Anak Yang Dibuang

Anak Yang Dibuang
Episode 109 ~ Perubahan Jonathan.


__ADS_3

Hallo semua, jangan lupa buat Like, Komen dan juga Vote yah, terima kasih :), jangan lupa buat mampir ke karya aku yang lain juga yah :).


Orang yang saat ini tengah uring-uringan di sebuah rumah mewah tidak lain adalah Jonathan, Jonathan hari ini begitu frustasi karena ia selalu saja gagal untuk berdekatan dengan Nata.


Selalu saja merasa cemburu ketika melihat Nata pergi bersama dengan Ken, bahkan Nata mengajak Ken untuk pergi menjumpai orang terdekat, Iya sudah mengetahui jika orang yang ditemui oleh Nata di bandara adalah orang terdekat dari Nata dan dua orang kepercayaan Nata.


"Apa kurangnya aku, kenapa dia tidak pernah melirik ke arah aku sekali saja." Kesal Jonathan dengan tatapan yang begitu menyeramkan.


Sejak tadi orang-orang yang berada di rumah mewah milik Jonathan tidak ada yang berani angkat bicara, sebelumnya tidak pernah melihat Jonathan tergila-gila dengan seorang wanita, apalagi wanita yang membuat Jonatan tergila-gila adalah wanita yang berpenampilan sederhana, berbanding terbalik dengan wanita yang selalu mengejar Jonathan.


Memang ketika jatuh cinta seseorang tidak akan melihat pasangannya melalui segi fisik maupun materi, kenyamanan serta kepribadian orang tersebut yang menjadi pertimbangan untuk seseorang menjatuhkan rasa.


Nata memang bukanlah gadis yang seksi serta menggoda di mata para pria, akan tetapi sifat dan juga kepribadian yang dimiliki Nata membuat Jonathan merasa nyaman dan ingin memiliki Nata.


"Bos, sebaiknya anda beristirahat terlebih dahulu." Ucap sang asisten yang diketahui bernama Saga.


"Sebaiknya sekarang kau diam saja, karena saat ini aku sama sekali tidak tertarik untuk berbicara, melainkan aku sangat ingin menghajar wajah seseorang." Omel Jonathan kepada asisten pribadinya.


Saga akhirnya memilih untuk kembali diam setelah mendengar suara dingin dari sang Bos ia tidak ingin menjadi bahan amukan atau tempat pelampiasan dari Jonathan.

__ADS_1


Entah masukan apa yang bisa membuat Jonathan diam, bisikan yang diberikan Saga menjadi bahan pertimbangan Jonathan.


Keesokan harinya Jonathan tetap pergi masuk kampus seperti biasanya, begitu pula dengan Nata yang tetap masuk kuliah.


Hari ini Nata berangkat sendiri karena Nadine enggan untuk pergi ke kampus, Nata tampak menyetir mobil sportnya dengan kecepatan diatas rata-rata.


Tiba-tiba handphone Nata berdering "Hallo." Ucap Nata setelah mengangkat telpon.


"Hallo kak." Jawab seseorang dari seberang telepon, ternyata sang adik yang menelpon dirinya.


"Ada apa Lio ?" Tanya Nata yang sudah selesai memakai earphone di telinganya.


"Sekarang Kakak sedang berada di dalam perjalanan menuju ke kampus, ada apa ?" Tanya Lio kepada adiknya.


"Baiklah, kira-kira Kakak akan selesai jam berapa ?" Tanya Lio lagi.


"Sekitar jam 2." Jawab Nata.


"Baiklah kalau seperti itu, nanti aku akan menjemput kak Nata." Ucap Lio sebelum ia mematikan telepon.

__ADS_1


Nata hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah dari adiknya, adiknya selalu saja membuat ia bingung serta sifat adiknya yang tidak pernah bisa ia tebak, ia sama sekali tidak protes mendengar adiknya akan menjemput.


Ketika Nata sampai di kampus ia berpapasan dengan Jonathan, Jonathan terlebih dahulu menegur Nata karena ia rasakan atau tidak mungkin untuk menegur dirinya terlebih dahulu.


"Hi." Singkat Jonathan.


"Hai Jo." Jawab Nata dengan datar.


" Apakah hari ini kamu sibuk?" Tanya Jonathan kepada Nata.


" Sepertinya ia, siang nanti aku akan dijemput adikku." Jawab Nata yang memang berkata jujur.


" Apakah aku bisa ikut denganmu? " Tanya Jonathan penuh harap.


"Hmmm, sepertinya bisa." Jawab Nata memperbolehkan, karena Jonathan tidak bersikap semaunya sendiri seperti biasanya, kali ini ia bersikap lebih sopan dan menanyakan keputusan orang terlebih dahulu tanpa memaksakan kehendaknya.


"Baiklah, kalau begitu aku pergi dulu, sampai jumpa." Ucap Jonathan yang langsung berlalu pergi.


" Apakah hari ini dia tidak salah makan, bagaimana dia bisa bersikap semanis itu biasanya ia akan seenak jidat." Tanya Nata sambil geleng-geleng kepala dan kembali melanjutkan langkahnya memasuki kelas.

__ADS_1


__ADS_2