetapi ia melihat ke Nata terlebih dahulu untuk meminta izin.
"Ambil sepuasnya, tapi ingat satu haru hanya boleh makan tiga coklat saja." Ucap Nata sambil tersenyum kecil, melihat Harvy yang menunggu persetujuannya.
"Baik." Jawab Harvy.
Akhirnya ia mengambil banyak sekali coklat, Nata sama sekali tidak merasa keberatan, tidak akan habis jika hanya akan membeli coklat.
- | - | - | - | - | - |
Nata dan juga Harvy saat ini mereka berdua berada di depan lobby mall angkasa, Nata dan Harvy tampak seperti ibu dan juga anak, tapi wajah Nata yang sangat cantik serta body mantap bersama harvyn yang terlihat campuran, membuat banyak kaum yang merasa iri dan juga berharap akan mendapatkan keturunan seperti Harvy.
Harvy sama sekali tidak melepaskan pegangan di tangan Nata, ia terlihat sangat lucu dan menggemaskan, banyak yang menyapa dirinya, tetapi ia hanya bersikap cuek, bahkan ia menatap datar pada orang-orang yang menyapa dirinya, ia sepertinya terlihat tidak nyaman.
__ADS_1
"Yah ampun, anaknya lucu banget." Ucap salah satu ibu-ibu kepada Nata.
"Wah ini nih biasanya bibit unggul, anaknya aja udah cakep begini, apa lagi bapaknga." II.
"Wah ngidam apa si sis, kok anaknya lucu banget." III.
Ya kira-kira seperti itulah yang diucapkan oleh ibu-ibu, Nata hanya menunjukkan sedikit senyum kecil, saat ini ia masih dalam status pelajar, tidak mungkin ia memiliki anak, boro-boro punya anak, pacar aja sampe sekarang gak ada, itulah yang dipikirkan oleh Nata.
Setelah mereka menunggu cukup lama akhirnya, jemputan Nata sudah tiba, lebi tepatnya orang suruhan El, karena mereka tidak bisa membiarkan Nata pulang sendirian menggunakan taksi, sehingga akhirnya El minta sopirnya untuk menjemput Nata di mall.
Sepanjang perjalanan menuju ke apartement, Harvy ia tertidur dalam pelukan Nata, Nata sama sekali tidak menolak karena ia dapat melihat jika Harvy seperti sudah sangat kelelahan.
Sebenarnya Pak sopir sudah merasa sangat penasaran, melihat Nata membawa anak kecil, karena selama ia bekerja di tempat El, ia sama sekali tidak pernah melihat anak kecil itu di bawa Nata, Lio, Endi dan Reno.
Tapi sepertinya pak sopir memilih untuk diam saja karena ia rasa itu bukan urusannya, yang terpenting adalah ia melakukan sesuai dengan tugas dan arahan dari atasannya, Ia hanya minta untuk menjemput dan mengantar Nata sampai ke tempat tujuan dengan selamat tanpa lecet.
Nata yang pada dasarnya sudah merasa cukup lelah pun akhirnya ketiduran, tanpa ia sadari Lio menghubungi dirinya dua kali.
Perjalanan kali ini terasa cukup jauh.
Sekarang aku mau nanya nih sama kalian semua, berhubung ini udah Noval ke enam aku, Jadi kalian maunya ke depan kayak gimana gitu, Nata berjodoh dengan jeng jeng atau jeng jeng, Tolong dong kasih komentar dan juga jangan lupa buat like comment dan juga vote.
**Ini adalah karya saya yang ke-6, karya ini saya buat sesuai dengan pemikiran dan juga imajinasi saya secara pribadi, Saya harap karya Saya tidak di copyright, karena saya mengetik pakai tangan dan memakai otak sebagai alat berpikir, bisa kalian bayangkan jika karya kalian di coppy oleh orang lain, bagaimana dengan perasaan kalian ? Kalian bisa menjawabnya dalam hati kalian masing-masing.
Yang kedua Saya ingin meminta bantuan kepada seluruh pembaca novelku, mohon banget buat di bantu Vote dan juga Like.
Tidak punya vote dan like kalian bisa membuat saya lebi termotivasi untuk menulis, karena dengan adanya Vote dan juga Like kalian semua tahu ini banyak orang yang menunggu karya ini di up, saya mohon sebesar-besarnya untuk bantu Vote, Like.
Juga bukan hanya satu atau dua orang yang sering mempromosikan karyanya, saya secara pribadi tidak pernah melarang ataupun menghapus komentar-komentar kalian, Saya menghargai usaha kalian untuk mengenalkan karya kalian kepada orang lain, tetapi saya mohon baca dululah karya saya dan tinggalkan jejak Like, Vote agar kalian bisa lebi menghargai penulis, Mohon untuk tidak hanya sekedar memberikan promosi tetapi baca dan hargai juga.
Jangan lupa like comment dan juga vote yah teman-teman, doain terus biar semua kotak dan juga saraf-saraf saya berjalan dengan lancar agar bisa lebi banyak up hehehe***
__ADS_1