
Padahal yang sebenarnya memang Rofi kenal dengan nomor ponsel tersebut.Di dalam kamar Rofi cekikikan sambil terus chat dengan anak ABG tersebut.
Anak ABG yang seharusnya jadi anaknya malah kini jadi kekasih gelapnya.
Seperginya ayah Rofi ke kamar,bu Riris masih tidak percaya dengan ucapan ayah Rofi.Dalam hati bu Riris berkata,untung aku sudah menyimpan nomor ponsel wanita misterius itu.
Bu Riris akan menyelidiki nomor ponsel itu dengan meminta bantuan Hanna.Bu Riris telah berancana akan mengajak bertemu si pemilik nomor ponsel tersebut.
"Sepertinya suamiku bukan hanya mabuk mabukan tapi juga bermain gila dengan wanita lain.Kalau sekedar mabuk mabukan aku masih bisa memaafkan,tapi jika sudah selingkuh aku tidak akan memaafkannya "gerutu bu Riris dalam hati."
ππππππππππππππππππ
Waktu berjalan begitu cepatnya,tak terasa sudah menjelang pagi saja.
Bu Riris segera bangun dan menunaikan sholat subuh di ikuti oleh ke 2 anak laki lakinya yang masih kecil,1 baru kelas 5 SD dan 1 kelas 6 SD.
Dika saat ini kelas 6 SD sedang Dede kelas 5 SD,namun kedua adik Cinta ini pikirannya dewasa.
Selama tidak ada Cinta,merekalah yang membantu pekerjaan rumah ibunya.Mereka pintar mengatur waktu dengan secara bergilir berganti tugas dalam menyelesaikan pekerjaan rumah.
Dika dan Dede biarpun diam saja,mereka tahu apa yang menimpa keluarganya.Dika dan Dede juga sangat membenci ayahnya dan sangat iba pada ibunya yang terus terusan di sakiti oleh ayahnya.
#Flas Back On #
Tanpa sepengetahuan Rofi dan Riris,kadang Dika atau Dede sering melihat tindak kekerasan yang di lakukan oleh Rofi pada Riris.
"De,kelak kalau kamu sudah besar yang sayang ya sama ibu ??!!"ucap Dika tersenyum kecil pada adiknya."
"Jelaslah ka,ga usah kakak ingetin atau nasehatin Dede pasti akan selalu sayang pada ibu,bahkan pada kak Cinta yang ternyata bukan kakak kandung kita "jawab Dede sembari menghela nafas panjang."
Kakak beradik ini selisih cuma 1 tahun namun tinggi badan mereka sepadan seperti anak kembar saja karena di samping tinggi yang sepadan,wajah mereka juga sama bagai pinang di belah dua.
Beberapa kali kakak beradik ini mendengar percakapan orang tuanya yang tak semestinya di dengar mereka karena umur mereka yang masih kecil.
__ADS_1
Bahkan kakak beradik ini mengetaui kebejadan ayahnya yang pada waktu itu menodai Cinta,namun kakak beradik ini ketakutan tak berani menolong Cinta.
Mereka memilih berlari pergi ke kamar mereka dari pada harus berurusan dengan ayah Rofi yang galaknya tak ketulungan.
Saat kejadian di malam naas itu,Dede ingin ke toilet tapi karena Dede tripikal seorang yang penakut,Dede membangun Dika untuk meminta di temani ke toilet.
Kebetulan letak toilet atau kamar mandi di rumah Riria terletak di belakang yakni harus melewati kamar Cinta terlebih dulu.
Jadi kakak adik ini bisa mengetahui saat kejadian naas itu.Di saat ayah Rofi melucuti paksa pakaian Cinta.
Nah sampai disitu,Dika menyeret Dede untuk tidak melihat hal memalukan itu.
Dika menyeret paksa Dede untuk kembali ke kamar mereka walaupun Dede sempat memberontak ingin menolong Cinta namun di cegah oleh Dika.
Sejak melihat kejadian naas di malam itu,kakak beradik ini menjadi berubah dingin pada ayah mereka.
Bahkan kakak beradik ini sangat membenci ayah mereka sendiri.
Kakak beradik ini bersumpah kelak mereka dewasa barulah akan membalas kelakuan jahat ayahnya tersebut.
#Flash Back Of #
"Bu,biar Dede yang cuci baju ya..karena hari ini jatah Dede "ucap Dede tersenyum kecil pada ibunya selesai menunaikan sholat subuh bersama."
"Iya bu,yang ngepel yang sapu halaman biar Dika,kalau bisa ibu cukup memasak untuk sarapan kami saja "sela Dika ."
"Ga usah sayang,ini masih terlalu pagi,sebaiknya kalian tidur lagi saja "ucap bu Riris mengusap surai hitam kakak beradik ini ."
"Ibu janganlah menganggap kami anak kecil bu,kami ini sudah besar.Kami ingin menjaga ibu dan adik bayi.Kami ingin membantu ibu seperti dulu kak Cinta membantu ibu "ucap Dika dan Dede secara bergantian."
"Bu,apa boleh kami bertemu ka Cinta,kami ingin menengoknya bu,kami kangen demgannnya "ucap Dika memelas ."
"Iya bu,boleh ya bu ya,sudah lama loh kita ga ketemu kak Cinta "ucap Dede tertunduk lesu."
__ADS_1
Perlahan mata bu Riris berkaca kaca,melihat betapa hebatnya 2 anak lelakinya ini.Makanya bu Riris ga rela saat anak anaknya di siksa oleh suaminya waktu bu Riris ingin gugat cere suaminya tapi suaminya tidak mau.
Bu Riris diam sejenak memandangi kedua jagoan kecilnya.Bu Riris bingung untuk menjawabnya karena saat ini kondisi Cinta sedang hamil pasti 2 jagoan ini akan menanyakan pada Cinta siapa bapak anak yang di kandungnya.
Karena bu Riris tahu jika 2 jagoan kecilnya ini serba ingin tahu dan selalu saja seperti wartawan.
"Bu,kok ibu malah diam ?"tanya Dika menyelidik."
"Dika,Dede..kalian yang sabar ya sayang..saat ini kalian belum bisa bertemu dengan ka Cinta "ucap bu Riris mencoba untuk tersenyum."
"Memangnya ada apa dengan ka Cinta bu,apakah ka Cinta sedang sakit parah atau ka Cinta sudah melupakan kami?"tanya Dede panjang lebar."
"Ka Cinta baik baik saja,cuma saat ini ka Cinta sudah tidak di rΓΉmah bi Narti lagi tapi saat ini la Cinta lagi berada di kota lain untuk suatu kepentingan "ucap bu Riris mencoba mencari alasan."
"Tuh kan belum apa apa saja tanyanya macam macam seperti ini,apalagi kalau sampai bertemu dengan Cinta,bisa runyam urusannya dan kasihan Cinta jadi tambah bebam pikirannya "gerutu bu Riris di dalam hati."
"Oh iya katanya kalian mau bantu ibu.Yuk kita bangun,keburu waktu siamg ntar ibu ga bisa masak buat kalian "ucap bu Riris mengalihkan pembicaraan."
Bu Riris segera menata mukenanya dan beranjak bangun di bantu oleh kedua jagoan kecilnya.
Dika dan Dede tak berucap kembali,mereka langsung melalsanakan tugas mereka masing masing.
Sementara bu Riris segera memasaka untuk suami dan anak anaknya.
Bu Riris sangat bersyukur di karunia 2 anak lelaki yang sangat penurut dan penyayang pada dirinya.
"Alhamdulillah...terima kasih ya Allah..di tengah banyaknya permasalahan yang sedang aku hadapi,Engkau menguatkanku dengan cara memberikanku anak anak yang sangat luar bisa patuh dan sayang padaku "gerutu bi Riris di sela aktifitas memasak."
π€©π€©π€©π€©π€©π€©π€©π€©π€©π€©π€©π€©π€©π€©π€©π€©π€©π€©
Mohon dukungan like,vote,favoritnya ka....
Agar author semangat up...
__ADS_1