
Tuan Malik mengambil surat perjanjian pra nikah di almari yang tak jauh dari dirinya dan istrinya bersimpuh.
Saat tuan Malik mengambil surat perjanjian pra nikah,ada amplop putih panjang terjatuh dan masuk kolong lemari namun tuan Malik tak menyadari.
Hanna yang sempat melihat ada sesuatu yang terjatuh dari almari masuk ke kolong almari .
Hanna sempat penasaran namun niatnya di urungkan saat akan mengambil sesuatu yang terjatuh dan masuk kolong almari.
Hanna ingin melihat terlebih dulu surat perjanjian nikah siri tuan Malik dan Cinta.
Hanna membaca satu persatu detail isi surat perjanjian tersebut dengan seksama.
"Ternyata suamiku tak berbohong padaku tentang hal ini "gerutu Hanna dalam hati."
Setelah membaca isi surat perjanjian tersebut Hanna menyerahkannya kembali pada tuan Malik.
"Tok tok tok " pintu kamar di ketuk bibi."
Tuan Malik melangkah membuka pintu kamar.
"Ada apa ya bi?"tanya tuan Malik."
"Maaf tuan,di luar ada tamu katanya ada hal penting yang ingin di sampaikan pada tuan,namanya tuan Narto?"ucap sang bibi."
Tuan Malik segera menemui Narto yang sedang menunggunya di ruang tamu.
"Wah tumben nech tuan Narto datang ke gubug saya "ucap tuan Malik sembari berjabat tangan pada tuan Narto."
"Iya maaf sekali tuan Malik,karena kebetulan ponsel saya sedang di isi daya sedang ini hal yang sangat penting jadi alangkah baiknya saya kemari "ucap Narto tersenyum ramah."
Tuan Malik dan Narto ngobrol panjang lebar di sertai gelak tawa,sementara Hanna beralih ke bawah almari meraba raba kolong almari mencari amplop putih panjang yang sempat terjatuh saat tuan Malik mengambil surat perjanjian pra nikah bersama Cinta.
__ADS_1
Setelah mendapatkan amplopnya,Hanna membukanya.
Perlahan air mata Hanna yang sempat kering menetes kembali,mulutnya terperanga,matanya membola.
"Astaghfirulloh al adzim,ternyata suamiku di vonis gagal ginjal dan jika tak cepat menemukan donor ginjal suamiku tak kan bisa hidup lebih lama,pantes akhir akhir ini suamiku sering sakit sakitan "gerutu Hanna."
"Ya Allah cobaan apa lagi ini,kenapa pula suamiku menutupi tentang penyakitnya ini dariku?"gerutunya kembali."
Hanna melupakan jika di luar sedang ada tamu,dirinya melangkah mencari tuan Malik dengan membawa surat keterangan dari dokter tersebut.
"Ayah ini apa...mmaaff tidak tahu jika sedang ada tamu "ucap Hanna menghentikan ucapannya dan menyembunyikan surat keterangan dokter tersebut di belakang punggungnya."
Saat Hanna akan mundur untuk kembali ke kamar,tuan Malik malah menyuruh Hanna duduk.
"Duduklah bu,kebetulan pembicaraan masalah kerjaan kita telah selesai,jangan pulang dulu tuan Narto karena kami ingin berbicara penting dengan tuan mumpung tuan sedang ada di sini "ucap tuan Malik menatap Hanna kemudian beralih menatap pada Narto."
Hanna menuruti tuan Malik duduk di samping tuan Malik.
Narto menjadi penasaran dengan ucapan tuan Malik,hingga menuruti keinginan tuan Malik.
"Jadi tuan Malik dan ibu tahu dimana orang tua kandung Cinta ?"ucap Narto sumringah."
"Iya tuan,bu ceritalah pada tuan Narto selagi dia ada disini "perintah tuan Malik menepuk lengan Hanna pelan."
Dengan sangat malu dan berat hati,Hanna menceritakan semua masa lalunya pada Narto sambil tertunduk malu.
Dan tak bisa menahan derai air matanya apa lagi ingat penyakit tuan Malik.
Setelah mendengar cerita dari Hanna,ada sedikit rasa kesal,geram pada Hanna kenapa sangat tega menghianati orang sebaik tuan Malik.
Namun Narto mencoba meredam emosi dengan mengambil nafas dalam dalam.
__ADS_1
"Jadi saat bu Hanna ke rumah kami dan beberapa kami menelfon kami karena ingin menanyakan keberadaan anak kandung ibu?"tanya Narto menyelidik."
"Iya mas benar sekali "jawab Hanna masih tertunduk."
"Apakah Cinta telah tahu mengenai kenyataan ini?"tanya Narto kembali menatap Hanna yang masih tertunduk."
Hanna hanya menggelengkan kepala.
"Rencana bu Hanna dan tuan Malik bagaimana setelah mengetahui Cinta anak kandung bu Hanna?"tanya Narto kembali menatap ke arah Hanna dan beralih ke arah tuan Malik."
"Begini tuan Narto,saya sudah bisa menerima kenyataan ini menerima kesalahan fatal istri saya,saya ingin tuan Narto bantu saya untuk bisa mendekatkan Cinta dan istri saya dengan cara membujuk Cinta supaya bersedia tinggal di sini bersama kami "ucap tuan Malik panjang lebar."
"Istri saya saat ini telah menyesali kesalahannya dan ingin memperbaiki diri serta menebus dosa dan salahnya pada Cinta "ucap tuan Malik."
"Baiklah tuan,saya akan berusaha semaksimal mungkin membujuk Cinta supaya bersedia tinggal disini,tapi apa perlu saya juga katakan yang sejujurnya pada Cinta jika bu Hanna adalah ibu kandungnya?"tanya Narto ."
"Jangan dulu tuan,biarlah seiring berjalannya waktu yang menjawab,biarkan supaya ibu dan anak ini saling memahami saling mengisi jadi Cinta tidak syok dan kelak bisa menerima istri saya,jika langsung diberi tahukan tentang identitas istri saya pada Cinta khawatir Cinta langsung menolak istri saya "ucap tuan Malik panjang lebar."
"Ya Allah betapa mulianya hati suamiku,sungguh aku teramat sangat menyesal ya Allah,jika waktu bisa di putar ulang aku takkan melakukan hal seburuk ini"gerutu Hanna dalam hati saat mendengar penuturan tuan Malik."
Air mata Hanna tertumpah begitu saja,tiba tiba Hanna bersimpuh di kaki tuan Malik bahkan mencium kaki tuan Malik memohon maaf atas kesalahan dan dosanya di masa lalu.
"Ayahh,ampuni dosaku maafkan ibu yah,ibu rela di hukum seberat beratnya oleh ayah atas kesalahan dan dosa ibu tempo dulu "ucap Hanna dengan sesenggukan."
"Bu sudah bu,ayah kan sudah memaafkanmu ayok bangun malu di lihat tuan Narto bu ,ayah tak berhak memberi hukuman pada ibu karena ayah juga manusia yang tak luput dari salah dan dosa,hanya Allah yang berhak menghukum ibu,tapi ibu harus bersyukur karena Allah masih membuka pintu maaf buat ibu dan memberikan ibu kesempatan untuk berubah "ucap tuan Malik mengusap surai hitam Hanna dan meminta Hanna kembali duduk."
"Kasihan Cinta,karena kesalahan ibu malah Cinta yang mendapatkan karma buruk,ini tak adil ayah,jika ibu bisa menawar pada Allah biar ibu saja yang menderita jangan Cinta yang tak tahu apa apa"ucap Hanna di sela isak tangisnya."
"Sudahlah bu,semua ini sudah di atur oleh Allah ,yakinlah suatu saat Cinta pasti akan menemukan kebahagiaan "hibur tuan Malik."
Narto hanya menghela nafas panjang melihat pemandangan itu,tak bisa berkata kata hanya diam terpaku.
__ADS_1
ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
Mohon dukungan like,vote,favoritnya kk readers semua yang baik😘😘😘