Asmara Gadis Desa

Asmara Gadis Desa
bab 33


__ADS_3

setelah makan siang widya dan tiara bergantian dengan ida dan sari. sehingga mereka tak perlu tutup saat waktunya makan siang.


"wid semangat habis ini aku mau tanya sama ida dan sari apa mereka mau lembur dengan kita." kata tiara yang didengar oleh mama naya.


"memang kalian berdua mau lembur?" tanya mama naya.


"iya ma kan dua hari lagi widya harus cuti jadi widya harus menyelesaikan gaun yang kemarin." kata widya.


"memang gak papa kalau kamu lembur?" tanya mama naya.


"gak papa kok ma." kata sella.


"tadi kamu berangkat sama siapa?" tanya mama naya.


"tadi widya naik motor sendiri ma karena hari ini mas hendru juga lembur." kata widya.


"kamu berani pulang sendirian naik motor wid?" tanya mama naya.


"insyaallah aku berani ma." kata widya.


"ya sudah kalau memang begitu. terserah kalian saja tapi ingat jangan pulang malam- malam." kata mama naya yang dianggukin oleh widya dan tiara secara bersamaan.


setelah mendapatkan persetujuan oleh mama naya mereka berdua merasa lega. mereka lebih semangat lagi untuk bekerja.


sedangkan hendru yang ada dikantor langsung menyelesaikan tugas-tugas yang ada dikantor dan dia menyuruh ryan untuk menjadwal ulang kegiatannya itu.


"yan masuk ke ruangan aku sebentar." kata hendru yang menelpon ryan menggunakan telpon kantor.


mendapatkan telepon dari hendru, ryan langsung masuk ke ruangan hendru.


"maaf bos ada apa memanggil saya?" tanya ryan yang sudah ada didepan hendru.


"kamu ambil tugas-tugas aku yang ada dikampus aku ingin segera menyelesaikannya." kata hendru ke ryan.


"baik bos apa ada lagi yang harus saya kerjakan?" tanya ryan.


"sudah gak ada lagi pergilah ambil sekarang. biar nanti aku pergi meeting dengan rina saja." kata hendru.


"baik bos kalau begitu saya akan pergi dulu." kata ryan sambil meninggalkan ruang hendru untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh hendru.


setelah ryan pergi dari ruangannya hendru langsung berkutat lagi dengan pekerjaannya yang menumpuk itu.


saking fokusnya hendru memeriksa dokumen tak sadar kalau rina sudah masuk kedalam ruangannya.

__ADS_1


"maaf pak sudah waktunya kita pergi meeting." kata rina yang mengagetkan hendru yang sedang fokus bekerja.


"kamu kok gak ketuk pintu dulu sih rin." kata hendru.


"maaf pak tadi saya sudah ketuk pintu berapa kali tapi bapak tak mendengar sehingga terpaksa saya masuk karena semua orang sudah berkumpul diruang meeting." kata rina dengan nada takut.


"baiklah kalau begitu ayo kita pergi ke ruang meeting biar mereka semua tak menungu lama." kata hendru yang berjalan keluar diikuti oleh rina dibelakang.


"oh ya rin apa hari ini ada lagi meeting?" tanya hendru.


"nanti sore jam 3 ada meeting dengan pak candra direstaurant yang biasa bapak datangi saat membicarakan bisnis dengannya." kata rina yang dianggukin oleh hendru.


sesampai didalam ruangan mereka langsung saja duduk ditempat mereka. rapat itu memakan waktu selama 2 jam padahal rencana awalnya hanya mengadakan rapat selama 1 jam tapi menjadi molor karena ada kendala saat membicarakan tentang produk yang akan mereka keluarkan.


"baiklah kalau sudah disepakati seperti itu mari kita akhiri rapat hari ini dan nanti setelah aku selesai cuti kita akan bahas lagi tentang perkembangan produk baru kita." kata hendru.


"maaf pak kalau saya lancang, apa benar bapak ingin cuti kenapa kok tiba-tiba?" kata salah satu staf direksi.


"oh ya saya akan mulai cuti lusa, tapi saya tidak tau sampai kapan saya akan cuti. jadi nanti semua ini akan dihendel oleh ryan selama saya cuti." kata hendru yang diangguki oleh semua yang ada disana.


selesai meeting hendru kembali keruangannya ternyata disana sudah ada ryan yang menunggu.


"makasih yan udah mengambil tugas-tugas mahasiawaku." kata hendru saat hendru sudah duduk dikursi kebesarannya.


"oh ya nanti selama saya cuti. saya mau kamu menghendel proyek baru kita dan setiap hari kamu laporkan ke saya.


"baik bos akan saya laksanakan." kata ryan.


"oh ya nanti setengah 3 kamu kasih tau saya kita akan menemui pak candra direstaurant biasa." kata hendru.


"baik bos kalau begitu saya kembali keruangan saya." kata ryan.


setelah ryan pergi dari ruangan hendru. hendru kembali berkutat ke pekerjaannya. selesai mengerjakan kerjaan dikantor dia mengambil tugas mahasiswanya untuk mengecek dan memberikan nilai ke mahasiswanya.


sedangkan widya yang ada dibutik setelah ida dan sari selesai makan siang. widya langsung kembali ke ruangannya untuk menyelesaikan pakain yang sudah dipesan oleh pelanggan sebelum dia cuti.


"wid ida sama sari mau ikut kerja lembur dengan kita." kata tiara.


"syukurlah kalau begitu kita punya banyak teman yang membantu." kata widya yang bersyukur karena teman-temannya disana banyak yang mau membantu widya padahal mereka baru kenal.


sore harinya setelah beres-beres dan mengunci pintu dari dalam sari dan ida masuk keruangan tiara dan widya untuk membantu widya sebisanya.


"makasih ya kalian udah mau menemaniku lembur." kata widya.

__ADS_1


"sudahlah kayak siapa aja kamu wid." kata ida.


"iya gak usah berterimakasih sama kita. kita ikhlas kok menemani kamu." kata sari.


"iya wid kamu sudah kami anggap sebagai keluarga kita sendiri." kata tiara.


"makasih ya kalian semua memang baik banget." kata widya sambil memeluk mereka.


"sudah sudah kok jadi melow gini. kapan selesainya pekerjaan kita ini kalau kita hanya mengobrol saja dari tadi." kata tiara yang menyadarkan ketiganya.


"baiklah ayo kita semangat kerja." kata ida.


setelah berbicara begitu widya langsung saja memberikan arahan ke tiga temannya itu agar pekerjaan mereka cepat selesai biar mereka tidak pulang terlalu larut malam.


mama naya yang khawatir dengan widya yang ada dibutik langsung menghubungi hendru untuk menjemput widya.


"hallo ma ada apa malam malam telpon hendru?" tanya hendru yang penasaran dengan mamanya karena gak biasanya dia telpon hendru jam segini.


"kamu dimana sayang sekarang?" tanya mama naya.


"saya lagi dikantor kan tadi aku sudah bilang sama mama kalau aku lembur hari ini dan besok." kata hendru mengingatkan mamanya.


"kamu pulang jam berapa? mama boleh minta tolong ke kamu." kata mama naya.


"memang mau minta tolong apa ma?" kata hendru.


"kamu bisa jemput widya dibutik?" kata mama naya yang membuat hendru seketika kaget.


"jam segini widya belum pulang ma?" kata hendru.


"iya dia lembur untuk menyelesaikan gaun yang dipesan oleh seseorang sebelum dia ambil cuti. kalian juga gak tau kan sampai kapan kalian cuti?" kata mama naya.


"baiklah ma bentar lagi aku akan menjemput widya dibutik." kata hendru.


setelah mengakhiri panggilan dari mama naya hendru langsung membereskan berkas berkasnya dan yang belum dia selesaikan akan dia bawa pulang.


"loh bos mau kemana?" kata ryan yang melihat hendru keluar dari ruangannya.


"aku mau pulang. kamu juga boleh pulang aku mau jemput widya dibutik." kata hendru.


"baiklah kalau begitu saya juga ikut pulang bos." kata ryan.


"ya sudah aku duluan ya." pamit hendru.

__ADS_1


__ADS_2