Anak Yang Dibuang

Anak Yang Dibuang
Eps 80 ~ Gerald Birthday II


__ADS_3

"Baguslah sayang, akhir-akhir ini kamu tampaknya begitu sibuk, kalau punya waktu kita pergi jalan-jalan yah, soalnya Gerald sibuk terus." Ucap mommy Gerald dengan manja pada Nata, dan Gerald hanya geleng-geleng kepala melihat mommynya menyindir dirinya yang selalu sibuk.


" Iya tante memang belakangan ini Nata banyak memiliki kesibukan, tapi nanti akan Nata usahakan untuk kita pergi bersama." Jawab Nata sambil terkekeh kecil.


Mommy Gerald hanya tersenyum mendengar penuturan dari Nata, mommy Gerald memang sangat menyukai kepribadian Nata yang lembut dan sopan terhadap yang lebih tua.


"Mom, Gerald mau ajak Nata ketemu sama yang lain dulu yah." Ucap Gerald yang memotong obrolan kedua wanita tersebut.


"Ta .." Protes sang mommy.


"Ayolah, mommy bisa berbicara dengan Nata lain waktu." Potong Gerald dengan cepat sebelum mommynya memonopoli Nata.


"Baiklah." Jawab sang mommy pasrah saja.


"Tante, nanti Nata balik lagi yah." Ucap Nata sambil tersenyum kecil melihat tante tersebut hanya cemberut.


Nata memang memiliki kedekatan dengan mommy Gerald, banyak memiliki kesamaan membuat keduanya punya hubungan dekat.


"Hai." Tiba-tiba saja ada yang datang dan menyapa keduanya, tak lain dan tidak bukan adalah Lio.


"Hai Lio." Sapa Gerald yang melihat kehadiran Lio.


"Happy birthday kak Gerald." Ucap Lio memberi ucapan selamat.

__ADS_1


"Terima kasih sudah menyempatkan waktu untuk hadir, dan meminjamkan kakakmu ini." Jawab Gerald sambil tersenyum dan melirik ke arah Nata.


"Hei, apa kamu pikir aku barang apa." Omel Nata dengan ketusnya, membuat Lio dan Gerald sedikit terkekeh.


"Lio, apakah kamu sudah makan ?" Tanya Gerald yang hampir melupakan sesuatu.


"Tadi aku sudah menyicipi beberapa makanan, tapi aku rasanya sedikit tidak betah di sini, karena dari tadi aku di ganggu ondel-ondel." Kesal Lio pasalnya ia terus saja di dekati oleh beberapa wanita yang bermakeup menor.


"Hahaha." Tawa Nata dan Gerald pecah mendengar keluhan dari Lio.


"Sudahlah, ini hadiah dariku, aku harus pamit pulang sekarang kak, aku punya urusan diluar." Kesal Lio yang sekalian berpamitan akan balik terlebih dahulu.


"Loh, kalau begitu sama kakak baliknya." Samber Nata yang tak mau ditinggalkan.


"Setidaknya aku bisa mempercayai Kakak kepada Kak Gerald, kak Gerald tolong jaga kak Nata dengan baik yah." Ucap Lio kepada kakaknya lalu ia beralih kepada Gerald.


" Tenang saja Lio, kakak pasti akan mengantar Nata sampai tujuan dengan selamat tanpa kekurangan apapun, dan kamu juga sebaiknya berhati-hati di jalan, jika terjadi sesuatu tolong langsung mengabari kami." Ucap Gerald yang memikirkan keselamatan dan kondisi Lio.


"Baiklah, aku deluan yah, bye." Ucap Lio yang langsung berlalu pergi.


Akhirnya Gerald dan juga Nata menghampiri beberapa tamu yang hadir di pesta tersebut, Gerald memperkenalkan Nata ke teman-temannya, Natapun berkenalan dengan beberapa teman dekat dari Gerald.


"Hai Nata." Ucap salah satu lelaki yang sejak tadi memperhatikan Nata.

__ADS_1


"Hai." Jawab Nata singkat.


"Apa kamu masih mengingatku ?" Tanya orang tersebut.


" Apakah kita pernah bertemu sebelumnya ?" Tanya balik Nata yang tampak tidak mengingat orang tersebut.


" Yah kita sudah pernah bertemu dua kali sebelum kita bertemu di sini." Jawab orang tersebut yang membuat Nata semakin penasaran.


Nata mencoba untuk memejamkan mata beberapa detik mencoba mengingat-ingat ia pernah bertemu dengan orang tersebut di mana dan kapan, tapi nihil.


" Maaf tapi sepertinya aku tidak mengingat." Ucap Nata yang benar-benar tidak bisa mengingat orang tersebut.


" pada pagi itu sopir anda tidak berhati-hati ketika menyetir, sehingga ia menyenggol mobil saya dan anda memarahi saya pada waktu pertama, dan yang kedua kita bertemu di salah satu toko kue sekaligus restoran mini yang berada di Jaksel." Ucap orang tersebut mengingatkan di mana dan kapan mereka bertemu.


Nata tampak terdiam beberapa detik, ia molototkan mata ketika menyadari siapa pria yang berada di hadapannya.


"Oh jadi kau yang menyetir tidak becus itu, dan yah satu lagi dia bukan supir saya tetapi dia adalah sekertaris saya


" Kesal Nata karena pria tersebut menganggap sekretaris Han sebagai sopir.


" Baiklah mona jika memang dia adalah sekretaris anda, tetapi dia benar-benar ceroboh ketika menyetir mobil." Jawab lelaki tersebut.


Gerald memperhatikan perdebatan antara sahabat lamanya dan juga orang yang baru saja ia kenal, Apakah mereka sudah saling kenal sebelumnya itulah yang dipikirkan Gerald saat ini, Gerald cukup heran melihat mereka bertengkar sepertinya Nata tidak menyukai sahabatnya itu.

__ADS_1


"Hei, kenapa kalian jadi bertengkar seperti ini, apakah kalian memiliki masalah sebelumnya ?" Tanya Gerald sambil memijat pelipisnya.


__ADS_2