
1 Tahun kemudian, in California.
"Tuan Kenzo." Jawab asisten Willy.
"Segera persilahkan ia masuk." Ucap Nata.
"Baik." Jawab asisten Willy yang langsung pamit undur diri meninggalkan ruangan Nata.
Tidak berselang sampai 5 menit, tiba - tiba ada seseorang yang langsung membuka ruangan Nata tanpa mengetuk terlebih dahulu.
Orang tersebut tidak lain adalah Kenzo, yah hanya Kenzo yang berani melakukan hal tersebut di area perusahaan Nata, selain Lio, dan ketiga adik lainnya.
"Sungguh kebiasaan, per biasakan untuk masuk mengetuk pintu terlebih dahulu tuan Kenzo yang terhormat." Cibir Nata kepada sahabatnya tersebut.
Bukannya merasa tersinggung dengan hantaran dari mulut pedas Nata, Kenzo mala mengeluarkan senyum manisnya.
Sudah 1 tahun lamanya mereka tidak bertemu karena kesibukan masing-masing, apalagi Kenzo yang yang harus berpergian setiap hari untuk kelangsungan perusahaan milik kedua orang tuanya.
__ADS_1
Semenjak ia menjadi pewaris utama dalam keluarganya, ia menjadi incaran banyak orang, mulai dari para rekan bisnis yang berusaha menjodohkan putri mereka dengannya sampai gadis - gadis yang menargetkan dirinya, selain tampan ia memiliki daftar kekayaan yang tidak sedikit.
Dan bisa ditebak sudah jelas Kenzo menolak mereka semua, alasannya adalah sejak ia memasuki perkuliahannya ia sudah menyukai seorang gadis manis yang tidak lain adalah sahabatnya.
Kenzo berjalan mendekati Nata, begitu pula dengan Nata yang langsung beranjak dari tempat duduk kebesarannya.
Pelukan hangat, ya mereka berdua tentu saja berpelukan karena sudah sangat merindukan satu sama lain.
"Nona, sekarang sepertinya sudah pukul 1 siang yang mana setiap orang harus mengisi perutnya, Kenapa anda masih berada di ruangan membosankan ini? " Ucapkan Kenzo dengan nada menyindir, karena Nata hampir melewatkan waktu makan siangnya.
"Ada pekerjaan yang tidak bisa untuk ditinggal, akan tetapi karena saat ini kamu kebetulan ada, sebaiknya kita segera makan siang bersama, aku yakin jika kamu merindukan masakan Indonesia bukan? " Jawab Nata agar supaya ia tidak mendapat omelan dari Kenzo seterusnya.
Biasanya jika Kenzo memergoki Nata belum makan siang atau terlambat makan maka ia akan mengeluarkan sejuta omongannya untuk Nata, yang mana itu terdengar sangat membosankan di telinga Nata.
Kenzo datang dengan pakaian santai, akan tetapi tidak mengurangi ketampanannya, ia terlihat lebih cool dengan gayanya.
__ADS_1
Sedangkan Nata selalu berpakaian feminim, dan ia terlihat elegan serta dewasa jika berada diantara temannya.
Di kantor, bukan hanya satu atau dua orang saja yang menjadi penggemar rahasia Kenzo, Kenso bagaikan magnet yang menjadi perhatian banyak orang.
Tidak hanya sedikit orang yang menyetujui apabila Kenzo dan Nata memiliki hubungan spesial, akan tetapi keduanya sama-sama enggan untuk memberikan kepastian.
Ketika mereka keluar dari ruangan Nata, mereka langsung bertemu dengan sekertaris Han, Nata tidak lupa untuk mengajak Han karena biasanya ia makan siang bersama dengan Han.
" Apa kamu sudah makan siang? " Tanya Nata kepada orang kepercayaannya.
"Belum nona." Jawab Han seadanya.
Memang Han tidak bisa untuk membohongi Nata, sebenarnya ia ingin menjawab sudah akan tetapi Nata dengan cepat pasti akan bisa membaca ekspresinya tersebut.
"Baiklah sekarang sepertinya anda harus segera makan siang, karena jika anda terlambat makan siang maka aku akan mengerjakan pekerjaan ini aku sendiri." Ucap Nata sambil bercanda.
__ADS_1
Mengerti apa yang dimaksud oleh atasannya tersebut, Han langsung sakit kepala karena biasanya ia akan ditanya-tanya oleh sahabat bosnya.
Seluruh kegiatan Nata memang selalu dipantau ketat oleh Kanzo dan yang lain, karena dapat dipastikan jika orang yang tidak menyukai Nata bukan hanya satu atau dua orang saja.