
Ini Nata sedang menunggu di lobby, tidak lain adalah untuk menunggu Kenzo datang menjemput dirinya, tidak lama setelah ia sampai di lobi handphonenya berdering, Dia bisa membaca jika yang menelponnya adalah Kenzo dengan segera ia mengangkat telepon dari sahabatnya tersebut.
"Hallo Kenzo." ucapan atas setelah panggilan telepon terhubung.
"Hai Nat, Sekarang aku sudah dekat segeralah ke lobi." Ucap Kenzo yang tampak memberitahu jika dirinya sudah mendekati apartemen Nata.
"Saat ini aku sudah berada di lobby. " Jawab Nata.
" Baiklah kalau begitu sampai jumpa. " Ucap Kenzo.
Kurang lebih 2 menit setelah itu mematikan sambungan telepon, Akhirnya sampai juga di depan lobby, menunggu lama Natal langsung segera masuk kedalam mobil sport milik Kenzo.
"Hi Ken, apa kabar ?" Tanya Nata setelah mendaratkan bokong di tempat duduk.
"Seperti yang kamu lihat saat ini, aku dalam keadaan baik-baik saja " Jawab Kenzo seadanya.
"Baguslah jika kamu benar-benar baik-baik saja." Ucap Nata sambil menghela nafas.
__ADS_1
"Sepertinya yang dalam keadaan tidak baik-baik saja adalah dirimu, mungkin nanti kita bisa pergi ke Indonesia bersama-sama." Hibur Kenzo kepada Nata.
Setelah mendengar Kenzo berbicara seperti itu, Nata langsung saja terlihat berbinar matanya, Kenzo merasa sedikit lega Karena tampaknya Nata mulai teralih pikirannya, untuk masalah pergi ke Indonesia akan diurus nanti.
"Baiklah, kalau begitu jangan terlalu lama menyetir karena sebentar lagi kelas akan segera dimulai." Ucap Nata.
"Baik nyonya." Jawab Ken dengan candaannya.
"Kamu ini seperti ke sopir ku saja. " jawab Nata dengan nada yang mengejek.
Selama perjalanan menuju ke kampus, Kenzo dan juga Nata terlibat beberapa candaan, sedangkan jauh berbeda saat ini dengan Jonathan yang tengah berada dalam perjalanan lebih tepatnya sebentar lagi ia akan segera sampai di lobby apartemen Nata.
Saga terlihat sedikit gelisah karena baru saja Ia mendapat kabar dari anak buahnya, jika orang yang sedang mereka tujuh saat ini sudah terlebih dahulu, terlebih lagi orang tersebut pergi bersama dengan lawan jenis.
Bisa dikatakan Saga begitu paham dan mengerti perubahan besar dalam diri bosnya tersebut, tidak lain dan tidak bukan adalah pengaruh besar dari seorang gadis asal Indonesia yang tidak ada lain adalah Nata gadis tersebut memang memiliki paras yang begitu cantik dan alami serta terlihat berbeda dari wanita lainnya. Tapi Saga sungguh tidak menyangka jika bosnya akan berubah menjadi bucin.
Sampainya di depan lobby apa apartemen milik Nata, tanpa menunggu Saga untuk membukakan Jonathan langsung segera keluar dari mobil dan berjalan masuk ke dalam.
__ADS_1
Setelah menanyakan ke resepsionis, dan mendapatkan izin untuk naik atas Jonathan tidak membuang-buang waktu lagi ia langsung saja naik ke atas.
Sesampainya di lantai yang dituju, Jonathan langsung saja menuju ke Unit apartemen milik Nata.
Ketika mengetuk pintu orang yang keluar adalah Lio, Jonathan menyapa Lio dengan senyum hangatnya, jangan tanya Saga pun sampai terheran-heran Kenapa bisa.
"Hallo." Ucap Lio menyapa Jonathan lebih dahulu.
"Hai adiknya Nata, apa Natanya ada ?" Tanya Jonathan dengan senyum manisnya.
"Kak Nata udah berangkat sekitar 10 menit yang lalu." Jawab Lio yang tampak sedikit canggung.
Sebisa mungkin Jonathan menjaga ekspresinya, sedangkan untuk saya sendiri ya sudah ia bingung mengambil tindakan apa.
"Baiklah, kalau begitu kami pamit dulu." Sopan Jonathan.
Setelah Jonathan pergi bersama dengan Saga, Lio langsung saja menutup pintu, sedangkan saat ini ketika mereka sampai di mobil, ekpresi hangat Jonathan berubah menjadi dingin, kalau dikatain bisa dibilang seperti kulkas 4 pintu.
__ADS_1