Arinda, Cinta Pertama

Arinda, Cinta Pertama
Menghindar


__ADS_3

Terlahir dari keluarga kaya raya tidak serta merta membuat jalan cintanya mulus begitu saja. Bagi Bayu menemukan seseorang yang bisa ia cintai sepenuh hati dan juga mencintainya bagai sebuah keberuntungan.


Bayu bukan tipe laki-laki yang mudah jatuh cinta. Sayangnya, ketika ia benar-benar merasakannya ia tidak pernah beruntung tentang itu.


Pertama kali ia jatuh cinta, ia harus rela berkorban perasaan agar gadis yang ia cintai bisa bahagia dengan mendapatkan Satria. Sayangnya saat itu Satria tidak memberikan celah sedikit pun bagi gadis lain untuk masuk di kehidupannya.


Bayu merasa lebih patah hati ketika melihat gadis yang ia cintai patah hati. Gadis tersebut tidak pernah mau menerimanya dan berkata jika ia hanya menginginkan Satria dan bukan dirinya.


Karena itulah ia berusaha dengan keras untuk membujuk Satria agar mau mencoba berhubungan dengan gadis tersebut. Tapi Satria tetap teguh dengan pendiriannya, tak bergeming sedikit pun.


Bagi Satria, Cinta bukanlah sesuatu yang bisa ia paksakan. Lagi pula, ia juga tidak mungkin tega merebut gadis yang sahabatnya itu cintai. Walaupun Bayu tidak pernah menyatakan secara langsung, tapi Satria langsung menyadarinya melihat bagaimana cara Bayu menatapnya.


~


Pagi hari Satria terbangun dengan tubuh yang lelah dan tidak segar. Karena ia tidak bisa tidur dengan nyenyak karena memikirkan keadaan sahabatnya itu.


Satria mengambil ponselnya yang tergeletak di atas nakas lalu kembali menghubungi nomor ponsel Bayu. Tapi sampai saat itu nomornya masih belum bisa di hubungi.


Entah sudah berapa puluh kali Satria menghubungi Bayu, tapi nomornya selalu tidak aktif. Satria bergegas untuk mandi dan berganti pakaian, ia pikir mungkin ia akan bertemu Bayu nanti di kantor dan bicara padanya.


Dan 1 jam kemudian ia telah sampai di kantor, dan langsung menuju ruangan Bayu. Tapi sekretaris nya berkata jika Bayu belum datang dan tidak bisa di hubungi.


Satria pun memutuskan untuk kembali ruangannya setelah tidak menemukan hasil.


Dan ketika sampai di ruangannya Satria hanya bisa meremas kepalanya yang sakit.


Sikap Bayu yang seperti ini membuatnya sakit kepala dan bingung. Mereka adalah sahabat yang sangat dekat yang hampir tidak pernah bertengkar.

__ADS_1


Apalagi kali ini masalah yang terjadi menyangkut masalah yang cukup serius, pikir Satria. Ia terus berpikir bagaimana ia harus memberikan penjelasan kepada Bayu tentang situasinya.


Sementara di lobby kantor, Arin baru saja sampai di antar oleh Raka. Hubungan mereka semakin hari semakin dekat, tapi tak berarti lebih bagi Arin.


Baginya Raka adalah teman terbaik yang bisa ia miliki, dan bisa membuatnya sangat nyaman. Tidak pernah terpikir dari dirinya untuk mempunyai hubungan lebih dengan Raka seperti apa yang kedua orangtuanya harapkan.


Dan tepat setelah Raka hendak pergi, Bayu pun datang dengan wajah lesu. Ia pun menggeram kesal karena harus melihat pemandangan yang tidak ia inginkan di pagi hari.


Tidak seperti biasanya, Arin melihat wajah Bayu yang tampak kesal dan dingin. Bahkan tak sekalipun Bayu menoleh padanya dan melewatinya begitu saja.


Arin dan Raka pun hanya bisa bertanya-tanya tentang sikap Bayu yang lain dari pada biasanya. Ia hanya menatap tanpa minat kepada Arin, tapi Arin tidak mau memikirkannya.


Karena baginya, tidak. penting bagaimana Bayu bersikap padanya. Toh, ia hanya berniat untuk bekerja di perusahaan ini. Selama itu tidak mempengaruhi pekerjaannya Arin memilih untuk tidak ambil pusing.


"Kenapa tuh orang?" tanya Raka.


Arin hanya mengedikkan bahunya tak peduli.


"Ya, Hati-hati.“ ujar Arin sembari melambaikan tangannya.


Andi dan Herti pun merapat begitu Raka pergi, dan mulai menggoda Arin tentang hubungan Raka dan Arin. Karena selama ini Arin tidak pernah mengakui Raka sebagai pacarnya di depan mereka tapi mereka terlihat sangat dekat.


" Cie cie yang pagi-pagi udah di anterin pacar."ujar Andi.


"Tahu nih, makin hari makin lengket aja kayak permen karet." timpal herti.


Arin hanya tersenyum sambil berlalu tak berniat menanggapi kedua orang rekannya yang sudah kepo sampai di ubun-ubun itu.

__ADS_1


Sebenarnya Arin sendiri bingung bagaimana ia harus menjelaskan hubungannya dengan Raka. Karena jika ia mengelak, ia sudah dengan sombong mengakui Raka sebagai pacarnya di depan Bayu dan Satria.


Lagipula, ia tidak ingin merusak persahabatan Bayu dan Satria. Ia tidak ingin berada di antara keduanya lagi, dan Arin sangat yakin jika Satria tidak mungkin mengatakan yang sebenarnya tentang masa lalu mereka.


Siang harinya Satria mendatangi ruangan Bayu lagi untuk mengajaknya makan siang sembari berniat memberikan penjelasan untuk Bayu. Tapi lagi-lagi sekretarisnya mengatakan jika Bayu sudah keluar dari ruangannya setengah jam lalu.


Dan ia juga tidak tahu kemana bosnya itu pergi. Karena Bayu tidak berpesan apa-apa sebelum pergi. Satria pun menghela nafas karena kecewa lagi-lagi Bayu menghindarinya.


Bayu kini sedang makan siang bersama Rendy di sebuah restoran jepang. Rendy adalah sahabat dekatnya juga selain Satria. Bayu pun menceritakan semua kekecewaannya terhadap Satria.


"Jadi setelah ini keputusan lu apa bro?" tanya Rendy.


"Justru itu, gue gak tahu harus bagaimana makanya gue cerita sama lu Ren." jawab Bayu jujur.


"Sebelumnya sorry ya kalau harus bilang ini, tapi apa lu gak capek ngalah terus sama Satria? ini bukan pertama kali lu jatuh cinta sama cewek, dan lagi-lagi lu di hadapin sama pilihan tentang Satria." ujar Rendy mencoba mempengaruhi Bayu karena ia memang sangat membencinya.


"Dan lagi pula, mereka kan cuma mantan. Udah jelas juga si cewek ini gak mau balik lagi ama dia kan? Lu pikir aja secara logis, mana mungkin cewek itu mau nerima Satria lagi." tambahnya membuat Bayu terdiam mencoba mencerna kata-kata yang Rendy ucapkan.


Sebenarnya mereka bertiga dulu bersahabat dan sangat dekat. Tapi sejak dulu, Rendy selalu merasa iri dengan Satria. Ia selalu mendapatkan perhatian dimana pun dan semua orang selalu menyukainya.


Padahal Satria memiliki masa lalu yang kelam, tapi ia masih bisa bersinar dengan terang di masa kuliahnya tanpa cacat. Bahkan sejak dulu, tak jarang setiap perempuan yang ia incar selalu menyukai Satria.


Rendy pun sangat muak dengan hal tersebut hingga akhirnya menjelang kelulusan ia dan Satria bertengkar hebat. Ia yang sudah di butakan dengan iri dan dengki di hatinya memberitahukan tentang masa lalu Satria pada gadis yang menyukai Satria.


Rumor pun beredar dengan cepat dan beberapa orang temannya mulai mengetahui tentang hal tersebut. Saat itulah Satria dan Rendy bertengkar sampai saling pukul. Bayu mencoba memisahkan keduanya, tapi malah ia yang terkena pukul.


Setelah kejadian itu persahabatan mereka benar-benar hancur dan Rendy tidak pernah lagi menemui Satria maupun sebaliknya. Hanya Bayu yang masih berhubungan baik dengan Rendy selama ini.

__ADS_1


Karena itulah Rendy pun berusaha menghasut Bayu agar ikut membenci Satria. Dan ia mendapatkan momen yang benar-benar pas untuk itu.


"lu liat aja Sat, gue bakal ngehancurin hidup lu sampai benar-benar hancur tanpa gue harus turun tangan sendiri." batin Rendy


__ADS_2