
Malam gaes, yok baca yok, jangan lupa Like, Komen sama Vote juga yah :)
"Tuan Nelson saya harap anda bisa lebih profesional dalam bekerja, Jangan pernah sekali-sekali anda mencampurkan masalah pribadi dengan masalah kantor." Sinis Nata dengan tatapan yang seolah-olah merendahkan Nelson.
"Hahaa kamu pikir kamu siapa, sehingga dengan beraninya untuk menegur saya." Sinis Nelson dengan tertawa renyah.
Nata tersenyum sinis mendengar apa yang dikatakan oleh Nelson, Apakah kedudukannya di perusahaan kurang jelas sehingga membuat Nelson menanyakan siapa ia.
"Tuan Nelson, ingatan anda sama sekali belum buruk bukan, kedudukan saya sudah sangat jelas saya adalah pemegang saham tertinggi di perusahaan. Jadi bagaimana bisa anda menanyakan siapa saya, rasanya itu adalah yang tidak sopan." Jawab Nata dengan senyum sinisnya.
"Meskipun kamu adalah pemegang saham tertinggi di perusahaan, tetapi jangan harap kalau saya akan takut dengan kamu nona." Jawab Nelson lagi yang tetap kekeh untuk tidak merasa takut kepada Nata.
__ADS_1
"Baiklah, sungguh memiliki permainan untuk keluargamu, anda bisa menunggunya tuan Nelson, dan tolong untuk berhenti menggunakan uang perusahaan demi kepentingan pribadi." Ucap Nata dengan sindiran. Nata sudah mengetahui jika nelpon menggunakan uang perusahaan untuk kepentingan pribadi.
Pada awalnya ia sama sekali tidak menunjukkan rasa takutnya terhadap Nata, akan tetapi setelah ia mendengar apa yang dibicarakan oleh Nata, wajahnya tampak sedikit pucat bagaimana bisa kita mengetahui jika dia menggunakan uang perusahaan untuk kepentingan pribadi.
"Hahaha nona saya rasa anda sangatlah berbakat dan pintar membuat suatu cerita, saya bisa saja melaporkan anda atas pencemaran nama baik." Jawab Nelson yang berusaha untuk tetap tampil biasa saja.
"Ohyah, saya sama sekali tidak merasa keberatan jika anda berniat untuk melaporkan saya kepada pihak yang berwajib." Ucap Nata dengan senyum sinis yang menghiasi wajahnya.
Willy sejak tadi hanya diam saja menjadi penyimak antara Natalia Chrisly dan juga tuan Nelson, ia tidak akan ikut campur masalah antara Nata dan juga Nelson.
Tetapi secara diam-diam merekam pembicaraan keduanya, Willy ia bukan orang bodoh yang akan menyia-nyiakan kesempatan bukti-bukti, siapa tahu saja Nelson akan mengakui dan ...
__ADS_1
"Kalaupun saya menggunakan uang perusahaan apa masalah anda, saya menggunakannya dan saya jamin jika saya bisa mengembalikan uang perusahaan." Ucap Nelson dengan sinisnya, akan percuma juga jika ia menyembunyikan terus.
"Hahaha mengembalikan, aku tidak salah dengar tuan Nelson, kamu berbicara ingin mengembalikan tetapi kamu sendiri hanya bergantung di perusahaan." Jawab Nata dengan suara yang sedikit menyeramkan.
" Saya tidak akan membiarkan anda hidup dengan tenang tuan Nelson, saya sudah cukup lama membiarkan anda hidup dengan ketenangan, ketenangan anda benar-benar akan berakhir dalam beberapa waktu lagi." Sinis Nata dengan senyum jahatnya.
Nelson terdiam sejenak mencerna setiap kata dan juga kalimat yang dikeluarkan oleh Natalia, Bagaimana bisa Nata mengetahui jika ia menggunakan uang perusahaan untuk kepentingan pribadi, dan sekarang ia mulai takut jika ancaman dan semua keretakan yang dikeluarkan oleh Nata akan menjadi kenyataan.
Nata benar-benar gadis yang sangat berbahaya, Nata baik kepada orang yang tulus padanya, tapi dia akan menjadi seorang gadis yang berbahaya jika ada yang mendekati dirinya karena menginginkan sesuatu.
Willy rasanya ingin tertawa keras melihat tuan Nelson yang sudah tidak dapat membalas perkataan Nata, Nata berdebat dengan Nelson bukanlah suatu hal yang susah, ia bahkan begitu menikmati setiap perubahan dari Nelson.
__ADS_1