Anak Yang Dibuang

Anak Yang Dibuang
Eps 16 ~


__ADS_3

"Gw tadi udah bilang kalau mau makan, kalian bisa beli sendiri." Kesal Lio kepada ketiga sahabatnya.


"Gak apa-apa, lagi pula saya kalau kita buang-buang makanan." Ucap Nata menengahi, tidak mau jika Lio mengomeli Endi, El dan juga Reno.


"Huft baiklah, ini air mineralnya." Ucap Lio pada akhirnya mengalah, juga tidak bisa memaksakan jika kakaknya sudah kenyang.


"Terima kasih." Ucap Nata secara tulus sambil tersenyum.


Nata yang pada saat itu sangat senang dan juga kehausan meminum mineral secara terburu-buru, sehingga membuat ia menjadi tersendat, sehingga hal tersebut membuat keempat remaja tampan menjadi panik.


Sungguh mereka banyak yang iri melihat Nata dikelilingi oleh banyak pangeran sekolah, biasanya para pangeran sekolah hanya akan bersikap cuek dan bodo amat dengan sekitar, dengan nada tersendak sedikit sudah cukup membuat ke-4 es datar tersebut panik.


"Pelan-pelan dong kalau minum." Ucap El kepada Nata dengan penuh kekhawatiran.


"Huft, gak apa-apakan ?" Ucap Endi yang ikutan panik.


"Syukur gak apa-apa." Ucap Reno


"Udah pelan-pelan aja nggak bakalan ada yang minta kok." Ucap Lio sambil tersenyum dan menepuk-nepuk pelan pundak Nata.


Semua orang cengok melihat perhatian yang diberikan El, Endi, Reno apa lago Lio, mereka sungguh tidak menyangka jika gadis baru tersebut sangatlah di jaga ketat, bahkan RE2L yang Selalu cuek terhadap wanita menunjukan secara nyata perhatian dan sifat posesif mereka.


"Oh iya." Ucap Nata yang seolah mengingat sesuatu.


"Lio, El, Endi, Reno kenalin mereka Rendi dan juga Reisya, Mereka berdua adalah teman kelas aku." Ucap Nata memperkenalkan kedua teman barunya.


"Hai, senang bisa berkenalan dengan kalian." Ucap Reno kepada Rendi dan Reisya.


"Senang juga bisa berkenalan dengan kalian." Ucap Rendi.


"Terima kasih, karena sudah mau menjadi teman kak Nata." Ucap Endi tulus meskipun dengan ekspresi datar.


"Sama-sama." Ucap mereka berdua.


Kembar yang masih berada di sana pun merasa kesal karena tak di anggap, dan juga Nata hanya memperkenalkan Reisya dan Rendi.


"Ohiya, kenapa handphone sejak tadi tak bisa untuk di hubungin ?" Tanya Lio kepada kakaknya.

__ADS_1


"Ketinggalan di kelas." Jawab Nata sambil tersenyum kecil, Nata memang sedikit manja jika bersama dengan bunda dan juga adiknya.


"Astaga." Ucap Lio, El, Ensi dan Reno bersamaan, Tadi mereka berempat sudah sangat merasa khawatir dengan Nata.


Cup.


Lio tak segan-segan mencium puncak kepala Nata, bahkan pipi kiri dan kananpun, E2R yang melihat itu tampak kesal, karena Lio tak pernah mengijinkan mereka mencium Nata, tentu saja dengan berbagai macam alasan.


Nata tidak merasa malu sama sekali, Dia sangat menyayangi adiknya Lio, ciuman yang Lio berikan adalah tanda kasih sayang seorang adik kepada kakak.


Jangan di Saya lagi banyak wanita yang histeris melihat hal tersebut, bahkan ada yang jatuh pingsan ketika melihat Lio mencium puncak kepala Nata.


Banyak sekali wanita yang merasa iri dengan Nata, rasanya mereka melabrak Nata tapi itu adalah sesuatu yang tidak mungkin, karena terlihat jelas keempat pria tampan tersebut sangatlah posesif.


Teman kelas Nata meskipun sudah mengetahui hal tersebut tetap saja merasa iri, apalagi orang-orang yang tidak mengetahui sama sekali status antara Nata dan Lio, Mungkin orang tersebut sudah memiliki keirian tingkat 100.


Sedangkan Rendi dan Reisya tampak pada pemikiran mereka masing-masing.


"Andai gue sama saudara kembar gw, bisa kayak mereka berdua." Batin Reisya sambil menatap sekilas kepada kembarannya.


Teman-teman kelas Nata yang sudah mengetahui hubungan antara Natal dan juga Lio tidak terlalu lebay seperti anak lain pada umumnya.


"Gila mereka ternyata sangat-sangat dekat, bukan terlihat seperti adik-kakak, melainkan mereka seperti sepasang kekasih."


"Mereka benar-benar seperti couple goals, mereka berdua terlihat sangat cocok."


"Huft, Lio yang tampan seperti pangeran memang pantas jika memiliki wanita pendamping seperti Nata, Nata terlihat sangat cantik dan juga natural."


" Beruntung banget ya si Nata, pertama masuk aja udah berhasil jadi tranding topik, Lio juga gak salah milih cewe, mereka bener-bener cocok."


"Kok gua jadi minder ini ya kalau lihat kecantikan Nata, hiks apalah daya aku yang tidak mungkin untuk bersaing dengan Nata."


"Andai aja berdua bukanlah sepasang adik kakak, melainkan sepasang sang kekasih aku akan sangat sangat mendukung mereka."


"Enak banget ya kalau punya saudara kayak mereka berdua, terlihat seperti bukan adik kakak melainkan Mereka terlihat seperti sepasang kekasih yang sedang dimabuk asmara."


"Hua, kalau Nata tadi nggak bilang Lio adiknya, mungkin sekarang sekelasku udah nyemprot dia."

__ADS_1


Kalian tidak lupa infokan jika saat ini lembar masih bersama-sama dengan mereka.


"Ehem." Dheman si kembar membuat mereka kembali sadar jika Bukan Hanya mereka yang berada di situ.


"Siapa mereka kak ?" Tanya El dengan sedikit berbisik, karena ia baru menyadari jika ada dua gadis yang memiliki wajah sama persis, atau bisa katakab kembar.


"Hmm, mereka adik kembarnya Reisya dan juga Rendi." Ucap Nata kepada keempat adiknya.


" Oh." Jawab mengerti.


"Sebentar lagi jam pelajaran akan segera dimulai, kita kembali ke kelas terlebih dahulu yah." Pamit Nata kepada adik-adiknya.


"Baiklah, hati-hatu jika ada yang mengganggu langsung saja cari kami." Ucap Reno, karena sejak tadi ia memperhatikan jika si kembar menatap Nata tak suka.


"Hmm, lagipula tidak ada yang berani macam-macam dengan kakak jika kalian berempat masi dengan kakak." ucap Nata geleng-geleng kepala melihat tingkah posesif.


Akhirnya Nata dan kedua teman barunya kembali ke kelas, sedangkan si kembar juga sudah beranjak dari tempat yang mereka duduki sebelumnya karena di cueki oleh Lio, Reno dan double E.


Seperti itulah hari pertama Nata berada di sekolah, simpulkan jika banyak yang salah paham hubungan Nata dan juga Lio, sehingga di hari pertama Nata mendapatkan tatapan tidak enak dari siswi-siswi yang ada.


Memang guys Kebanyakan orang suka menilai, tanpa mencari tahu dahulu apa kebenarannya.


**Halo semuanya ini adalah cerita aku yang ke 6, semoga kalian menyukai cerita ini, maaf jika Mungkin kalian merasa cerita ini terlalu bertele-tele, tetapi autor membuat cerita ini sesuai alurnya.


Saya menyukai cerita ini dan terus setia menikmati cerita ini, dan juga teman-teman jangan lupa buat like comment dan vote novel ini.


Saya secara pribadi juga mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada orang-orang yang sudah Setia mendukung dan juga menunggu novel saya di up, berterima kasih atas like comment dan juga voto yang diberikan oleh kalian, saya secara pribadi akan berusaha semaksimal mungkin untuk membuat cerita ini menjadi lebih baik lagi.


Tolong berikan komentar yang membangun serta tidak membuat mental penulis menjadi down, Rian memberi komentar yang tidak layak secara otomatis kalian membuat mental penulis menjadi sedikit terganggu, dan bukan membuat cerita semakin bagus malah akan membuat cerita menjadi tidak nyambung atau menjadi lebih jelek lagi.


Sekali lagi saya mohon berikan like, vote dan juga komentar sebagai bentuk dukungan kalian, dan juga ingat selalu jika tidak boleh atau lebih baik tidak memberikan komentar yang merusak atau membuat mental penulis menjadi down.


Dari saya saya ucapkan banyak-banyak terima kasih.


Jika kalian ingin berteman secara langsung dengan saya di sosial media kalian bisa memfollow Instagram saya.


@angelicaclaudiatengker**.

__ADS_1


__ADS_2