Anak Yang Dibuang

Anak Yang Dibuang
Eps 48


__ADS_3

INGAT YAH SEMUA, BUAT VOTE SEMOGA KALIAN TETAP BETAH YAH, INGAT VOTE DAN RATE5 YAH SEMUA.


Saat ini Zero dan juga mommynya dalam perjalanan menuju ke salah satu apartemen mewah, mereka berdua didampingi oleh Hero.


Hero yang tadinya ditugaskan untuk mencari tahu di mana letak dan juga unit apartemen tempat cucunya tinggal, maka tidak susah untuk mereka mencari tahu Dimana keberadaan sang cucu.


Saat ini di rumah Nata sedang bersama dengan Lio, Endi, El dan Reno, tidak lupa dengan Harvy dan bi Ina, Mereka tampak sedang membuat kue untuk dimakan bersama.


Sebenarnya mereka bukan membantu Nata dan juga bi Ina, mereka malah membuat kedua wanita tersebut menjadi kerepotan, karena mereka terus saja bertanya dan melakukan dengan salah, atau lebih tepatnya Mereka bertanya tapi tidak melakukan sesuai dengan arahan dari Nata, sehingga Nata harus mengusap dadanya agar ia lebih sabar lagi.


"Sebaiknya Kalian pergi saja bermain di ruang tengah, kalau kalian terus berada disini yang ada masakannya tidak akan selesai-selesai." Omel Nata untuk kesekian kalinya.


"Tapikan kami ingin membantu dan belajar membuat kue." Jawab mereka dengan wajah yang cemberut, karena Nata terus-menerus mengusir mereka.


"Sudah sudah, Kalian tidak usah membantu ataupun belajar, Jika kalian ingin benar-benar belajar membuat kue, kalian bisa les di tempat lain, karena kesabaranku sudah habis dalam mengajari kalian berlima, jadi sebaiknya sekarang kalian berlima keluar dari dapur." Kali ini Nata berkata dengan penuh ketegasan.


Pada akhirnya mereka meninggalkan dapur dengan wajah yang kusut, niat mereka untuk membantu Nata tidak menghasilkan apa-apa.


Mereka pergi terlebih dahulu untuk membersihkan diri mereka di kamar mandi, tetapi ternyata bukan hanya membersihkan diri mereka, tapi mereka malah sibuk bermain air, sehingga di depan kamar mandi terlihat becek dan juga kotor.


Nata yang melihat semuanya pun Hanya bisa menarik nafas pasrah, ia meminta kelimanya untuk bertanggung jawab dengan cara membersihkan tanpa meminta bantuan kepada bi Ina, mereka pikir bekerja itu adalah hal yang gampang, apa mereka tidak merasa kasihan dengan bi Ina, yang terus bekerja baik siang dan juga malam.


Hari itu Nata benar-benar diuji kesabarannya, Bagaimana bisa Ia mempunyai empat adik yang sudah remaja, tetapi mala bersikap seperti Harvy sang anak kecil.

__ADS_1


Disaat Nata sedang menunggu kelimanya untuk selesai mandi, bel apartemennya berbunyi, sepertinya sedang ada orang yang datang bertamu, tapi siapa ?


Nata membukakan pintu, ia dapat melihat seorang pria yang tampak terlihat gagah dengan stelan baju santai, serta seorang wanita paruh bayah yang berpenampilan modis.


"Mohon maaf, apa ada yang bisa saya bantu ?" Tanya Nata Karena ia merasa tidak mengenai orang yang berada di depannya.


"Biisa kita bicara di dalam saja, kamu tidak perlu khawatir karena kita bukan orang jahat." Ucap wanita tersebut dengan sedikit lembut, yang tentu saja terdengar aneh di telinga pria tersebut.


"Baiklah, silakan masuk." Jawab Nata, Nata karena kebetulan di dalam ada empat laki-laki ya ia yakini bisa menjaga dirinya.


Pada akhirnya Nata mempersilahkan mereka masuk, mereka duduk di salah satu ruangan di apartement tersebut.


" Jadi sekarang apa bisa dijelaskan maksud dan tujuan kalian datang kemari, dan apa ada yang bisa saya bantu." Jawab Nata yang berkeinginan langsung to the point.


Nata tampak terdiam beberapa detik, setelah ia menyadari sesuatu ia pun menatap sinis kepada orang tersebut.


"Oh, jadi anda adalah ayah dari Harvy, ayah macam apa anda, membiarkan putra anda sendirian di mall, dasar tidak becus." Maki Nata sambil melipat tangan di depan dada, yah tentu saja ia terlihat lucu dan menggemaskan di mata Zero, tapi sayang Nata bawel.


"Ada baiknya sebelum berucap anda mencari tahu apa yang terjadi terlebih dahulu." Sinis Zero.


"Cih." Nata hanya berdecih dan mengahlikan pandangan.


"Apa saya bisa bertemu dengan susu saya ?" Tanya wanita tersebut, yang tidak lain adalah omanya Harvy.

__ADS_1


"Tentu saja nyonya, tapi saya harap tunggu sebentar karena saat ini ia sedang mandi." Jawab Nata dengan sedikit menurunkan intonasinya.


"Baiklah." Jawab wanita tersebut.


"Maaf jika cucu saya merepotkan anda." Ucap nyonya tersebut.


"Tidak apa-apa, lagi pula saya sendiri tidak merasa keberatan, Harvy anak yang baik dan juga penurut, sayang sekali ia kurang perhatian dari bapaknya." Jawab Nata sekalian menyindir Harvy.


"Dasar gadis aneh, berani-beraninya ia terus menyindirku, awas saja bertemu di luar, akan tak sobek-sobek." Kesal Zero yang merasa terus di pojokan.


"Anak saya adalah seorang duda, ia terlalu sibuk bekerja sehingga sedikit memiliki waktu bersama dengan Harvy, kemarin Harvy pergi bersama dengan kekasihnya tetapi dengan tidak tahu diri kekasihnya meninggalkan Harvy sendiri." Cerita nyonya tersebut.


"Ohh, maafkan saya, tapi disini saya sama sekali tidak ada niat untuk menyinggung, sebaiknya anda menyisipkan sedikit waktu untu Harvy, Bagaimana jika yang menemukan Harvy adalah orang jahat, tidak akan tahu bagaimana nasib anak manis tersebut." Saran Nata penuh dengan penekanan.


Ini adalah karya saya yang ke-6, karya ini saya buat sesuai dengan pemikiran dan juga imajinasi saya secara pribadi, Saya harap karya Saya tidak di copyright, karena saya mengetik pakai tangan dan memakai otak sebagai alat berpikir, bisa kalian bayangkan jika karya kalian di coppy oleh orang lain, bagaimana dengan perasaan kalian ? Kalian bisa menjawabnya dalam hati kalian masing-masing.


Yang kedua Saya ingin meminta bantuan kepada seluruh pembaca novelku, mohon banget buat di bantu Vote dan juga Like.


Tidak punya vote dan like kalian bisa membuat saya lebi termotivasi untuk menulis, karena dengan adanya Vote dan juga Like kalian semua tahu ini banyak orang yang menunggu karya ini di up, saya mohon sebesar-besarnya untuk bantu Vote, Like.


Juga bukan hanya satu atau dua orang yang sering mempromosikan karyanya, saya secara pribadi tidak pernah melarang ataupun menghapus komentar-komentar kalian, Saya menghargai usaha kalian untuk mengenalkan karya kalian kepada orang lain,  tetapi saya mohon baca dululah karya saya dan tinggalkan jejak Like, Vote agar kalian bisa lebi menghargai penulis, Mohon untuk tidak hanya sekedar memberikan promosi tetapi baca dan hargai juga.


Jangan lupa like comment dan juga vote yah teman-teman, doain terus biar semua kotak dan juga saraf-saraf saya berjalan dengan lancar agar bisa lebi banyak up hehehe

__ADS_1


__ADS_2