
Wajah Lio saat ini tampak merah padam menahan emosi, benar sudah siap meledak melihat kue yang di buat kakaknya jatuh ke lantai.
Endi, Reno, El dan Rendi tampak diam mematung sama sekali tidak berani untuk angkat bicara, mereka menatap kue yang sudah jatuh berserakan, sedangkan Nata yang belum jauh pun membalikan bandan melihat tampang adiknya yang menahan amarah.
Tetapi Nata tampak lebih syok ketika melihat orang yang menyebabkan Lio emosi, Bagaimana bisa kedua orang tersebut ada di sekolah yang sama dengannya, apakah mereka berdua adalah anak baru yang dimaksud tadi pagi.
"Ups, sorry." Ucap wanita tersebut, kalau bukan Vina siapa lagi.
Anak-anak yang kebetulan mengetahui kue tersebut adalah pemberian dari Nata tampak diam, tidak ada satupun diantara mereka yang berani untuk bergerak dari tempat mereka berdiri dan duduk.
Plakk ...satu tamparan tepat mengenai pipi kanan milik Vina, yang menampar adalah Lio sendiri, kekesalan dan amarah Lio terhadap Vina semakin besar.
"Lu bilang apa tadi, sorry ?" Ulang Lio lagi dengan tatapan membunuh.
"Ini adalah hari pertama lu sama adik lu bersekolah di sini, tapi lu bener-bener nyari masalah sama gue Vina." Ucap Lio dengan nada yang lantang.
"Gue pastiin, hidup lu gak bakalan tenang mulai hari ini juga nona." Bisik Lio sebelum meninggalkan Vina.
Sedangkan untuk Vina, dia tampak diam, ucapan Lio membuat ia benar-benar takut, dan untuk Niko ia sama sekali tidak bisa berbuat apa-apa.
Dengan segera menghampiri kakaknya Nata.
"Kak tadi kuenya enak kok, meski Lio hanya memakan sedikit tapi kuenya benar-benar enak." Ucap Lio sambil tersenyum, ia bisa tenang hanya di depan kakaknya.
"Astaga Lio, baju kamu jadi kotor begini, sebaiknya kita segera bersihkan di toilet." Jawab Nata tanpa memperdulikan komentar mengenai kue.
Sedangkan untuk saat ini El sudah benar-benar emosi melihat kue milik Lio jatuh, ia tahu jika sahabatnya sangat menyukai kue cokelat, di antar mereka Lio mendapatkan darkcokelat, kue yang diberikan khusus untuk Lio, sedangkan ia dan dua sahabatnya mendapatkan kue yang ekstra keju.
" Anda benar-benar tidak akan lepas dari genggaman Lio, nona Vina yang terhormat." Setelah itu El langsung saja meninggalkan kantin.
Begitu pula dengan Endi dan Reno, juga Rendi, sedangkan Raisya ikut bersama Lio dan Nata.
__ADS_1
Banyak siswa dan siswi yang berbisik-bisik tentang Vina, ada yang menatap dengan penuh ibah dan juga ada yang menatap dengan tatapan sinis.
- - -
Saat pulang sekolah, Nata sudah bersama dengan adiknya, dan adiknya saat ini sedang menuju ke salah satu kafe yang berada di dekat sekolah mereka.
Kafe tersebut adalah tempat tongkrongan anak sekolah, kafe tersebut memiliki harga yang cukup murah untuk halangan anak orang kaya, harga menu makanan mulai dari 40.000 / 150.000.
Mereka rencananya bersama dengan Endi Reno dan juga El, akan nongkrong dulu, ketika mereka memasuki kafe tersebut.
Nata menjadi pusat perhatian, karena ia dikelilingi oleh para lelaki tampan, tampaknya banyak yang iri melihat keberuntungan Nata.
Rata-rata yang sering nongkrong di situ adalah teman atau satu gangster dengan Lio Cz, banyak yang menyapa mereka berempat, dan juga tersenyum kepada Nata.
"Kak, kakak pengen apa ?" Tanya Lio kepada kakaknya.
"Kakak ingin burger, pizza saja." Jawab Nata.
Lio akhirnya pergi meninggalkan sang kakak, menuju ke salah satu pantry untuk memesan makanan, untuk dirinya dan juga kakaknya, juga tidak lupa untuk membelikan ketiga sahabatnya.
"Totalnya 490.000." Ucap kasir tersebut.
"Baik, saya bayar pake cash yah." Jawab Lio, karena secara kebetulan ia sedang membawa uang cash, sehingga untuk menggunakan kartu.
"Baik, terima kasih, pesanannya akan selesai dalam waktu kurang dari 30mnt, harap di tunggu." Ucap kasir tersebut dengan ramahnya.
Akhirnya Lio kembali kemeja dengan membawa nomor 7, sebagai tanda agar pelayan tidak sulit mencari mejanya.
"Kak, aku dengar perusahaan Nelson sebentar lagi akan merayakan ulang tahun, apa kita perlu hadir ?" Tanya Lio kepada kakaknya.
"Tentu saja kita akan hadir, mereka harus membayar mahal atas apa yang sudah mereka lakukan kepada kita." Jawab Nata yang saat ini tampak menyetujui.
__ADS_1
"Baiklah, kalau seperti iti kita akan memberikan sedikit kejutan kepada mereka." Ucap Lio sambil membayangkan ide-ide gila yang akan ia lakukan.
"Selamakejutan itu tidak membahayakan dirimu, kakak akan tetap setuju dan mengikuti keputusan kamu." Timpal Nata, ia merasa tidak masalah jika adiknya melakukan apapun itu, asalkan tidak membahayakan adiknya.
"Kakak tidak usah khawatir." Jawab Lio, ia tahu kakaknya tampak sedang khawatir terhadap dirinya.
"Memangnya kapan acaranya ?" Tanya Endi kepada Lio.
"Minggu depan." Jawab Lio.
"Hmm, Sepertinya aku juga mendapatkan undangan." Jawab Endi lagi, karena kebetulan perusahaan orang tua Endi menjalani kerjasama dengan perusahaan Nelson.
"Sepertinya kami juga." Ucap El dan Reno yang tidak mau kalah.
"Baiklah, jika memamg begitu Kalian juga bisa datang." Jawab Lio, ia tahu ketiga sahabatnya juga pasti akan ikut bermain.
"Yah tentu, aku juga ingin bermain." Jawab Endi, Reno dan El bersamaan.
Nata hanya geleng-geleng kepala melihat ketiganya, mereka berempat adalah adik terbaik yang pernah Nata miliki.
----
***Ini adalah karya saya yang ke-6, karya ini saya buat sesuai dengan pemikiran dan juga imajinasi saya secara pribadi, Saya harap karya Saya tidak di copyright, karena saya mengetik pakai tangan dan memakai otak sebagai alat berpikir, bisa kalian bayangkan jika karya kalian di coppy oleh orang lain, bagaimana dengan perasaan kalian ? Kalian bisa menjawabnya dalam hati kalian masing-masing.
Yang kedua Saya ingin meminta bantuan kepada seluruh pembaca novelku, mohon banget buat di bantu Vote dan juga Like.
Tidak punya vote dan like kalian bisa membuat saya lebi termotivasi untuk menulis, karena dengan adanya Vote dan juga Like kalian semua tahu ini banyak orang yang menunggu karya ini di up, saya mohon sebesar-besarnya untuk bantu Vote, Like.
Juga bukan hanya satu atau dua orang yang sering mempromosikan karyanya, saya secara pribadi tidak pernah melarang ataupun menghapus komentar-komentar kalian, Saya menghargai usaha kalian untuk mengenalkan karya kalian kepada orang lain, tetapi saya mohon baca dululah karya saya dan tinggalkan jejak Like, Vote agar kalian bisa lebi menghargai penulis, Mohon untuk tidak hanya sekedar memberikan promosi tetapi baca dan hargai juga.
__ADS_1
Jangan lupa like comment dan juga vote yah teman-teman, doain terus biar semua kotak dan juga saraf-saraf saya berjalan dengan lancar agar bisa lebi banyak up hehehe**