
Sesampainya keduanya di sekolah Mereka tampak kebingungan karena melihat banyak siswi dan siswa yang berada di halaman sekolah.
Endi, dan El tampak sedang berada di parkiran sekolah menunggu kedatangan Lio dan juga Nata, Mereka tampak seperti tidak biasanya, Meskipun mereka bersahabat mereka akan tetap menungggu di kelas, alasan tidak betah berlama-lama di tempat yang tidak ada acnya.
"Lio." Ucap El buru-buru menghampiri Lio dan juga membisikkan sesuatu.
Lio mendengar bisikan El pun menyeringai, ia tampak memiliki mainan baru, tidak usah repot-repot mencari ikan di luar sana, Jika ikan tersebut sudah masuk ke dalam daerahnya.
"Kakak, Sepertinya kita akan kedatangan tamu besar hari ini, kakak harus siap-siap, jangan biarkan mereka bersikap semau mereka terhadap kita." Ucap Lio kepada Nata yang sejak tadi menatap El dan juga Endi dengan tatapan bertanya.
" Siapa mereka ?" Tanya Nata penasaran.
"Kita lihat saja nanti, sengaja datang untuk bersekolah di sini, akan aku pastikan pilihan mereka adalah pilihan terburuk yang mereka ambil." Ucap Lio tetap tidak menyebutkan siapa yang ia maksud.
"Endi, baiknya kamu antar kakak dulu ke kelasnya, kak maaf yah pagi ini Lio tidak mengantar kakak ke kelas dulu." Ucap Lio yang awalnya pada Endi, kemudian beralih kepada kakaknya.
"Baiklah, kakak juga bisa pergi sendiri." Jawab Nata tidak merasa keberatan sama sekali.
"Tidak apa kak, lebi baik kakak aku saja yang antarkan." Ucap Endi, ia juga tidak akan mungkin membiarkan Nata berjalan sendiri, setelah mengetahui kuman-kuman ada di sekolahnya.
"Baiklah, kalau begitu kakak deluan yah, ingat untuk menjaga diri kalian masing-masing." Ucap Nata sebelum meninggalkan El dan Lio di parkiran mobil.
Sepeninggalan Nata, El memberikan kode kepada orang-orang atau teman-teman sekolah mereka yang sedang bersembunyi untuk keluar.
Perlu kalian ketahui jika orang-orang tersebut bukanlah orang biasa, mereka adalah anak-anak dari konglomerat dan juga pebisnis sukses, tetapi mereka rata-rata sama sekali tidak pernah membuka identitas mereka, Sedangkan para anak tunggal yang berada di situ sudah dipastikan jika diketahui anak dari siapa, contohnya El.
__ADS_1
"Buat yang cewe-cewe kalian untuk mengawasi kakakku saja, jangan sampai ada orang yang berniat buruk terhadap dirinya, jika ada jangan lepaskan orang tersebut." Ucap Lio sambil memasukan tangan ke celananya.
"Dan untuk yang lain, tugas kita untuk mengawasi gerak-gerik kedua orang tersebut, jika mereka berani menyentuh Nata dengan tangan kotor mereka, maka kalian tidak usah ikut campur aku sendiri yang akan memberi mereka pelajaran." Ucap Lio lagi.
Mereka semua hanya mengiyakan apa yang dikatakan oleh Lio, Lio bukanlah ketua mereka, tetapi disaat anggota mereka membutuhkan bantuan, maka orang tersebut yang akan memimpin.
"Sebaiknya kita kembali ke kelas masing-masing." Ucap El kepada semuanya, mereka bukan hanya anak sepantaran dengan Lio dan El, tetapi mereka ada juga yang saat ini kelas 12.
Karena memang anggota mereka adalah yang cewe, tetapi mereka bukanlah cewe-cewe lebay, mereka hanya berekting saja menjadi cewek-cewek lebay di sekolah agar mengetahui mana penghianat dan mana kawan.
Berbeda saat ini dengan Nata yang sangat penasaran dengan keramaian di tenga lapangan, apa yang terjadi itulah yang ada dibenak Nata saat ini.
"Endi, sebenarnya kenapa mereka sangat ramai ?" Tanya Nata kepada Endi.
"Entahlah, tapi sepertinya mengetahuinya sebentar lagi." Jawab Endi, lebih baik Lio saja yang memberitahu.
"Sama-sama, sudah tugas seorang adik untuk menjaga kakaknya." Jawab Endi, karena memang Endi sudah menganggap Nata sebagai kakaknya.
" Kakak merasa senang bisa memiliki adik-adik seperti kalian, kalian memanglah yang terbaik." Ucap Nata sambil tersenyum tulus.
"Kami juga begitu, Tapi sebaiknya Kakak sekarang masuk karena Endi harus kembali ke kelas." Ucap Lio lagi.
"Baiklah kalau begitu sampai jumpah." Ucap Nata sambil berlalu masuk ke dalam kelas.
Endi tidak menjawab ia hanya menunjukkan senyum manisnya, yang sangat jarang ia tunjukkan di depan umum.
__ADS_1
Setelah memastikan Nata sudah masuk dengan aman, Endi segera berjalan menuju ke kelasnya, pandangannya tidak sengaja bertemu dengan Niko, ia menunjukan senyum sinisnya sebagai tanda ia sudah menyambut dan menantang orang tersebut.
"Tidak akan kubiarkan satu orang pun menyentuh kak Nata, kalian berdua akan membayar mahal setiap kesedihan kak Nata." Batin Endi.
-
-
" Kak sepertinya tadi aku tidak sengaja melihat temannya Lio, dia adalah salah satu siswa disini." Ucap Niko kepada kakaknya Vina.
"Hmm, mereka memang sekolah di sini, maksudnya sahabat-sahabat dari Lio memang berasal dari keluarga terpandang,maka dari itu kamu harus coba untuk mendekati mereka." Ucap Vina sambil berbisik.
"Sebaiknya sekarang kita mencari ruang Kepala sekolah." Ucap Niko kepada kakaknya.
"Baiklah." Jawab Vina.
Mereka akhirnya meninggalkan kerumunan orang-orang yang penasaran dengan mereka, itu wajar saja di sekolah tertinggi seperti sekolah mereka, karena pasti siswa dan siswi akan mencari tahu siapa dan asal usul orang baru.
***Ini adalah karya saya yang ke-6, karya ini saya buat sesuai dengan pemikiran dan juga imajinasi saya secara pribadi, Saya harap karya Saya tidak di copyright, karena saya mengetik pakai tangan dan memakai otak sebagai alat berpikir, bisa kalian bayangkan jika karya kalian di coppy oleh orang lain, bagaimana dengan perasaan kalian ? Kalian bisa menjawabnya dalam hati kalian masing-masing.
Yang kedua Saya ingin meminta bantuan kepada seluruh pembaca novelku, mohon banget buat di bantu Vote dan juga Like.
Tidak punya vote dan like kalian bisa membuat saya lebi termotivasi untuk menulis, karena dengan adanya Vote dan juga Like kalian semua tahu ini banyak orang yang menunggu karya ini di up, saya mohon sebesar-besarnya untuk bantu Vote, Like.
Juga bukan hanya satu atau dua orang yang sering mempromosikan karyanya, saya secara pribadi tidak pernah melarang ataupun menghapus komentar-komentar kalian, Saya menghargai usaha kalian untuk mengenalkan karya kalian kepada orang lain, tetapi saya mohon baca dululah karya saya dan tinggalkan jejak Like, Vote agar kalian bisa lebi menghargai penulis, Mohon untuk tidak hanya sekedar memberikan promosi tetapi baca dan hargai juga.
__ADS_1
Jangan lupa like comment dan juga vote yah teman-teman, doain terus biar semua kotak dan juga saraf-saraf saya berjalan dengan lancar agar bisa lebi banyak up hehehe***