
Hati Riris sangat sakit setelah mendengar penuturan dari gadis ABG tersebut namun Riris mencoba menahan air matanya agar jangan sampai tertumpah.
Hanna bisa melihat betapa duka laranya si Riris hingga tangannya reflek mengusap usap pundak Riris.
Sementara gadis ABG tersebut merasa curiga pada Riris,menatap Riris dengan tatapan tajam.
"Hemmm jangan jangan mba ini bukan adiknya om Rofi tapi istrinya ya,hemm iya kali ya karena om Rofi juga pernah cerita jika istrinya saat ini sedang hamil "sindir gadis ABG itu tanpa malu malu menatap tajam Riris."
Riris berusaha menahan air matanya dan membalas tatapan gadis ABG tersebut.
"Iya benar aku ini memang istri dari pacarmu,apa kamu ga mikir untung dan ruginya,kamu ini masih sangat muda tapi kenapa kamu obral tubuhmu begitu saja??!!"sindir Riris ketus."
"Jaga ucapan mba ya,saya ga pernah mengobral tubuh saya,saya berhubungan badan hanya dengan om Rofi saja,tidak dengan lelaki manapun "ucap gadis ABG tersebut ketus."
"Itu sama saja kamu pelakor,apa kamu ga malu di cap sebagai perebut suami orang??!!"sindir Riris ketus."
"Ga tuh mba karena aku sama om Rofi jalani hubungan sembunyi sembunyi jadi ga ada yang tahu hubungan kami berdua "cibir gadis ABG itu."
"Apa kamu ga bisa cari pacar yang masih muda dan masih single??!!"cebik Riris kembali."
"Sudah ya mba jika kita bertemu hanya untuk mba mengorek hubungan saya dengan om Rofi,jika mba ga ingin suami mba selingkuh,mba harusnya koreksi diri ,mba harus rubah penampilan mba yang kucel ini "ejek gadis ABG tersebut."
"Bagaimana om Rofi mau betah di rumah jika kondisi istrinya seperti ini penampilannya..iistt ga banget "ejek gadis ABG tersebut."
Tiba tiba gadis ABG tersebut bangkit dari duduknya berlalu begitu saja dari pandangan Riris dan Hanna.
Setelah kepergian gadis ABG tersebut,Riris baru menumpahkan air matanya, dirinya benar benar tak percaya dengan tingkah suaminya.
Selama ini Riris bisa bertahan karena Riris pikir keburukan suaminya hanya suka mabuk mabukkan dan KDRT bagi Riris bisa di tolerir.
Tapi ternyata Rofi telah selingkuh darinya bahkan dengan seorang gadis ABG.
Riris tak bisa berpikir jernih,hanya air mata yang terus mengalir,Riris sudah tidak bisa berkata kata lagi.
Hanna yang melihat kejadian ini langsung menjadi iba pada Riris,dirinya tak bisa menghibur Riris dengan kata kata.
Hanna malah teringat akan masa lalunya sendiri, dimana dulu dirinya juga pernah menjalin hubungan terlarang dengan suami orang.
"Ya ampun betapa jahatnya aku dulu menyakiti istri dari selingkuhanku "gerutu Hanna dalam hati."
__ADS_1
"3x Kejahatanku dan dosaku yakni jadi selingkuhan suami orang sampai melakukan hubungan badan berkali kali,yang terakhir dosaku membuang anak kandungku sendiri "gerutu Hanna dalam hati."
Tak terasa air mata Hanna tertumpah membasahi pipi.
Riris yang sedang sedih merasa heran kenapa Hanna tiba tiba ikut menangis,apakah Hanna baper,apakah Hanna iba padanya ??
"Han,kenapa kamu ikut menangis??"tanya Riris mengernyitkan alis di sela isak tangisnya."
"Aku merasa iba padamu Ris,entah kenapa aku seperti ikut merasakan kesedihan yang sedang kamu rasakan "ucap Hanna bohong."
Entah kenapa tiba tiba Riris memeluk Hanna dan Riris menangis meraung sejadi jadinya.
"Ust ust ust..sudahlah Ris,kasihan anak yang ada di kandunganmu ini,sudah sudah ..jangan di bawa sedih terus..kamu yang sabar ya Ris..yang tegar demi si calon bayi yang ada di perutmu ini "ucap Hanna mencoba menghibur Riris dengan mengusap usap punggung Riris."
Sejenak Riris bisa menghentikan tangisannya dan mengajak pulang Hanna.
"Han,sebaiknya kita pulang yuk "ajak Riris pada Hanna."
Terlebih dulu Riris menyeka air matanya dengan tisu agar tak terlihat seperti habis menangis di angkot nanti.
"Ris,apa ga sebaiknya kamu aku antar pulang ke rumahmu langsung,jangan turun di tengah jalan aku ga tega sama kamu Ris "saran Hanna menatap sendu pada Riris."
Hannapun tak bisa memaksa lagi jika Riris sudah berpegang teguh pada pendiriannya sendiri.
Hanna hanya bisa tersenyum dan menghela nafas panjang.
Kemudian Hanna dan Riris bangkit dari duduknya dan sama sama berjalan berdampingan menuju ke mobil Hanna.
Setelah Hanna dan Riris masuk mobil,lekaslah Hanna melajukan mobilnya tersebut.
Keduanya tak berkata kata tak seperti biasanya,keduanya sibuk dengan pikirannya masing masing.
Hingga perjalanan tak terasa sudah sampai di depan pasar yang Riris maksud.
Riris segera keluar dari mobi tanpa lupa mengucapkan terima kasih pada Hanna.
Segera Hanna melajukan mobilnya lagi.Berbeda dengan Riris yang saat itu bukan masuk dalam pasar tapi menyeberang jalan raya untuk pulang ke rumahnya.
Dengan hati yang sangat kecewa,marah dan sebagainya.
__ADS_1
Tapi satu hal yang telah menjadi keputusan Riris,dirinya akan meminta pisah pada Rofi setelah melahirkan anaknya.
Riris benar benar sudah tak kuat lagi hidup berumah tangga dengan Rofi,dirinya sudah berpikir matang matang.
Dengan sangat lemas Riris masuk rumah namun lagi lagi dirinya kaget karena Rofi sudah pulang dari kerjanya.
"Darimana saja kamu??!!"tegur Rofi menatap sinis Riris."
"Ya kerja lah kok darimana "cebik Riris ketus pula."
"Hallaaa mau mencoba membohongiku..dikira aku ga tahu kamu pulang lebih awal kan,jam 4 sore "cibir Rofi sinis."
"Lah kalau sudah tahu kenapa masih tanya ga lucu tahu "cebik Riris ketus."
"Sudah pintar ngebantah ya,jawab jujur kamu dari mana??!!"bentak Rofi."
"Memangnya kamu masih peduli denganku pake tanya aku darimana??!!"sindir Riris ketus."
"Plak plak " dua tamparan mendarat di pipi kanan kiri Riris.
Riris tak berani berkata lagi tapi dirinya berlalu begitu saja dari hadapan Rofi,sementara Rofi hanya diam saja melihat kepergian istrinya.
Dilain tempat,Hanna masih terus memikirkan kejadian tadi sore.
Hanna terus melamunkan Riris,entah kenapa setiap Hanna melamunkan wajah Riris yang nampak di depan mata adalah masa lalu buruknya.
Yakni perselingkuhannya dengan suami orang sampai melahirkan anak.Hanna terus saja di liputi perasaaan sangat bersalah dan berdosa pada istri selingkuhannya.
Hanna berjanji dalam hati jika bertemu dengan istri dari selingkuhannya,Hanna akan minta maaf.
Hanna juga sangat berharap lekas bertemu dengan anak kandungnya.
Hanna ingin menebus dosa dan salahnya di masa lalu.
Tak berselang lama,Hanna telah sampai di rumah,ternyata suami Hanna juga telah pulang dari kerjanya.
🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯🤯
Mohon dukungan like,vote,favoritnya..
__ADS_1
Biar author semangat up..