Ayah Angkatku Ayah Anakku

Ayah Angkatku Ayah Anakku
Part 7


__ADS_3

Kedua guru Cinta mengutarakan kedatangannya pada bu Riris,jika kedua guru tersebut melihat ada gelagat aneh dari Cinta.


Namun bu Riris menampiknya jika saat ini Cinta sedang tidak ada masalah melainkan baik baik saja.


Usaha kedua guru tersebut tak membuahkan hasil yang memuaskan hingga keduanya memutuskan untuk pulang saja.


Kedua guru tersebut berpamitan pada bu Riris untuk pulang.


Seperginya kedua guru tersebut,ayah Rofi menghampiri bu Riris.


"Ngapain guru guru Cinta datang kemari??!"tanyanya ketus."


"Nyari Cinta yah "jawab bu Riris singkat."


"Ya aku tahu nyari Cinta maksudnya ngapain nyari nyari Cinta,lagian anakmu itu aneh ngapain juga berlama lama di rumah si Narto??!"cebik ayah Rofi ketus."


"Ya aku kurang tahu ngapain nyari Cinta mungkin mau bahas masalah pelajaran atau nilai Cinta,biar saja di rumah Narto ,toh pamannya sendiri kan??"cebik ibu Riris."


Bu Riris bangkit dari duduknya berlalu dari pandangan suaminya.


"Hhemm apa aku jemput aja Cinta ya,kangen juga aku sama anak angkatku itu "gerutu ayah Rofi tersenyum sinis."


Ayah Rofi bersiap siap akan pergi ke kampung sebelah untuk menjemput Cinta namun sempat di cegah oleh istrinya.


"Mau kemana yah?"tanya bu Riris penasaran melihat penampilan suaminya yang sangat rapi ."


"Mau ke rumah Narto mau jemput anakmu suruh pulang "jawab ayah Rofi ketus."


"Ga usah yah biarin saja Cinta di sana,kalau sudah bosen pasti pulang sendiri "cegah ibu Riris."


"Ga usah kamu ngelarang larang aku,mau ku gampar mulutmu itu!!"bentak ayah Rofi melotot pada bu Riris."


Setelah mendapat bentakan tersebut,bu Riris tak berani lagi membantah.Dirinya membiarkan suaminya bertindak semauanya.


Ayah Rofi lekas mengambil motornya dan melajukannya ke kampung sebelah untuk menjemput Cinta.


Tak berselang lama ayah Rofi telah sampai di rumah adiknya si Narto,kebetulan Narto lagi istirahat di rumah.


Narto yang sedang bersantai di teras depan kaget melihat ke datangan kakaknya.


"Mau apa ini orang kemari "gerutu Narto menatap sinis kedatangan kakaknya."

__ADS_1


"Hei to,kamu ga berangkat atau libur?"tanya Rofi berbasa basi."


"Sedang istirahat sebentar lagi juga berangkat,mas Rofi ngapain kemari?"tanya Narto sinis."


"Aku mau ajak pulang Cinta sekarang juga"jawab Rofi singkat."


"Cintanya lagi ga di rumah ikut Narti ke butik "ucap Narto singkat."


"Kamu ga usah bohong To,apa kamu mau seneng seneng sendiri?"cibir Rofi tersenyum sinis."


"Mas Rofi ngomong apa si?"tanya Narto ketus."


"Ga usah pura pura kamu To,kita sama sama tahu kan,kalau Cinta itu bukan ponakanmu asli karena Cinta bukan darah dagingku,Cinta cuma anak angkat dari Riris dan aku untuk memancing supaya dirinya lekas hamil "ucap Rofi panjang lebar."


#Flash Back on #


Saat itu bu Riris dan ayah Rofi sedang menyambangi rumah Narto adik dari ayah Rofi.


Untuk membicarakan masalah hubungan Narto dan Narti yang sudah berpacaran lama tapi tidak lekas menikah.


Sambil menunggu datangnya Narti,bu Riris dan ayah Rofi malah berdebat.


"Sudah 4 tahun kita menikah tapi kamu ga hamil juga Ris apa kamu mandul?"tanya Rofi ketus."


"Hhmm pinter banget kalau ngomong kamu ya"cibir Rofi ketus."


"Sudah mas mba ga usah debat mending kalian coba mancing dengan cara adopsi anak,biasa kan dengan cara seperti itu bisa cepet punya anaknya "lerai Narto mencairkan suasana."


"Baiklah tapi kita mau adopsi anak siapa??"tanya Rofi mengerutkan alis tanda bingung."


"oek oek oek "


Selagi asik mengobrol di rumah Narto tepatnya di ruang tamu,tiba tiba ada suara tangis bayi di depan rumah Narto tepatnya di teras.


Narto,Narti serta Rofi dan Riris serentak bangkit dari duduknya,mereka lekas melangkah ke depan teras dimana terdengar suara tangis bayi.


Segera dipungutnya oleh bu Riris digendong di bawa masuk.


"Cup cup cup..kasihan amat kamu nak, hujan hujan di tinggal di depan pintu "ucap bu Riris sambil terus menggendong si bayi."


Narto mengecek keranjang yang tadi berisi bayi, siapa tahu ada petunjuk dari si ibu bayi atau keluarganya nmun tidak ada satu petunjukpun.

__ADS_1


"Kira kira ini anak siapa ya,apa sebaiknya kita lapor polisi?"tanya Narto bingung."


"Ga usah To,bayi ini buatku saja,ini ada secarik kertas cuma bertuliskan TOLONG BERI NAMA ANAK INI CINTA "ucap Rofi sambil memungut dan membaca kertas yang terselempit di keranjang bayi ."


"Berarti mas Rofi sama mba Riris yang mau rawat anak ini?"tanya Narto."


"Iya biar Riris yang rawat bayi ini siapa tahu dengan adanya bayi ini Riris jadi lekas hamil "ucap Rofi."


"Serius mas aku boleh ngerawat bayi ini?"tanya Riris masih tak percaya."


"Ya "ucap Rofi singkat."


#Flash Back Of #


"Hhemm memang dia bukan ponakanku asli tapi sudah aku anggap ponakanku bahkan anak bagiku "ucap Narto ketus."


"Ga usah muna dech To,selama ini kan kalian susah punya anak,bisa jadi kan kamu punya niatan ga baik sama Cinta "cibir Rofi menatap sinis adiknya ."


"Astaghforullohhh...secuilpun aku tak berpikiran sampai ke situ,kamu koreksi dirimu mas apa yang telah kamu lakukan sama Cinta hingga membuat Cinta ketakutan dan tak mau kembali ke rumah!!"bentak Narto. "


"Oohhh jadi Cinta sudah ngadu sama kamu tentang apa yang telah aku lakukan,memangnya aku salah,toh dari kecil dia di rawat dan dibesarkan olehku?? "cebik Rofi sinis."


"Ya salah lah mas,Cinta sudah anggap kamu ayahnya bahkan sampai detik ini Cinta ga tahu kalau kalian hanya orang tua angkat,yang mas lakukan itu salah dan dosa besar,apalagi karena perbuatan mas Cinta sampai..."


Belum juga Narto selesai bicara,Cinta telah menyela.


"Apa,jadi aku bukan anak kandung ayah dan ibu??!"teriak Cinta dengan mata berkaca kaca dan langsung berlari masuk ke dalam rumah ."


Pembicaraan antara Narto dan Rofi ternyata di dengar oleh Narti dan Cinta tanpa sepengatahuan Narto dan Rofi.


"Bun,kok bunda ga kasih tahu kalau pulang?"ucap Narto gugup."


"Sudahlah yah biar bunda yang jelasin ke Cinta,ayah tenang saja ya"hibur Narti melangkah masuk mengejar Cinta ."


"Ini semua gara gara kamu mas mending kamu pulang saja mas,aku takkan ijinkan Cinta pulang,jika mas memaksa akan aku laporkan pada polisi untuk apa yang telah mas lakukan pada Cinta !!"ancam Narto panjang lebar."


"Dasar adik kurang ajar,aku ga mau mati konyol di penjara "gerutu Rofi di dalam hati."


Tanpa sepatah katapun Rofi pergi meninggalkan rumah Narto.


🤰🤰🤰🤰🤰🤰🤰🤰🤰🤰🤰🤰🤰🤰🤰🤰

__ADS_1


Mohon dukungan like,vote,favoritnya ka☺☺


Biar author semangat up😊😉😊😉


__ADS_2