
Besok mungkin gak up yah semua, besok aku mau istirahat dulu, jangan lupa Like komen dan Vote yah, karena itu sudah jelas yang akan menentukan kapan aku balik.
Jangan lupa juga buat mampir di karya baru aku, langsung saja cek di profile aku "Anak Bungsu.", semoga kalian selalu sehat dan senang yah setiap hari, salam hangat.
Saat ini mereka berada di salah satu mall terbesar di California, mereka menghabiskan waktu bertiga di dalam Mall tersebut, Nata begitu antusias ketika mereka sedang pergi jalan-jalan.
" Lio apakah kamu mau membeli sepatu baru ?" Tanya Nata kepada adiknya.
"Sepertinya tidak." Jawab Lio dengan menolak secara halus agar kakaknya tidak cemberut, akan tetapi sepertinya tidak pengaruh atau tetap membuat Nata cemberut.
"Baiklah." Lanjut Lio kalau melihat ekspresi yang dikeluarkan kakaknya.
Jonathan sejak tadi hanya diam dan berbicara seperlunya saja atau ketika kedua orang tersebut bertanya kepada dirinya, ia memperhatikan kedekatan kedua saudara kandung tersebut.
Akhirnya Jonathan dan juga Lio mengikuti langkah Nata menuju ke salah satu toko sepatu ternama di dalam mall, Nata bukan hanya membeli untuk adiknya saja akan tetapi ia membeli untuk Jonathan juga, tadinya Nata sudah akan membayar akan tetapi ia teringat dengan ketiga adiknya, dan juga asisten pribadi serta sekretaris pribadinya.
__ADS_1
"Ada apa kak ?" Tanya Lip kepada kakaknya, karena kakaknya berhenti berjalan ke arah kasir.
"Sebentar, kakak ingin membeli sepatu untuk mereka juga." Jawab Nata.
Akhirnya Lio dan juga Jonathan menunggu Nata yang kembali memilih beberapa sepatu untuk El, Reno dan Endi, sekertaris Han dan asisten pribadi Willy.
Nata menghabiskan uang hampir 270jt untuk membeli sepatu mereka, 1 pasang sepatu berisi saran sekitar 38 sampai 40 juta.
Tadinya Lio dan Jonathan sama-sama menawarkan diri untuk membayar semua belanjaan yang sudah dipilih oleh Nata, akan tetapi Nata menolak dengan tegas.
"Apakah kalian sudah lelah ?" Tanya Nata.
"Tentu saja belum. " Jawab keduanya tampak kompak.
Tidak ada wanita lain yang bisa mengendalikan Kedua lelaki tampan tersebut kecuali Nata dan juga ibu kandung dari Kedua lelaki tersebut.
__ADS_1
Jujur saja Jonathan saat ini merasa begitu senang karena ia dibelikan sepatu oleh Nata, bukan hanya dibelikan saja akan tetapi Natal sendiri yang memilih sepatu itu untuk dirinya, Jonathan memiliki banyak uang untuk membeli sepatu yang lebih mahal dari yang diberikan oleh Nata akan tetapi karena yang membeli adalah Nata ia merasa begitu senang.
"Sepertinya Sekarang dia sudah mulai baik kepadaku." Batin Jonathan tersenyum cerah.
" Apakah dia hanya bersikap baik karena ada adiknya, atau karena ia sudah mulai bisa menerima kehadiranku, tapi semoga saja ia akan terus baik seperti ini." Harap Jonathan.
Jonathan bukanlah tipikal orang yang mudah untuk menyukai wanita, akan tetapi Nata yang jauh berbeda dengan wanita lain membuat ia bertekad untuk mendapatkan Nata seutuhnya.
Nata sendiri tidak sadar jika ia bersikap tidak seperti biasanya terhadap Jonathan, sikapnya terhadap Jonathan sekarang jauh lebih lembut dari pada biasanya bahkan ia dengan begitu antusias membelikan Jonathan sepasang sepatu baru.
Lio sejak tadi mengira jika kakaknya memiliki hubungan spesial dengan lelaki yang sejak tadi ikut bersama dirinya dan juga kakaknya, akan tetapi ia bisa mengerti jika keduanya masih belum memiliki hubungan special, tapi Lio dengan mudah bisa membaca jika Jonathan menyukai kakaknya.
"Kak, sekarang kita akan kemana ?" Tanya Lio kepada kakaknya.
"Sepertinya untuk makan es krim menyenangkan." Jawab Nata sambil tersenyum cerah ketika mengingat es krim.
__ADS_1
Tanpa berpikir panjang lagi mereka Langsung saja berjalan ke arah kedai es krim yang tidak jauh dari tempat mereka berdiri, ketiganya menikmati es krim tersebut, apalagi Nata yang terlihat sangat antusias.