
Selamat datang, jangan lupa buat Like, Komen dan Vote yah teman-teman, harap dukungannnya.
Terasa semua berjalan dengan begitu cepat, hari ini adalah malam minggu di mana Jonathan mengundang Nata Lio hadir di acara pembukaan restaurant baru miliknya.
Tempatnya restoran tersebut adalah Restoran kelas atas, karena ketika mereka memasuki restoran tersebut mereka sudah disuguhi oleh pemandangan yang mewah, Nata membaca satu persatu menu beserta dengan harga yang sudah tercantum di menu tersebut.
"Restoran ini cukup bagus dan juga nyaman fasilitas yang disediakan pun tidak main-main." Nilai Nata.
"Pelayanannya cukup ramadan juga cepat sehingga aku tidak membutuhkan waktu lama untuk mendapatkan makanan yang aku inginkan, Tapi tetap saja aku tidak akan mungkin untuk makan di restoran ini setiap hari, karena aku harus berhemat. " Lanjut Batin Nata.
"Ternyata restoran dari Kak Jonathan cukup menyenangkan dan juga nyaman untuk kelas atas." Ucap Lio kepada kakaknya, Iya dengan terang-terangan memberikan komentar terhadap restoran dari Jonathan.
" Apa yang kamu katakan memang benar, restoran ini sangat nyaman, hanya saja restoran ini bisa dijangkau oleh kalangan atas dan tidak mungkin untuk orang kalangan bawah untuk bisa menikmati restoran seperti ini. " Timpal Nata.
"Semuanya sesuai dengan harga, orang memang harus mengeluarkan budget yang cukup tinggi untuk mendapatkan fasilitas pelayanan yang nyaman seperti ini." Jawab Lio sambil tersenyum.
Mereka berdua sudah sejak tadi sampai, akan tetapi mereka belum bertemu dengan Jonathan, mungkin saja Jonathan saat ini masih berada dalam perjalanan sehingga belum terlihat di restoran tersebut, maka daripada itu mereka duduk di salah satu meja dan juga menikmati hidangan pembuka.
Jonathan saat ini masih berada di dalam perjalanan bersama dengan asistennya Saga, hari ini ia sedikit terlambat ia mempersiapkan diri cukup ribet, Iya tampaknya ingin tampil perfectionist is di hadapan Nata.
__ADS_1
Saga yang sejak tadi memperhatikan sang atasan hanya geleng-geleng kepala saja, ia tidak berani mengeluarkan komentar yang menyinggung bosnya tersebut, menurut Saga bosnya yang selalu anti dengan wanita sekarang dibuat bertekuk lutut bahkan seperti bukan bosnya yang biasa.
" Apakah penampilan kusuda baik? "Tanya Jonathan untuk kesekian kalinya kepada Saga.
"Penampilan anda 100% tampan tuan." Jawab Saga yang tampak ogah-ogahan, karena ia sudah berulang kali ditanyakan seperti itu dan jawabannya sudah berulang kali sama.
" Baguslah kalau begitu, Aku hanya tidak ingin menata berpaling dariku saja." Ucap Jonathan.
"Nona Nata bahkan tidak pernah menilai seseorang dari penampilan saja, sebenarnya bosku ini kenapa tiba-tiba menjadi bloon." Batin saga saat ini sungguh merasa sangat kesal dengan tingkah laku sang bos yang terlihat bucin sekali.
Saat ini semua yang berada di restoran tengah mempersiapkan diri karena pemilik dari restaurant tersebut akan segera sampai, yang turut hadir di acara pembukaan restoran tersebut bukanlah orang-orang dari kalangan biasa akan tetapi orang-orang kalangan atas atau bisa dikatakan kolom berat dan pejabat lainnya turut hadir untuk memeriahkan pembukaan restoran tersebut.
MC mengambil alih panggung.
"Bisa-bisanya dia terlambat di acaranya sendiri. " Cecar Nata yang mulai bosen meskipun ia yang menyukai restoran tersebut.
"Mungkin saja kak Jonatan sekarang sedang sibuk atau banyak pekerjaan. " Ucap Lio menanggapi cecaran dari kakaknya.
"Dia bukanlah sibuk, Akan tetapi ia tidak konsisten dengan jadwalnya sendiri sehingga pada akhirnya ia terlambat juga. " Sangkal Nata merasa apa yang dipikirkan adiknya hanya omong kosong sejenak.
__ADS_1
"Ingatlah de, waktu itu adalah sesuatu yang mahal dan tidak bisa untuk diputar kembali, maka dari pada itu jangan sekali-sekali kamu menyia-nyiakan kesempatan." Nasehat Nata kepada adiknya Lio.
Jika kalian bertanya-tanya di mana yang lainnya, saat ini mereka semua sedang berada di apartemen menghabiskan waktu di sana, Kenapa mereka tidak ikut bersama dengan Nata dan juga Lio, karena mereka enggan dan tidak dekat dengan Jonathan.
Tidak lama setelahnya akhirnya suasana menjadi diju karena kedatangan Jonathan yang benar-benar menjadi pusat perhatian.
Jonathan berjalan dengan gagah dan penuh Wibawa didepan semua orang, ia sekali membungkukkan badan kepada orang yang harus dihormati dan selebihnya Ia hanya cuek saja. Orang-orang sudah terbiasa akan sifat dari Jonathan yang sangat cuek dan juga dingin sehingga mereka tidak kaget lagi melihat tingkah dari Jonathan.
"Selamat malam semuanya, Sebelumnya saya mau Sebelumnya saya mau mohon maaf atas keterlambatan saya pada acara malam ini." sebenarnya Jonathan enggan untuk berbicara seperti itu di hadapan umum, karena sebelumnya ia tidak pernah melakukan atau berbicara seperti itu di depan umum, ia melakukan itu karena melihat wajah yang menatap dia dengan tatapan tidak suka.
"Pencitraan." Cecar Nata lagi.
Entah apa yang membuat mata menjadi sangat sensitif terhadap Jonathan, hal itu tentu saja membuat Lio geleng-geleng kepala dengan mood dari kakaknya.
Sesudah memberikan sambutan singkat Jonathan langsung saja berjalan menuju ke meja Nata dan juga Lio, tentu saja ia berjalan dengan didampingi oleh asisten pribadinya yang tidak lain adalah Saga.
" Selamat malam Nata, Lio terima kasih karena sudah beri kesempatan untuk hadir di acara sederhana ini." Sapa Jonathan dengan niat baik yang malah ditanggapi dengan ketus.
" Selamat malam juga, Selamat atas pembukaan restoran baru semoga kedepannya lancar lancar dan juga banyak peminatnya." Ucap Lio memberi selamat, karena ia sudah mendapatkan undangan.
__ADS_1
"Terima kasih." Akhirnya Jonathan menjawab lagi setelah Nata tidak mengeluarkan satu katapun.
Saga rasanya ingin tertawa melihat sang Bos diajukan oleh wanita, karena selama ini wanita yang selalu mengejar-ngejar bosnya.