Anak Yang Dibuang

Anak Yang Dibuang
Eps 68 ~ Masih di kediaman keluarga Alexander.


__ADS_3

Masih di kediaman keluarga Alexander, Nata dan Harvy tampak sibuk bermain sampai melupakan jam makan malam.


Nyonya besar Alexander, minta Hero untuk memanggil kedua orang tersebut, ia tidak ingin cucunya terlambat makan.


"Sebaiknya sekarang kalian hentikan dulu acara main kalian, Sekarang sudah jam 7 malam yang artinya ada jam untuk orang makan." Ucap Hero sambil menatap kedua orang yang tersebut yang berada di ruang bermain secara bergantian.


Nata dan Harvy tersenyum, lalu kemudian mereka langsung saja meninggalkan mainan-mainan tersebut dan mengikuti Hero.


Saat ini mereka berada di ruang makan, mereka makan bukan hanya bertiga tetapi mereka makan berempat dengan adanya Hero.


Karena sejak dulu Hero memang selalu satu meja makan dengan keluarga Alexander, keluarga Alexander sudah menganggap Hero bagian dalam keluarga bukan menganggap sebagai asisten lagi.


"Kalian berdua bermain sampai lupa waktu." Tegur nyonya besar tersebut sambil geleng-geleng kepala.

__ADS_1


"Hehe maafkan kami oma." Jawab mereka berdua sambil memperlihatkan senyum pepsodent.


"Lain waktu untuk kalian berdua tidak boleh seperti itu lagi, meskipun kalian senang bermain tapi kalian juga harus memperhatikan kondisi kalian, jangan sampai karena lupa waktu kalian mala sakit dan tidak bisa bermain." Ucap nyonya tersebut dengan suara yang melembut.


"Baik oma, mungkin karena tadi terlalu asyik bermain sehingga kami berdua, apa lagi Nata mala melupakan jam makan malam." Jawab Nata sambil tersenyum canggung.


"Baiklah, mari kita makan." Ucap nyonya besar tersebut sambil membalas senyuman Nata.


Mereka makan dengan penuh ketenangan, suasana di ruang makan tersebut begitu hangat makan dengan penuh syukur, Hero diam-diam tersenyum melihat pemandangan tersebut.


"Astaga aku lupa mengabari mereka, aku yakin saat ini pasti mereka begitu khawatir." Batin Nata merasa tak enak.


"Maaf oma, tuan Hero, Nata permisi untuk angkat telepon dulu, Harvy tunggu sebentar yah." Ucap Nata yang tampak tidak enak hati.

__ADS_1


Mereka mengangguk secara bersamaan sebagai tanda setuju, melihat itu semua Nata dengan segera beranjak dari kursi dan menerima telepon.


Nata berjalan sedikit jauh agar supaya tidak mengganggu acara makan malam yang lainnya.


"Hallo." Ucap Nata ketika panggilan telepon sudah terhubung.


"Hallo. Astaga Kakak selama 1 hari ini kemana saja, apa Kakak tidak tahu kami begitu khawatir saat ini." Jawab Lio dari seberang telepon yang terdengar begitu khawatir.


"Hallo Lio. Maafkan kakak yah, tadi Kakak bermain dengan Harvy sehingga kakak tadi lupa untuk memberi kabar." Jawab Nata yang begitu merasa bersalah kepada adik.


"Syukurlah kalau memang kakak baik-baik saja, kalau mau pergi lagi jangan sampai lupa untuk mengabari aku dan yang lain, supaya kami tidak merasakan khawatir yang berlebihan." Ucap Lio dari seberang telepon tampak sedikit lega kalau mendengar kakaknya dalam keadaan yang baik-baik saja.


"Lalu sekarang sudah malam, apakah kakak tidak akan pulang ?" Tanya Lio dari seberang telpon yang baru saja melirik arlojinya.

__ADS_1


"Sebentar lagi kakak akan kembali ke apartemen, tapi sekarang kakak harus memutuskan sambungan telepon, karena kakak sedang makan bersama nyonya tersebut, rasanya tidak enak meninggalkan meja makan terlalu lama." Jawab Nata yang sekalian ingin mengakhiri sambungan telepon.


Bonus buat today, bonus jadi jangan komplain yah :)


__ADS_2