
Seperti biasanya keesokan harinya Nata dan juga Lio sudah siap dengan seragam mereka masing-masing, Nata dan Lio memakai tas yang sama, Nata dan juga Lio tampak fresh karena memang keduanya baru habis mandi.
Pada saat ini mereka sedang duduk di salah satu sofa yang berada di kamar atau ruangan tersebut, Nata tampak sedang sibuk dengan handphonenya, Sedangkan untuk Lio ia tampak sudah tidak sabaran, sehingga memutuskan untuk menghampiri bibi.
Sedangkan saat ini Bibi sedang berada di belakang, siapkan kue ya Akan dibawa oleh Nata dan Lio, untuk diberikan kepada El, Endi, Rendi dan Reisya.
"Bi, apa sudah selesai ?" Tanya Lio, Lio sudah tidak sabaran untuk berangkat ke sekolah, ya takut jika terjebak macet di jalan.
"Sudah selesai kok, ini." Ucap bibi memberikan tiga paper bag kepada Lio, yang satu untuk Nata dan Lio, yang satunya untuk El, Endi dan Reno, dan yang terakhir untuk Reisya, Rendi.
"Baiklah bibi, Makasih kalau begitu." Jawab Lio tersenyum kecil.
"Bibi, Lio sama kak Nata berangkat ke sekolah dulu yah, bibi baik-baik disini, jangan lupa untuk makannya bi." Ucap Lio berpamitan kepada bibi.
"Doain kami ya Bi, semoga kami menjadi anak yang sukses dan selalu sehat terus." Timpal Nata.
"Iya, Lio jangan lupa untuk menjaga kakaknya, kakaknya juga jangan lupa untuk menjaga adiknya sebaik mungkin, ingat ya untuk selalu berhati-hati." Ucap bibi kepada keduanya.
"Iya bi, kalau begitu kita pamit yah, bye." Ucap Nata dan Lio dengan segera meninggalkan kamar tersebut.
Biasa ketika mereka berada di lift dan juga berpaspasan dengan orang yang ada di situ, mendengar sedikit bisik-bisik tentang mereka berdua, tapi baik nyata maupun Lio mereka sama sekali tidak menanggapi atau memberikan respon.
Mereka merasa tidak ada gunanya untuk memberikan pembelaan, Kebanyakan orang selalu menilai tanpa mencari tahu kebenarannya, kan tetap diam saja selama orang tersebut tidak menyentuh salah satu dari mereka berdua.
Ngomong-ngomong orang-orang melihat mereka dengan tatapan yang sulit diartikan, apalagi saat ini keduanya sedang menggunakan seragam sekolah, yang pertanda mereka berdua masih berada dibawah umur, tetapi orang-orang berasumsi yang tidak-tidak, orang-orang hanya melihat sisi negatifnya saja tanpa melihat atau memikirkan sisi positifnya.
__ADS_1
Di parkiran tempatnya di depan mobil mereka, Nata dan Lio segera masuk dan meninggalkan kawasan hotel tersebut.
Selama berada di perjalanan ia tampak fokus dengan menyetir, Sedangkan untuk mata ia tampak sedang melihat foto-foto ia dan juga adiknya yang ia post di Instagram.
Pada dasarnya mata dan juga Lio memiliki followers yang banyak, maka dari pada itu data bisa saja dikatakan sebagai salah satu selebgram yang ada di Indonesia.
Nata sangat sering menerima endorse dari orang, harga yang ia buka cukuplah murah mengingat followersnya yang banyak, untuk instastory ia membuka harga 150jt, dan untuk feed ia membuka harga 500jt.
Dan yang perlu kalian ketahui, Nata hanya mengendorse barang yang sudah terjamin akan kualitasnya, jika ia mempromosikan kosmetik maka dipastikan kosmetik tersebut sudah dipastikan legal.
Untuk bio sendiri meskipun Instagramnya cukup banyak followers, tetapi ia tidak membuka endorse untuk banyak produck, Ya hanya menerima jika di Endorse Tshirt dan Sweater saja.
Perlu kalian ketahui jika Lio adalah salah satu youtuber, ia memiliki hampir 7jt subcriber, biasanya ketika ia memposting foto video atau konten apapun, viewesnya akan mencapai satu atau dua juta.
Di episode kali ini kalian bisa mengetahui jika keduanya adalah orang yang cukup terkenal, Nata sebagai selebgram populer dan begitu pula dengan Lio.
"Kak, nanti ketika pulang sekolah Kakak kan langsung pulang atau akan mampir ke tempat lain dulu ?" Tanya Lio.
"Sepertinya kakak masi belum tahu, nanti kakak kasih tahu kamu saja ketika kita pulang sekolah, memangnya ada apa?" Tanya Nata balik.
"Tidak apa-apa, jika Kakak memiliki urusan lain diluar tolong tetap untuk menghubungi Lio yah." Ucap Lio, Lio memanglah sangat overprotektif terhadap Nata.
"Iyaiya, kakak pasti akan mengabari kamu jika memiliki urusan di luar." Jawab Nata, Dia sangat senang ketika Lio sangat perhatian terhadap dirinya.
"Baiklah, kalau perlu Lio akan temanin kakak saja." Ucap Lio lagi tanpa dosa, mata adalah seorang bayi yang perlu diawasi selama 1 hari dengan 24 jam.
__ADS_1
"Tidak perlu, Kakak bisa berangkat sendiri Kamu tidak usah khawatir." Jawab Nata mulai kesal dengan keisengan Lio.
"Iya kak, lagi pula Lio hanya bercanda saja, kakak jangan ngambek dong, nanti makin jelek loh." Canda Lio.
"Ih Lio, jadi maksud kamu selama ini Kakak jelek gitu ?" Kesal Nata.
"Eh tidak, Aku sama sekali tidak mengucapkan hal itu." Bantah Lio sambil menahan senyum, ya sangat suka menyukai mengusili kakaknya.
"Menyebalkan sekali kamu ini yah." Omel Nata wajah cemberutnya.
Anak yang suka sekali mencari perhatian sang kakak, Lio kakaknya selalu memperhatikan dirinya, maka dari pada itu Liio selalu saja bersifat usil terhadap kakaknya.
Meskipun pada akhirnya ia akan mendapatkan omelan atau cibiran dari kakaknya tetapi ia tidak mempermasalahkan hal itu, menikmati setiap kali kakaknya cemberut.
Senang memiliki adik seperti Lio, Lio adalah alasan Nata satu-satunya untuk tetap bertahan hidup, Lio bagaikan berlian yang harus ia jaga baik-baik.
******Ini adalah karya saya yang ke-6, karya ini saya buat sesuai dengan pemikiran dan juga imajinasi saya secara pribadi, Saya harap karya Saya tidak di copyright, karena saya mengetik pakai tangan dan memakai otak sebagai alat berpikir, bisa kalian bayangkan jika karya kalian di coppy oleh orang lain, bagaimana dengan perasaan kalian ? Kalian bisa menjawabnya dalam hati kalian masing-masing.
Yang kedua Saya ingin meminta bantuan kepada seluruh pembaca novelku, mohon banget buat di bantu Vote dan juga Like.
Tidak punya vote dan like kalian bisa membuat saya lebi termotivasi untuk menulis, karena dengan adanya Vote dan juga Like kalian semua tahu ini banyak orang yang menunggu karya ini di up, saya mohon sebesar-besarnya untuk bantu Vote, Like.
Juga bukan hanya satu atau dua orang yang sering mempromosikan karyanya, saya secara pribadi tidak pernah melarang ataupun menghapus komentar-komentar kalian, Saya menghargai usaha kalian untuk mengenalkan karya kalian kepada orang lain, tetapi saya mohon baca dululah karya saya dan tinggalkan jejak Like, Vote agar kalian bisa lebi menghargai penulis, Mohon untuk tidak hanya sekedar memberikan promosi tetapi baca dan hargai juga.
Jangan lupa like comment dan juga vote yah teman-teman, doain terus biar semua kotak dan juga saraf-saraf saya berjalan dengan lancar agar bisa lebi banyak up hehehe******.
__ADS_1