Anak Yang Dibuang

Anak Yang Dibuang
Eps 47


__ADS_3

Pada keesokan harinya berita yang menjadi tranding topik sudah sampai ke telinga nyonya besar, dan tentu saja Zero sudah mendengar mengenai trending topic tersebut.


" Selamat pagi nyonya, saya sudah menemukan gimana tuan muda berada, saya juga sudah mengetahui mengenai kondisinya saat ini." Lapor kaki tangan nyonya besar tersebut.


" Di mana dia berada saat ini, dan bagaimana dengan keadaannya ?" Tanya sang nyonya besar yang tampak bersemangat tetapi tersirat khawatir.


"Saat ini tuan muda sedang berada di apartemen, ia dalam kondisi baik-baik saja." Jawab orang tersebut dengan penuh keyakinan.


"Kamu mendapat informasi dari mana, dan apa informasi tersebut bisa dipastikan benar adanya ?" Tanya nyonya besar yang tampak terlihat masih ragu.


"Berita mengenai tuan muda saat ini tengah ramai diperbincangkan di seluruh sosial media, karena orang yang menemukan dan merawat tuan muda adalah seorang gadis selebgram dan pebisnis muda." Jawab sang pengawal yang merasa tuan mudanya beruntung bisa bersama dengan sang idola Natalia Chrisly.


"Benarkah !" Ucap sang nyonya yang tampak mendengar berita tersebut.


Dengan segera ia mengeluarkan handphonenya dan melihat Line Today, tampak banyak sekali potrait tentang cucunya, ia juga dapat melihat gadis cantik yang terlihat seperti familiar.


"Dimana Zero ?" Tanya nyonya besar tak menyadari Jika ia belum bertemu dengan putranya.


"Tuan Zero sedang berada di kamar, tuan Zero baru selesai berolahraga sehingga ia langsung beristirahat." Jawab salah satu pelayan yang berada di ruangan tersebut.


Nyonya besar rumah tersebut tidak ada henti-hentinya mengucap syukur karena cucunyya satu-satunya sudah berhasil ditemukan, tetapi ia tidak ada henti-hentinya untuk menatap foto cucunya yang tampak sedang bersama dengan seorang gadis.


"Segera bangunkan Zero, karena sat ini ada hal penting yang harus dibicarakan." Ucap nyonya besar tersebut, sambil berlalu pergi menuju ke ruangan pribadinya.


Merasa takut untuk membangunkan Zero yang saat ini tengah beristirahat, tetapi perintah mutlak dari nyonya besar tidak bisa mereka setelah kan begitu saja.

__ADS_1


Nyonya besar yang jarang mengeluarkan senyum, pagi ini berjalan dengan penuh wibawa berserta dengan senyum kecilnya, orang-orang yang berada di dalam Mansion tersebut pun merasa kaget, karena biasanya besar tersebut hanya akan tersenyum di saat bersama dengan cucunya Harvy.


Zero merasa tidurnya terusik karena ada orang yang menggedor-gedor pintu kamarnya, ia beranjak dan membuka pintu kamar, dia dapat melihat jika orang yang berada di depannya adalah orang kepercayaan mommynya.


"Ada apa, Kenapa kamu berani membangunkan aku ?" Tanya Zero sambil memicingkan mata.


"Maaf tuan Zero, tapi saya diperintahkan oleh nyonya besar untuk membangunkan tuan Zero, karena ada hal penting yang harus dibicarakan." Ucap Hero.


Yah Hero adalah orang kepercayaan dari nyonya besar.


"Baiklah, tunggu sebentar." Ucap Zero.


Hero langsung saja meninggalkan kamar Zero setelah memastikan jika Zero sudah mengerti dengan apa yang dikatakannya.


Hero sudah mendapatkan tugas langsung dari nyonya besar, sehingga ia tidak bisa berlama-lama berada di depan kamar Zero, yang terpenting ia sudah memastikan jika Zero akan menemui nyonya besar.


Zero tidak pernah mengijinkan satu orang pun untuk masuk ke dalam ruangan pribadinya, karena Ia membutuhkan privasi, ia adalah tipikal orang yang tidak menyukai orang-orang yang tidak memiliki etika atau sopan santun.


Ketika Zero berjalan ke arah ruangan mommynya, sebelum ia masuk ia terlebih dahulu untuk mengetuk pintu, dan ketika mendapatkan izin dia langsung saja masuk ke dalam.


"Ada apa mom ?" Tanya Zero, sebarnya ia sudah tahu kenapa ibunya memanggil dirinya, tidak lain dan tidak bukan untuk membicarakan anaknya dan juga cucu dari ibunya.


"Ibu yakin kamu pasti sudah mendengar info mengenai putramu, jadi apa yang akan kamu lakukan selanjutnya ?" Tanya nyonya besar rumah tersebut.


"Tentu saja hari ini juga aku akan segera menjemput Putraku." Jawab Zero dengan entengnya.

__ADS_1


"Ohyah, Apa kamu sudah melihat jika putramu, dalam gambar-gamabar yang beredar ia terlihat begitu dekat dengan seorang wanita, padahal biasanya ia jarang sekali untuk dekat dengan orang baru, dan sekalinya ia dekat maka kamu sudah tahu sendiri." Ucap sang nyonya besar sambil tersenyum meremehkan.


"Mommy tidak perlu khawatir aku bisa mengatasi itu semua." Jawab Zero tetap dengan penuh percaya diri.


"Baiklah, kalau begitu Mommy akan ikut bersamamu, jadi jam berapa kamu akan menemui cucuku ?" Tanya sang nyonya besar sambil memicingkan mata.


"Sekitar jam 5 sore, juga akan bertemu dengan wanita yang menjaga dan merawat Harvy, aku akan berterima kasih padanya secara langsung." Jawab Zero dia membalas tatapan dari sang mommy.


"Baiklah, ada satu lagi yang ingin mommy bicarakan kepadamu, mengenai gadis itu." Ucap nyonya besar yang berubah menjadi sendu.


"Ada apa dengan gadis itu ?" Tanya Zero sambil memicingkan mata, jangan sampai mommy meminta Ia menikah dengan gadis kecil itu.


"Tidak apa-apa." Karena menyadari Zero tidak melihat detail wajah gadis itu, akhirnya nyonya besar menyembunyikan terlebih dahulu.


" Bagaimana dengan hubunganmu dengan model ternama tersebut, 100% aku tidak merestui hubungan kalian berdua, jadi wanita tidak berguna itu." Ucap nyonya besar bersama dengan kata-kata pedasnya, ia memutuskan untuk mengalihkan pembicaraan.


"Mommy tenang saja, aku sudah pasti memutuskan hubungan dengan wanita itu, berani-beraninya dia meninggalkan putraku sendirian." Jawab Zero yang emosi mengingat mantan pacarnya dengan sangat panjang meninggalkan Sang putra di mall.


"Baguslah kalau memang seperti itu." Sinis sang nyonya besar, karena memang dari awal ia sudah tidak menyukai wanita model tersebut, wanita-wanita yang mendekati putranya terlihat hanya mencari muka saja.


Ini adalah karya saya yang ke-6, karya ini saya buat sesuai dengan pemikiran dan juga imajinasi saya secara pribadi, Saya harap karya Saya tidak di copyright, karena saya mengetik pakai tangan dan memakai otak sebagai alat berpikir, bisa kalian bayangkan jika karya kalian di coppy oleh orang lain, bagaimana dengan perasaan kalian ? Kalian bisa menjawabnya dalam hati kalian masing-masing.


Yang kedua Saya ingin meminta bantuan kepada seluruh pembaca novelku, mohon banget buat di bantu Vote dan juga Like.


Tidak punya vote dan like kalian bisa membuat saya lebi termotivasi untuk menulis, karena dengan adanya Vote dan juga Like kalian semua tahu ini banyak orang yang menunggu karya ini di up, saya mohon sebesar-besarnya untuk bantu Vote, Like.

__ADS_1


Juga bukan hanya satu atau dua orang yang sering mempromosikan karyanya, saya secara pribadi tidak pernah melarang ataupun menghapus komentar-komentar kalian, Saya menghargai usaha kalian untuk mengenalkan karya kalian kepada orang lain,  tetapi saya mohon baca dululah karya saya dan tinggalkan jejak Like, Vote agar kalian bisa lebi menghargai penulis, Mohon untuk tidak hanya sekedar memberikan promosi tetapi baca dan hargai juga.


Jangan lupa like comment dan juga vote yah teman-teman, doain terus biar semua kotak dan juga saraf-saraf saya berjalan dengan lancar agar bisa lebi banyak up hehehe


__ADS_2