
Pram mengirim notifikasi chat pesan ke Desy supaya Desy tak mencoba menelfon lagi.
📱 "Tolong jangan telfonin terus,aku lagi kerja bukan lagi dolan ."
Demikian isi chat pesan dari Pram untuk Desy,tak lupa Pram juga memotret sendiri dirinya yang saat ini menggunakan seragam security dan dikirimkan pada Desy.
Setelah membuka notifikasi chat pesan dari Pram,Desy sudah tak berani lagi mengganggu Pram.
Berbeda dengan Rofi yang saat ini merasakan kesepian karena tak ada Pram di tempat kerja.
Waktu berjalan begitu cepat,tak terasa sudah jamnya makan siang,iseng Rofi mengirim notifikasi chat pesan pada Pram.
📱 "Gimana kabar loe bro,apa loe sudah dapat kerjaan baru?"tanya Rofi di chat pesan."
📱 "Kabar gwe baik bahkan sangat baik,orang baik ya langsung dapat kerjaan yang lebih baik dong bro "jawaban chat pesan dari Pram."
📱 "Wihhh sombong nech ceritanya kepo dongg,memangnya kerja dimana loe bro ?"tanya Rofi di chat pesan penasaran."
📱 "Gwe happy nech bro kerja di rumah mewah yang pernah jadi selingkuhan gwe,jadi security "balas chat pesan dari Pram."
📱 "Darimana ceritanya kok loe bisa semudah itu masuk rumah mantan pacar loe?"tanya Rofi di chat pesan."
📱 "Ada dech,Pram gitu lohh "balas chat pesan dari Pram."
Setelah cukup lama berkabar lewat chat pesan ponsel,keduanya melakukan aktifitas kembali .
Namun Rofi masih saja penasaran ingin tahu dimana Pram saat ini bekerja menjdi security.
"Heran gwe kok bisa bisanya Pram kerja di rumah mantan pacarnya,apakah Pram menjalin hubungan dengan mantan pacarnya itu ya?"gerutu Rofi dalam hati."
Berbeda dengan Riris yang saat ini sedang melamun memikirkan Cinta.
"Baru dua hari Cinta tinggal di rumah Hanna,tapi kok aku merasa sepi dan kangen "gerutunya sambil menggendong Didi."
Waktu bergulir begitu cepat tak terasa sudah sore,dimana tuan Malik telah pulang dari kerjanya.
Saat Pram membukakan pintu gerbang,tuan Malik tersenyum lebar.
__ADS_1
"Bagaimana hari pertama kerja di sini mas Pram,apakah kira kira mas Pram kerasan?"tanya tuan Malik sembari keluar dari mobilnya."
Tuan Malik merangkul Pram menepuk nepuk bahu Pram.
"Saya kerasan sekali kok tuan,bekerja disini "ucap Pram seraya mengembangkan senyum."
"Alhamdulillah,saya turut senang jika memang mas Pram kerasan tinggal disini "ucap tuan Malik seraya tertawa renyah."
Pram memberanikan diri bertanya pada tuan Malik tentang jati diri Cinta karena rasa penasaran yang begitu besar tentang Cinta.
"Maaf tuan Malik,jika sebelumnya saya sedikit lancang pada tuan,saya ingin bertanya sesuatu hal yang sifatnya sedikit pribadi "ucap Pram seraya masih berjalsn berdampingan dengan tuan Malik."
Kemudian tuan Malik menghentikan langkahnya,hingga Pram juga ikut menghentikan langkahnya.
"Tanya saja mas Pram,selagi saya bisa jawab pasti saya akan jawab pertanyaan dari mas Pram"ucap tuan Malik sekenanya."
"Begini tuan Malik,saat saya kemari bersama Desy istri saya,saya tidak melihat adanya seorang gadis remaja,dan hari ini saya melihatnya tuan"ucap Pram ragu."
"Oohhhh si Cinta,iya Cinta itu anak kami yang jarang tinggal disini hanya sesekali waktu,karena Cinta sekolah di luar kota,ini sudah lulus jadi ikut kami kembali"ucap tuan Malik sekenanya."
"Maaf tuan tapi kok perutnya..."
"Oohh pasti mas Pram mau bertanya masalah kehamilan Cinta kan,ya karena suatu keteledoran karena pergaulan bebas kurang terkontrol oleh kami selaku orang tuanya hingga terjadi hal naas itu "ucap tuan Malik sekenanya."
"Secara kami kan jauh darinya jadi kami kurang mengawasi tata cara anak kami bergaul,hingga seperti itu mas Pram,makanya sekarang Cinta kami bawa pulang "ucap tuan Malik kembali."
"Maaf tuan,kenapa cowo yang menghamilinya itu tidak di suruh tanggung jawab saja "ucap Pram kembali."
"Nah itulah mas Pram,lelaki itu meninggalkan Cinta begitu saja tanpa mau bertanggung jawab "ucap tuan Malik kembali."
Percakapan tuan Malik dan Pram sempat terlihat oleh Hanna.Hanna khawatir suaminya berkata jujur tentang jati diri Cinta pada Pram hingga Hanna lekas menghampiri tuan Malik yang masih berjalan di sisi Pram.
"Ayah sudah pulang, yuk buruan masuk ibu sama Cinta masakin ayah menu spesial juga ada kue buatan kami berdua "sapa Hanna seraya mencium tangan suaminya dan membawakan tasnya."
Hanna mengapit lengan tuan Malik membuat Pram risih dan geram.
Sementara Hanna berbisik sesuatu pada tuan Malik seraya melirik sinis Pram.
__ADS_1
"Ayah ga sembarangan cerita ke orang lain tentang jati diri Cinta kan,tadi ayah cerita apa saja sama security itu?!"bisiknya."
"Ibu ga usah khawatir ayah bisa jaga rahasia kok,kenapa sepertinya ibu benci banget sama si Pram,bukannya Pram itu suami temen ibu kan?"tanya tuan Malik menyelidik."
"Ayah sukanya gitu,mengalihkan pembicaraan,ibu masuk dulu menyiapkan air untuk mandi ayah ya "ucap Hanna mencoba mengalihkan pembicaraan."
Tuan Malik hanya geleng geleng kepala seraya menghela nafas panjang melihat tingkah Hanna.
Berbeda dengan Pram yang merasa cemburu melihat kebersamaan Hanna dan tuan Malik.
"Tadi Hanna bisik bisik apa si ya,kok sambil melirik ke aku?apa sedang membuatku cemburu kali ya "batin Pram."
Tuan Malik lekas mandi dan segera makan bersama Hanna dan Cinta.
Memang apa yang di katakan Hanna benar,jika masakan Cinta tak kalah lezatnya dengan masakan Hanna.
Bahkan tuan Malik makan dengan lahapnya serta tak sungkan untuk nambah lagi.
Membuat Cinta yang melihatnya sangat senang,karena masakan Cinta di sukai tuan Malik.
"Alhamdulillah,Cinta seneng banget bu "tiba tiba Cinta berucap tersenyum sumringah."
"Seneng kenapa sayang,boleh ga ibu tahu?"tanya Hanna menyelidik."
"Cinta seneng karena ayah Malik suka sama masakan Cinta "ucap Cinta tersipu malu."
"Hhemm enak nak,masakanmu tak kalah lezatnya seperti masakan ibumu makanya ayah nambah lagi "ucap tuan Malik terkekeh."
"Alhamdulillah ya Allah,aku bisa membuat Cinta tersenyum "batin tuan Malik."
Tuan Malik tidak berubah dalam mengasihi menyayangi Cinta,walaupun tuan Malik tahu kalau Cinta anak dari hasil selingkuhan istrinya entah dengan lelaki mana,karena tuan Malik sampai sekarang belum tahu siapa ayah biologis Cinta.
Tuan Malik justru iba karena Cinta dari kecil tak merasakan kasih sayang ibu kandungnya,malah harus mengalami hal tragis seperti ini di nodai oleh orang tak punya hati nurani.
Orang yang telah menyekolahksn dari kecil,orang yang telah Cinta anggap sebagai seorang ayah .
Tuan Malik merasa jika hidupnya tak lama lagi karena tak jua menemukan pendonor ginjal.
__ADS_1
Hingga tuan Malik ingin di sisa umurnya untuk berbuat kebaikan.
💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕